Kompas.com - 13/07/2015, 04:18 WIB
Pemilihan Walikota Bogor hari ini diselenggarakan di seluruh penjuru kota Bogor.Pengawalan keamanan oleh kepolisian telah dilakukan sejak pengiriman logistik sampai nanti saat hasil pemilihan dikembalikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU)Bogor ,Bogor,Sabtu (14/9/2013) KOMPAS.COM/SONYA SUSWANTIPemilihan Walikota Bogor hari ini diselenggarakan di seluruh penjuru kota Bogor.Pengawalan keamanan oleh kepolisian telah dilakukan sejak pengiriman logistik sampai nanti saat hasil pemilihan dikembalikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU)Bogor ,Bogor,Sabtu (14/9/2013)
EditorBayu Galih
BOGOR, KOMPAS.com- Kepala Kepolisian Resor Bogor Kota, AKBP Irsan, melarang seluruh anggotanya libur atau mengambil cuti Lebaran. Ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam memberikan rasa aman dan nyaman selama libur Idul Fitri 1436 Hijriah/2015.

"Berdasarkan TRK (telegram rahasia Kapolri-red) Mabes Polri, seluruh anggota Polri tidak diperkenankan mengambil izin. Tugas pokok kepolisian untuk mengamankan masyarakat, setelah Lebaran nanti baru diperbolehkan izin cuti," kata AKBP Irsan saat ditemui usai buka puasa bersama dengan wartawan se Bogor Raya, di Bogor, Minggu (12/7/2015).

Menurut Kapolres, izin hanya akan diberikan kepada hal-hal yang bersifat penting atau darurat, seperti pihak keluarga terdekat meninggal dunia, sakit parah atau izin untuk menikah.

"Ada satu anggota yang sudah izin untuk menikah, surat undangan sudah disebar, nikahnya hari keempat setelah Lebaran. Jadi itu kita izinkan. Untuk izin libur atau merayakan Lebaran, tidak kita izinkan," kata Kapolres.

Menurut dia, situasi di Kota Bogor memerlukan kesiapan personel untuk pengamanan, terutama objek vital. Sebab, ada aktivitas Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, sehingga memerlukan personel yang siaga setiap waktu.

"Setelah H+1 Lebaran baru izin diperbolehkan," kata Kapolres.

Ia mengatakan, pihaknya menerapkan aturan personel yang izin hanya boleh kurang dari 11 persen seluruh anggota Polres Bogor. Hal ini dikarenakan jumlah personel Polres Bogor Kota yang terbatas hanya 1.200 orang.

"Apabila ada yang izin, jumlahnya tidak boleh lebih dari 11 persen dari total personel. Misalnya anggota Satlantas hanya ada 200 orang, kita akan kewalahan kalau banyak yang cuti. Anggota pengamanan di lapangan akan sedikit," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

AKBP Irsan menambahkan, saat ini Polres Bogor Kota sedang meluncurkan Operasi Ketupat Lodaya 2015 yang berlangsung selama 16 hari sesuai dengan instruksi dari Mabes Polri.

"Operasi Ketupat Lodaya ini ada 1.425 personel gabungan dari unsur Polri, TNI dan instansi terkait yang dilibatkan. Kami juga membangun sejumlah pos pengamanan, pos pelayanan dan pos pengaturan arus lalu lintas tersebar di sejumlah titik di Kota Bogor," ujarnya.

Kapolres berharap pada momen lebaran Idul Fitri di Kota Bogor tahun ini bisa berjalan dengan baik, lancar tanpa adanya gangguan kriminalitas yang menonjol.

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga keamanan lingkungan masing-masing termasuk mengunci pintu dan memeriksa kembali listrik serta saluran gas sebelum ditinggal mudik. Jangan lupa memberitahukan kepada tetangga untuk membantu mengawasi rumah saat ditinggal mudik lebaran," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sopir Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR Idap Demensia, Bilang Hendak Kerja padahal Sudah Pensiun

Sopir Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR Idap Demensia, Bilang Hendak Kerja padahal Sudah Pensiun

Megapolitan
Marak Kasus Pelecehan Seksual, Masih Layakkah Depok Sandang Status Kota Layak Anak?

Marak Kasus Pelecehan Seksual, Masih Layakkah Depok Sandang Status Kota Layak Anak?

Megapolitan
UPDATE 29 November: Tambah 41 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

UPDATE 29 November: Tambah 41 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Cerita Dua Korban Mafia Tanah, Empat Tahun Menanti Kasusnya Terungkap, Berharap Aset Kembali

Cerita Dua Korban Mafia Tanah, Empat Tahun Menanti Kasusnya Terungkap, Berharap Aset Kembali

Megapolitan
Ketika Anies Kembali Bergabung dalam Demo Buruh, Ikut Kritik UMP DKI dan Terpaksa Teken SK

Ketika Anies Kembali Bergabung dalam Demo Buruh, Ikut Kritik UMP DKI dan Terpaksa Teken SK

Megapolitan
Reuni 212 Batal di Jakarta, Wagub DKI: Keputusan yang Sangat Bijak

Reuni 212 Batal di Jakarta, Wagub DKI: Keputusan yang Sangat Bijak

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Megapolitan
Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Megapolitan
Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Megapolitan
Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Megapolitan
Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Megapolitan
Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Megapolitan
Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.