Kompas.com - 31/07/2015, 08:54 WIB
Kepulan asap hitam akibat terlihat di atas Gedung Direktorat Jenderal Pajak di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, terbakar Jumat (31/7/2015). TwitterKepulan asap hitam akibat terlihat di atas Gedung Direktorat Jenderal Pajak di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, terbakar Jumat (31/7/2015).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Gedung Direktorat Jenderal Pajak Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, terbakar pada Jumat (31/7/3015). Kebakaran berasal dari ruang genset yang berada di lantai basement 2 gedung tersebut.

"Kebakaran berasal dari ruang genset, kemudian api membesar hingga ke basement," kata Kasubdit Humas Ditjen Pajak Ani Natalia di lokasi kebakaran.

Selain ruang genset, api juga melalap kantin yang berada di satu lantai di atas basement 2. Kebakaran diperkirakan menghanguskan 75 persen dari kedua lantai itu.

Ani mengatakan, di lantai tersebut juga terdapat sejumlah kendaraan, termasuk sepeda motor dan mobil yang masih terparkir. Namun, ia belum tahu kondisi kendaraan-kendaraan tersebut.

Menurut Ani, kini petugas sudah berhasil menguasai api. Asap hitam pekat masih tampak dari basement gedung.

"Jadi ini asapnya masih banyak sampai ke gedung lainnya. Jadi petugas masih berupaya menghilangkan asap," kata Ani.

Kebakaran di lantai dasar Gedung Ditjen Pajak terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan mengerahkan 17 mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, pemadaman juga dibantu oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat yang mengerahkan dua mobil damkar serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta yang mengerahkan tiga mobil damkar. Total ada 22 mobil damkar yang diterjunkan untuk memadamkan api.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Gerebek Kos-kosan Tempat Penagih Pinjol Ilegal Bekerja, 4 Orang Ditangkap

Polisi Gerebek Kos-kosan Tempat Penagih Pinjol Ilegal Bekerja, 4 Orang Ditangkap

Megapolitan
Penipuan Modus Jual Black Dollar, WN Nigeria Pakai Identitas Istri dan Adik Ipar Saat Beraksi

Penipuan Modus Jual Black Dollar, WN Nigeria Pakai Identitas Istri dan Adik Ipar Saat Beraksi

Megapolitan
Penipuan Modus Jual Black Dollar, Seorang WN Nigeria Buron

Penipuan Modus Jual Black Dollar, Seorang WN Nigeria Buron

Megapolitan
Masinis LRT yang Terlibat Kecelakaan di Jakarta Timur Alami Trauma

Masinis LRT yang Terlibat Kecelakaan di Jakarta Timur Alami Trauma

Megapolitan
Keluarga Korban Kecelakaan Bus di Cawang Harap PT Transjakarta Tanggung Biaya Pengobatan

Keluarga Korban Kecelakaan Bus di Cawang Harap PT Transjakarta Tanggung Biaya Pengobatan

Megapolitan
Telah Disahkan, Ini Rincian APBD Perubahan DKI Jakarta 2021

Telah Disahkan, Ini Rincian APBD Perubahan DKI Jakarta 2021

Megapolitan
Hujan Lebat dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Kembangan

Hujan Lebat dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Kembangan

Megapolitan
Masyarakat Bisa Pakai Nopol RFS seperti Mobil Rachel Vennya, Ini Penjelasan Polisi

Masyarakat Bisa Pakai Nopol RFS seperti Mobil Rachel Vennya, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan
APBD Perubahan DKI Jakarta 2021 Disahkan Rp 79,89 Triliun

APBD Perubahan DKI Jakarta 2021 Disahkan Rp 79,89 Triliun

Megapolitan
Polisi Tangkap WN Nigeria, Tipu Korban Rp 185 Juta Modus Jual Black Dollar

Polisi Tangkap WN Nigeria, Tipu Korban Rp 185 Juta Modus Jual Black Dollar

Megapolitan
Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Pujasera Cipondoh

Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Pujasera Cipondoh

Megapolitan
Pemuda di Depok Tewas Setelah Pertahankan Handphone dari Komplotan Begal

Pemuda di Depok Tewas Setelah Pertahankan Handphone dari Komplotan Begal

Megapolitan
8 Pelajar Tawuran di Kembangan Ditangkap: Bacok hingga Lindas Lawan

8 Pelajar Tawuran di Kembangan Ditangkap: Bacok hingga Lindas Lawan

Megapolitan
3 Kasus Pencabulan terhadap Anak Terjadi di Kembangan Dalam Sepekan

3 Kasus Pencabulan terhadap Anak Terjadi di Kembangan Dalam Sepekan

Megapolitan
23 Warga Koja Keracunan Usai Makan Nasi Kotak Berlogo Partainya, PSI Minta Maaf

23 Warga Koja Keracunan Usai Makan Nasi Kotak Berlogo Partainya, PSI Minta Maaf

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.