Pemprov DKI Diharapkan Alokasikan Anggaran untuk Pariwisata Kepulauan Seribu

Kompas.com - 28/08/2015, 17:44 WIB
Ketua fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Bestari Barus saat menghadiri buka puasa bersama DKI-DPRD, di rumah dinas gubernur, Jalan Taman Suropati Nomor 7, Menteng, Jakarta, Kamis (9/7/2015). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaKetua fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Bestari Barus saat menghadiri buka puasa bersama DKI-DPRD, di rumah dinas gubernur, Jalan Taman Suropati Nomor 7, Menteng, Jakarta, Kamis (9/7/2015).
Penulis Jessi Carina
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu anggota DPRD DKI Bestari Barus mempertanyakan mengenai alokasi anggaran untuk pariwisata Kepulauan Seribu dalam rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2016 bersama dengan Pemprov DKI.

Menurut Bestari, potensi pariwisata di Kepulauan Seribu begitu banyak tetapi sering kali terbengkalai.

"Saya pada KUA-PPAS ini berharap betul ada alokasi yang spesifik dan jelas mengarah kepada pengembangan potensi kelautan di Kepulauan Seribu," ujar Bestari di Gedung DPRD DKI, Jumat (28/8/2015).

Bestari mengatakan pembangunan DKI Jakarta kebanyakan terpusat di wilayah daratan saja. Padahal, potensi Kepulauan Seribu besar. Salah satunya adalah potensi wisata.

Menurut dia, saat ini semakin banyak orang yang senang berwisata di Kepulauan Seribu daripada Puncak. Akan tetapi, hal tersebut harus dibarengi juga dengan penerapan penarikan pajak.

Dia bercerita banyak warga yang meminta Pemprov DKI untuk dikunjungi perwakilan Dinas Pajak untuk membina mereka.

"Mereka ingin bayar pajak. Biasanya orang mau bayar kewajiban karena ujungnya mau menuntut hak. Nah mereka ini nanti ingin menuntut masalah listrik di sana. Supaya lancar," ujar Bestari.

Menjawab pertanyan tersebut, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tuti Kusumawati pun mengatakan bahwa sudah ada beberapa program yang anggarannya sudah dialokasikan untuk Kepulauan Seribu.

"Kalau saya engga salah ingat, sudah diusulkan Cukup banyak untuk Kepulauan Seribu. Itu nanti seperti Pak Sekda bilang bisa dilakukan pendalaman lagi," ujar Tuti.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Raih Anugerah Pemda Informatif 3 Kali Berturut-turut

Pemprov DKI Raih Anugerah Pemda Informatif 3 Kali Berturut-turut

Megapolitan
Pemasangan Spanduk dan Baliho Liar Umumnya Terjadi di Akhir Pekan

Pemasangan Spanduk dan Baliho Liar Umumnya Terjadi di Akhir Pekan

Megapolitan
11 Anggota TNI Divonis Bersalah karena Aniaya Warga hingga Tewas

11 Anggota TNI Divonis Bersalah karena Aniaya Warga hingga Tewas

Megapolitan
Pura-pura Hendak Beli Pulsa, 2 Pria Rampok Minimarket di Bekasi

Pura-pura Hendak Beli Pulsa, 2 Pria Rampok Minimarket di Bekasi

Megapolitan
Normalisasi Saluran Air di Jalan Panjang Ditargetkan Rampung Desember

Normalisasi Saluran Air di Jalan Panjang Ditargetkan Rampung Desember

Megapolitan
Video Perampokan Minimarket di Bekasi Viral, Pelaku Ancam Karyawan dengan Celurit

Video Perampokan Minimarket di Bekasi Viral, Pelaku Ancam Karyawan dengan Celurit

Megapolitan
Polisi: Begal yang Tewaskan Tukang Ojek Beberapa Kali Lakukan Tindak Kejahatan

Polisi: Begal yang Tewaskan Tukang Ojek Beberapa Kali Lakukan Tindak Kejahatan

Megapolitan
Dibujuk Pacar, Perempuan yang Coba Bunuh Diri di Apartemen Akhirnya Selamat

Dibujuk Pacar, Perempuan yang Coba Bunuh Diri di Apartemen Akhirnya Selamat

Megapolitan
Lukai Polisi Saat Ditangkap, Begal di Jakarta Utara Tewas Ditembak

Lukai Polisi Saat Ditangkap, Begal di Jakarta Utara Tewas Ditembak

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Bajing Loncat, Modus Saat Terjadi Macet

Polisi Tangkap Komplotan Bajing Loncat, Modus Saat Terjadi Macet

Megapolitan
'Jangan Ada Kriminalisasi Guru Jika Siswa Tertular Covid-19 karena KBM Tatap Muka...'

"Jangan Ada Kriminalisasi Guru Jika Siswa Tertular Covid-19 karena KBM Tatap Muka..."

Megapolitan
UPDATE 25 November: Bertambah 38, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Jadi 2.438

UPDATE 25 November: Bertambah 38, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Jadi 2.438

Megapolitan
UPDATE 25 November: Bertambah 1.273, Total Ada 130.461 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 25 November: Bertambah 1.273, Total Ada 130.461 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Kepulauan Seribu Punya Pembangkit Listrik Surya Hybrid Terbesar di DKI Jakarta

Kepulauan Seribu Punya Pembangkit Listrik Surya Hybrid Terbesar di DKI Jakarta

Megapolitan
Kisah Adi, Berbisnis Modifikasi Sepeda Listrik hingga Raup Omzet Rp 400 Juta

Kisah Adi, Berbisnis Modifikasi Sepeda Listrik hingga Raup Omzet Rp 400 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X