Dirlantas Polda Metro Berencana Beri Data Tilang ke Go-Jek untuk Bahan Evaluasi

Kompas.com - 08/11/2015, 20:27 WIB
Pengendara sepeda motor diperiksa petugas polisi dalam Operasi Zebra di depan pintu perlintasan kereta IISIP, arah Depok, diJalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (4/12/2014). Kompas.com/Robertus BelarminusPengendara sepeda motor diperiksa petugas polisi dalam Operasi Zebra di depan pintu perlintasan kereta IISIP, arah Depok, diJalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (4/12/2014).
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Maraknya pelanggaran lalu lintas yang rata-rata dilakukan pada pengendara sepeda motor membuat Ditlantas Polda Metro Jaya berencana memberikan data tilang. Adapun rencana ini dilayangkan untuk perusahaan ojek berbasis aplikasi, yakni PT Go-Jek Indonesia.

"Data tilang akan diberi ke Go-Jek untuk dijadikan bahan evaluasi," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Risyapudin Nursin kepada pewarta di Mapolda Metro Jaya, Minggu (8/11/2015) malam.

Hal itu telah disampaikan langsung kepada perwakilan PT Go-Jek Indonesia, yaitu Vice President Operational PT Go-Jek Indonesia Tadeus. Mendengar hal itu, Tadeus menyambut baik dan menunggu realisasi dari rencana tersebut.

"Intinya, kami berusaha untuk taat aturan. Kalau ada mitra kami yang melanggar aturan, akan ada sanksi sendiri dari internal Go-Jek," tutur Tadeus. (Baca: Polisi Sepakat Damai dengan Go-Jek soal Pengemudi yang Dipukul)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aksi Pencuri di Rumah Kontrakan Koja Terekam CCTV, 2 Motor Raib

Aksi Pencuri di Rumah Kontrakan Koja Terekam CCTV, 2 Motor Raib

Megapolitan
Epidemiolog Sebut Penggunaan GeNose untuk Tes Covid-19 Terburu-buru dan Tabrak Prosedur

Epidemiolog Sebut Penggunaan GeNose untuk Tes Covid-19 Terburu-buru dan Tabrak Prosedur

Megapolitan
Korsleting, Mobil Toyota Corolla DX Terbakar di Depan Rumah Cilandak

Korsleting, Mobil Toyota Corolla DX Terbakar di Depan Rumah Cilandak

Megapolitan
Saat Anies Diminta Mundur oleh Kader Partai Pengusungnya

Saat Anies Diminta Mundur oleh Kader Partai Pengusungnya

Megapolitan
27 RS Menunggu Stok Plasma Kovalesen di PMI Kabupaten Bekasi

27 RS Menunggu Stok Plasma Kovalesen di PMI Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Jadi Syarat Naik Kereta, Apa Beda GeNose, Rapid Test, dan Swab?

Jadi Syarat Naik Kereta, Apa Beda GeNose, Rapid Test, dan Swab?

Megapolitan
Cerita Dokter di RS Wisma Atlet, Jungkir Balik karena Klaster Liburan...

Cerita Dokter di RS Wisma Atlet, Jungkir Balik karena Klaster Liburan...

Megapolitan
3 Fakta Kasus Prostitusi Anak, Muncikari Jual 4 Korban hingga Kronologi Penangkapan

3 Fakta Kasus Prostitusi Anak, Muncikari Jual 4 Korban hingga Kronologi Penangkapan

Megapolitan
Saat Ini Ada 4.826 Pasien Covid-19 di Depok, Ini Sebaran Kelurahannya

Saat Ini Ada 4.826 Pasien Covid-19 di Depok, Ini Sebaran Kelurahannya

Megapolitan
4 Fakta Seputar Penangkapan Komplotan Perampok Minimarket di Ciputat

4 Fakta Seputar Penangkapan Komplotan Perampok Minimarket di Ciputat

Megapolitan
Dalam 2 Pekan, 8.000 Tenaga Kesehatan di Jakpus Disuntik Vaksin

Dalam 2 Pekan, 8.000 Tenaga Kesehatan di Jakpus Disuntik Vaksin

Megapolitan
Tersangka Terakhir yang Membegal Perwira Marinir di Medan Merdeka Selatan Ditangkap

Tersangka Terakhir yang Membegal Perwira Marinir di Medan Merdeka Selatan Ditangkap

Megapolitan
5 Hal yang Perlu Diketahui soal GeNose, Mulai dari Harga hingga Tingkat Akurasi

5 Hal yang Perlu Diketahui soal GeNose, Mulai dari Harga hingga Tingkat Akurasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Duduk Perkara Kisruh di Gerindra soal Dorongan Agar Anies Mundur

[POPULER JABODETABEK] Duduk Perkara Kisruh di Gerindra soal Dorongan Agar Anies Mundur

Megapolitan
Wagub: Jakarta Segera Tambahkan 3 Rumah Sakit Rujukan Covid-19

Wagub: Jakarta Segera Tambahkan 3 Rumah Sakit Rujukan Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X