Pemerkosa dan Perampok Karyawati di JPO Diidentifikasi Melalui Foto - Kompas.com

Pemerkosa dan Perampok Karyawati di JPO Diidentifikasi Melalui Foto

Kompas.com - 27/11/2015, 15:03 WIB
KAHFI DIRGA CAHYA/KOMPAS.COM Petugas membawa jenazah ITH, pelaku pemerkosaan dan perampokan RJ (23) di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Pondok Pinang, ke dalam kamar mayat RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (27/11/2015)
JAKARTA, KOMPAS.com — Polisi menetapkan ITH (29) sebagai pelaku pemerkosaan dan perampokan RJ (23) setelah mengonfirmasikan foto ITH kepada RJ.

"Korban mengiyakan tersangka," kata Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Eko Hadi Santoso di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (27/11/2015).

Polisi memperoleh gambar pelaku setelah melakukan pendalaman informasi dari saksi terkait ciri-ciri korban. (Baca: Pelaku Pemerkosaan di JPO Pondok Pinang Tewas Saat Ditangkap)

"Kronologi kita berawal dari pendalaman saksi dan korban dengan ciri-ciri pelaku. Dari ciri-ciri itu, tim surveillance disebar, jaring dan pantauan beberapa orang dan ambil gambar," ujar Eko.

Setelah mendapatkan kepastian dari korban, yakni RJ, polisi pun langsung bergerak memburu pelaku.

Mulanya ITH terlacak di kawasan Slipi, Jakarta Barat, tetapi ia kemudian melarikan diri dan dikejar hingga ke Jalan Wijaya, Jakarta Selatan.


ITH lalu tewas tertembak polisi saat hendak melakukan perlawanan. (Baca: Pemerkosa Karyawati di JPO Tewas Ditembak di Dada)


EditorIcha Rastika
Komentar

Terkini Lainnya

Ini Bantuan Pemerintah untuk Korban Gempa Banjarnegara

Ini Bantuan Pemerintah untuk Korban Gempa Banjarnegara

Nasional
Enam Pilkada di Papua Pakai Sistem Noken, KPU Khawatirkan Distorsi Suara

Enam Pilkada di Papua Pakai Sistem Noken, KPU Khawatirkan Distorsi Suara

Nasional
Sinergi Kemenag dan CQ University Untuk Beasiswa dan Penelitian

Sinergi Kemenag dan CQ University Untuk Beasiswa dan Penelitian

Edukasi
Verifikasi Isu Miring, Kepulauan Solomon Mau Lihat Papua Lebih Dekat

Verifikasi Isu Miring, Kepulauan Solomon Mau Lihat Papua Lebih Dekat

Nasional
Bertemu Pemulung Lumpuh, Dedi Mulyadi Bilang Pemerintah Bisa Buat Mereka Bahagia

Bertemu Pemulung Lumpuh, Dedi Mulyadi Bilang Pemerintah Bisa Buat Mereka Bahagia

Regional
Muncul Spekulasi Nama Anak Ketiga Pangeran William

Muncul Spekulasi Nama Anak Ketiga Pangeran William

Internasional
Diduga Bikin Ribut di Diskotek Old City, Pria Ini Positif Sabu dan Ekstasi

Diduga Bikin Ribut di Diskotek Old City, Pria Ini Positif Sabu dan Ekstasi

Megapolitan
Selamatkan Pohon Berusia 700 Tahun di India, Pemerintah Gunakan Infus

Selamatkan Pohon Berusia 700 Tahun di India, Pemerintah Gunakan Infus

Internasional
Pengadaan Mebel Sekolah Terus Tertunda, Sandiaga Sebut Tak Akan Toleransi Lagi

Pengadaan Mebel Sekolah Terus Tertunda, Sandiaga Sebut Tak Akan Toleransi Lagi

Megapolitan
Kate Middleton Lahirkan Bayi Laki-laki

Kate Middleton Lahirkan Bayi Laki-laki

Internasional
FPTOI: Selama Ini Tak Ada Regulasi yang Jamin Keamanan Pengguna Ojek Online

FPTOI: Selama Ini Tak Ada Regulasi yang Jamin Keamanan Pengguna Ojek Online

Nasional
Erdogan Bakal Kembalikan 2 Tentara Yunani yang Ditahan Turki, tapi...

Erdogan Bakal Kembalikan 2 Tentara Yunani yang Ditahan Turki, tapi...

Internasional
Soal Laporan Sukmawati, Polisi Masih Kumpulkan Keterangan Pelapor

Soal Laporan Sukmawati, Polisi Masih Kumpulkan Keterangan Pelapor

Nasional
ISIS Penggal Tiga Kakak Beradik Pekerja Medis di Afghanistan

ISIS Penggal Tiga Kakak Beradik Pekerja Medis di Afghanistan

Internasional
'Tanpa Regulasi, Aplikator Dapat Bertindak Semaunya terhadap Pengemudi Ojek Online'

"Tanpa Regulasi, Aplikator Dapat Bertindak Semaunya terhadap Pengemudi Ojek Online"

Nasional

Close Ads X