Pembangunan Waduk Brigif Terbengkalai

Kompas.com - 14/12/2015, 23:18 WIB
Kubangan yang menjadi cikal Waduk Brigif tampak sepi dari sentuhan tangan pekerja ataupun alat berat.  KOMPAS.com/ Laila Rahmawati Kubangan yang menjadi cikal Waduk Brigif tampak sepi dari sentuhan tangan pekerja ataupun alat berat.
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com - Upaya mengatasi genangan maupun banjir terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Salah satunya dengan memperbanyak pembangunan waduk.

Namun sayangnya, salah satu lokasi pembangunan waduk di Jalan Brigif, Kelurahan Cimpedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, justru sudah lama terbengkalai.

"Pembangunan Waduk Brigif sudah lama terhenti. Saya enggak tahu alasannya kenapa," kata Rohmah (35), warga sekitar pembangunan Waduk Brigif, Senin (14/12/2015).  

Pantauan Beritajakarta.com, di area pembangunan Waduk Brigif terdapat tiga alat berat berwarna kuning yang sudah berkarat.  

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Irmansyah mengatakan, Waduk Brigif itu berfungsi untuk tampungan air. Ke depan, waduk tersebut bisa mengurangi genangan secara signifikan.

"Karena aliran air bisa tertampung di waduk itu," ujar Irmansyah.

Menurut Irmansyah, pihaknya pada Minggu (13/12/2015) kemarin, telah meninjau kondisi Waduk Brigif.

Namun, belum ada perkembangan pembangunannya untuk dilaporkan kepada Wali Kota Jakarta Selatan.

Irmansyah mengaku telah bertemu dengan warga di RT 13 Kelurahan Cimpedak, Jagakarsa.

"Mereka sudah siap untuk dibebaskan dan sudah melakukan pemberkasan. Pada prinsipnya warga bersedia. Nantinya Dinas Tata Air yang akan membebaskan," ujar Irmansyah.  

Irmansyah mengatakan, untuk pemberkasan yang akan dibebaskan ada 25 bidang.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah Anggarkan Rp 75 Miliar, Pemkot Depok Dikritik Masih Lambat Cegah Penularan Covid-19

Sudah Anggarkan Rp 75 Miliar, Pemkot Depok Dikritik Masih Lambat Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Penjelasan Camat Cipondoh soal Spanduk Lockdown di Kelurahan Petir

Penjelasan Camat Cipondoh soal Spanduk Lockdown di Kelurahan Petir

Megapolitan
Polres Jakarta Barat bersama Satpol PP dan TNI Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Polres Jakarta Barat bersama Satpol PP dan TNI Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Megapolitan
Pelaksanaan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Tangsel Tungggu Keputusan Resmi

Pelaksanaan Pilkada Serentak Ditunda, KPU Tangsel Tungggu Keputusan Resmi

Megapolitan
Seorang Wanita Positif Covid-19 Kabur dari Isolasi Mandiri di Rumahnya

Seorang Wanita Positif Covid-19 Kabur dari Isolasi Mandiri di Rumahnya

Megapolitan
Mereka yang Batal Pulang Kampung demi Lindungi Keluarga dari Covid-19...

Mereka yang Batal Pulang Kampung demi Lindungi Keluarga dari Covid-19...

Megapolitan
ODP Covid-19 di Tebet Melarikan Diri saat Diisolasi Mandiri, Diduga Gangguan Jiwa

ODP Covid-19 di Tebet Melarikan Diri saat Diisolasi Mandiri, Diduga Gangguan Jiwa

Megapolitan
5 Fakta Isolasi Ratusan Jemaah Masjid Kebon Jeruk, 3 Positif hingga Ada 78 WNA

5 Fakta Isolasi Ratusan Jemaah Masjid Kebon Jeruk, 3 Positif hingga Ada 78 WNA

Megapolitan
BNN Sebut Jaringan Narkoba Manfaatkan Pandemi Covid-19 untuk Lakukan Penyelundupan

BNN Sebut Jaringan Narkoba Manfaatkan Pandemi Covid-19 untuk Lakukan Penyelundupan

Megapolitan
Gaji Wali Kota dan ASN Lingkungan Pemkot Bekasi Akan Dipotong untuk Lawan Covid-19

Gaji Wali Kota dan ASN Lingkungan Pemkot Bekasi Akan Dipotong untuk Lawan Covid-19

Megapolitan
KPU Tangsel akan Kembalikan Dana Pilkada agar Dialihkan untuk Penanganan Corona

KPU Tangsel akan Kembalikan Dana Pilkada agar Dialihkan untuk Penanganan Corona

Megapolitan
Penyemprotan Disinfektan Dilakukan Serentak di Jakarta, Bekasi, dan Depok, Ini Titik Lokasinya

Penyemprotan Disinfektan Dilakukan Serentak di Jakarta, Bekasi, dan Depok, Ini Titik Lokasinya

Megapolitan
BNN Musnahkan 1,3 Ton Ganja dan Puluhan Kilogram Sabu

BNN Musnahkan 1,3 Ton Ganja dan Puluhan Kilogram Sabu

Megapolitan
Agar Tetap Bisa Makan, Kurir Barang Bekerja walau Ada Wabah Covid-19

Agar Tetap Bisa Makan, Kurir Barang Bekerja walau Ada Wabah Covid-19

Megapolitan
Polres Jakarta Utara Pakai Water Cannon Untuk Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan

Polres Jakarta Utara Pakai Water Cannon Untuk Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X