Kompas.com - 22/02/2016, 18:26 WIB
|
EditorIcha Rastika
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) Marunda Suharyanti menegaskan bahwa pihaknya memprioritaskan warga Kalijodo yang bukan pengontrak untuk direlokasi ke Rusun Marunda.

"Pengontrak sebenarnya tidak menjadi prioritas," kata Suharyanti, di Rusun Marunda, Jakarta Utara, Senin (22/2/2016).

Mengenai informasi adanya pengontrak dari Kalijodo yang sudah menempati unit rusun, Suharyanti mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pendataan kembali.

Ia menduga pengontrak tersebut bisa menempati rusun karena pihak Kecamatan Penjaringan tidak ketat dalam menyeleksi warga Kalijodo yang ingin direlokasi. (Baca: Ibu yang Mengontrak Rumah di Kalijodo Protes Tak Dapat Kunci Rusun).

"Kalau kemarin di kecamatan sana main naik saja ke bus jadi sortirannya kurang. Kita akan data kembali. Kalau memang (pengontrak) mendompleng dalam tanda kutip, akan kita tertibkan," ujar Suharyanti.

"Yang penting saya nunggu perintah dari pimpinan. Nanti kita minta arahan dulu," sambung Suharyanti.

Sebelumnya, Maisarah, warga dengan KTP di RT 01 RW 05 Kelurahan Penjagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, belum bisa menempati rusun karena berstatus pengontrak.

Petugas pengundian meminta agar Maisarah melapor ulang ke Posko Kecamatan Penjaringan.

Padahal ia telah mendapatkan surat bukti pendaftara warga RW 05 Kalijodo dari Kelurahan Penjagalan. (Baca: Warga Kalijodo Belum Bisa Menempati Rusunawa Pulogebang meskipun Dapat Jatah Unit).

Maisarah kemudian mempertanyakan mengapa warga lain yang berstatus pengontrak sama sepertinya, dapat diterima pada pengundian sebelumnya.

Sugianto, warga RT 04 RW 05 Kalijodo, juga bernasib sama. Ia merasa diperlakukan tidak adil karena pengontrak lain bisa mendapatkan unit rusun. 

Ia pun memiliki KTP sebagai warga Kalijodo dan telah menerima surat tanda terima berkas permohonan unit rumah susun.

"Tetangga saya yang ngontrak dapat. Saya juga sudah dikasih surat ini (surat permohonan rusun). Kalau emang ngontrak enggak dapat, kawan saya kemarin enggak dapat juga dong, enggak adil," ujar Sugianto.

Kompas TV Rusun Pulogebang Siap Tampung Warga Kalijodo

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangku Taman Terbengkalai dan Tanpa Alas, Camat Jatiasih-Bina Marga Koordinasi untuk Perbaikan

Bangku Taman Terbengkalai dan Tanpa Alas, Camat Jatiasih-Bina Marga Koordinasi untuk Perbaikan

Megapolitan
Penjual Pohon Pinang di Jatinegara Kebanjiran Pesanan Menjelang HUT RI

Penjual Pohon Pinang di Jatinegara Kebanjiran Pesanan Menjelang HUT RI

Megapolitan
3 Anggota Partainya Usul Bentuk Pansus JIS, Gerindra DKI Sebut Tetap Dukung Anies

3 Anggota Partainya Usul Bentuk Pansus JIS, Gerindra DKI Sebut Tetap Dukung Anies

Megapolitan
Polisi Sebut Tidak Ada Korban Tawuran Antar-remaja Bersenjata Tajam di Cakung

Polisi Sebut Tidak Ada Korban Tawuran Antar-remaja Bersenjata Tajam di Cakung

Megapolitan
Banjir di Jalan Tanjung Barat Surut Usai Sempat Terendam hingga 30 Cm

Banjir di Jalan Tanjung Barat Surut Usai Sempat Terendam hingga 30 Cm

Megapolitan
12 Pelajar Jadi Tersangka Kepemilikan Sajam, 5 di Antaranya Positif Narkoba

12 Pelajar Jadi Tersangka Kepemilikan Sajam, 5 di Antaranya Positif Narkoba

Megapolitan
Beraksi di Sejumlah Wilayah Kabupaten Bekasi, 4 Begal Bersenjata Tajam Ditangkap Polisi

Beraksi di Sejumlah Wilayah Kabupaten Bekasi, 4 Begal Bersenjata Tajam Ditangkap Polisi

Megapolitan
2 Bulan Jelang Lengser, Ariza Patria Disebut Akan Fokus sebagai Wagub DKI

2 Bulan Jelang Lengser, Ariza Patria Disebut Akan Fokus sebagai Wagub DKI

Megapolitan
Bharada E Masih Jalani Asesmen di LPSK, Komnas HAM Tunda Pemeriksaan

Bharada E Masih Jalani Asesmen di LPSK, Komnas HAM Tunda Pemeriksaan

Megapolitan
Polda Metro Gerebek Kantor Judi Online di Pantai Indah Kapuk, 78 Orang Ditangkap

Polda Metro Gerebek Kantor Judi Online di Pantai Indah Kapuk, 78 Orang Ditangkap

Megapolitan
Polda Metro Segera Limpahkan Berkas Perkara Kasus Penistaan Agama Roy Suryo ke Kejaksaan

Polda Metro Segera Limpahkan Berkas Perkara Kasus Penistaan Agama Roy Suryo ke Kejaksaan

Megapolitan
Penghuni Diduga Lupa Matikan Puntung Rokok, Kamar Kos di Kebon Jeruk Terbakar

Penghuni Diduga Lupa Matikan Puntung Rokok, Kamar Kos di Kebon Jeruk Terbakar

Megapolitan
Selama Menjabat Gubernur, Anies Pernah Lakukan Penggusuran di Daerah Ini...

Selama Menjabat Gubernur, Anies Pernah Lakukan Penggusuran di Daerah Ini...

Megapolitan
Rekan Separtainya Minta Bentuk Pansus JIS, Anggota Gerindra DPRD DKI: Bersikap Kritis Kan Boleh

Rekan Separtainya Minta Bentuk Pansus JIS, Anggota Gerindra DPRD DKI: Bersikap Kritis Kan Boleh

Megapolitan
Sejumlah Bangku di Taman Jatiasih Terbengkalai, Tidak Ada Alas Duduk dan Berkarat

Sejumlah Bangku di Taman Jatiasih Terbengkalai, Tidak Ada Alas Duduk dan Berkarat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.