Sidang Praperadilan Sumber Waras Diminta Dilanjutkan jika KPK Tak Hadir Lagi

Kompas.com - 14/03/2016, 14:58 WIB
Sidang pertama praperadilan kasus RS Sumber Waras, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (14/3/2016). KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYASidang pertama praperadilan kasus RS Sumber Waras, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (14/3/2016).
|
EditorEgidius Patnistik
JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, meminta hakim praperadilan pada kasus pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras oleh Pemprov DKI Jakarta untuk melanjutkan persidangan jika pada sidang selanjutnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak hadir.

MAKI merupakan penggugat, sedangkan KPK sebagai tergugat dalam sidang praperadilan itu.

"Saya sudah minta pada hakim untuk melanjutkan persidangan tanpa kehadirkan KPK pada sidang selanjutnya jika KPK tak hadir. Karena (hukum) acara begitu," kata Boyamin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (14/3/2016).

Pada persidangan pertama, Senin (14/3/2016) ini, KPK tak penuhi panggilan. Sidang pun ditunda hingga pekan depan, Senin (21/3/2016). (Baca: KPK Tak Penuhi Panggilan, Sidang Praperadilan Kasus Sumber Waras Ditunda.)


Boyamin melanjutkan, Hakim Tursina Aftianti akan mempertimbangkan permintaan tersebut.

"Nantilah kita liat kata hakim. Tapi memang biasanya begitu. Praperadilan, kalau tergugat tak hadir sidang kedua, ya diteruskan saja," tambah Boyamin.

Permintaan tersebut, lanjut Boyamin, merupakan kesempatan yang harus diajukan. Sebab, ia bukan penyidik KPK atau polisi yang memiliki kewenangan untuk memanggil paksa.

"Penyidik KPK, polisi kan punya kewenangan panggilan paksa. Tapi saya kan enggak. Sehingga diteruskan saja. Kalau tidak hadir lagi, berarti KPK dianggap tak membela diri," kata Boyamin.

Praperadilan yang diajukan MAKI bertujuan untuk menggugat penyelidikan kasus RS Sumber Waras oleh KPK. Pasalnya, hingga saat ini KPK belum juga menaikan status kasus itu ke penyidikan. (Baca:  Ngototnya DPRD DKI Dorong Pengusutan Kasus RS Sumber Waras.)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sopir Bus Tak Tahu 4 Keranjang Buah Dalam Busnya Berisi Ganja

Sopir Bus Tak Tahu 4 Keranjang Buah Dalam Busnya Berisi Ganja

Megapolitan
Gerebek Pool Truk di Bambu Apus, BNN Temukan Karung Berisi Ganja

Gerebek Pool Truk di Bambu Apus, BNN Temukan Karung Berisi Ganja

Megapolitan
Batan Serahkan Barang Bukti Terkait Temuan Radiasi Nuklir di Batan Indah

Batan Serahkan Barang Bukti Terkait Temuan Radiasi Nuklir di Batan Indah

Megapolitan
Harga Masker Melonjak, Dinkes DKI: Orang Sehat Tak Perlu Pakai

Harga Masker Melonjak, Dinkes DKI: Orang Sehat Tak Perlu Pakai

Megapolitan
Sebelum Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Klaim Terima Teror Virtual

Sebelum Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Klaim Terima Teror Virtual

Megapolitan
Wanita yang Gugurkan Kandungan di Klinik Paseban Umumnya Berusia di Bawah 24 Tahun

Wanita yang Gugurkan Kandungan di Klinik Paseban Umumnya Berusia di Bawah 24 Tahun

Megapolitan
Satgas Antimafia Bola Jilid III Dalami Dugaan Keterkaitan Judi Online dengan Pengaturan Skor

Satgas Antimafia Bola Jilid III Dalami Dugaan Keterkaitan Judi Online dengan Pengaturan Skor

Megapolitan
DPRD Sepakat Voting Tertutup Wagub DKI, tetapi Proses Pemilihan Bisa Disaksikan Publik

DPRD Sepakat Voting Tertutup Wagub DKI, tetapi Proses Pemilihan Bisa Disaksikan Publik

Megapolitan
Harga Bawang Putih Masih Tinggi, Pemkot Tangerang Mengadu ke Pemprov Banten

Harga Bawang Putih Masih Tinggi, Pemkot Tangerang Mengadu ke Pemprov Banten

Megapolitan
Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Curigai Dua Hal Ini

Rumah Dilempar Batu, Ketua PA 212 Curigai Dua Hal Ini

Megapolitan
Sepekan Setelah Kejadian, Kasus Penembakan Rutan Kelas 1 Cipinang Belum Juga Terungkap

Sepekan Setelah Kejadian, Kasus Penembakan Rutan Kelas 1 Cipinang Belum Juga Terungkap

Megapolitan
Beredar Video Kucing Dipukuli Sampai Mati di Bekasi, Animal Defender Akan Lapor Polisi

Beredar Video Kucing Dipukuli Sampai Mati di Bekasi, Animal Defender Akan Lapor Polisi

Megapolitan
Warga Binaan Dilatih Jadi Peracik Kopi

Warga Binaan Dilatih Jadi Peracik Kopi

Megapolitan
Airin Bakal Rapat dengan Menristek Bahas Radiasi Nuklir di Batan Indah

Airin Bakal Rapat dengan Menristek Bahas Radiasi Nuklir di Batan Indah

Megapolitan
Berbeda dengan Gerindra, PKS Usulkan Voting Tertutup untuk Pemilihan Wagub DKI

Berbeda dengan Gerindra, PKS Usulkan Voting Tertutup untuk Pemilihan Wagub DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X