Kompas.com - 02/08/2016, 23:31 WIB
Selasa (2/8/2016), Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi mendatangi ratusan Bonek yang berada di  Stadion Tugu, Jakarta Utara Kompas.com/David Oliver PurbaSelasa (2/8/2016), Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi mendatangi ratusan Bonek yang berada di Stadion Tugu, Jakarta Utara
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi tiba di Stadion Tugu, Jakarta Utara, Selasa (2/8/2016) malam, untuk menemui pendukung Persebaya Surabaya, Bonek, yang telah tiba di Jakarta sejak akhir pekan lalu.

Imam tiba sekitar pukul 21.57 WIB dan didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto. Kedatangan Imam disambut ratusan Bonek dari mulai gerbang stadion hingga menuju tengah lapangan dengan menyanyikan chant dan atribut Persebaya.

Dalam pernyataan di depan ratusan Bonek, Imam menyampaikan bahwa dirinya juga menginginkan agar Persebaya kembali ke kompetisi resmi PSSI. Untuk itu, saat KLB PSSI digelar Rabu (3/8/2016), Imam akan meminta agar agenda pembahasan Persebaya dibahas pada kongres PSSI yang akan dilaksanakan Oktober 2016.

"Saya berkomitmen bahwa Persebaya harus kembali ke lapangan hijau. Untuk itu besok saya akan meminta saat KLB nanti agar diagendakan pembahasan semua klub yang bersejarah dimasukkan kembali (ke dalam kompetisi)," ujar Imam, di Stadion Tugu, Selasa (2/8/2016).

Imam juga meminta agar seluruh Bonek yang berada di Stadion Tugu segera kembali ke daerah asal masing-masing. Ini karena tuntutan Bonek yang meminta agar Persebaya diikutsertakan dalam kompetisi PSSI akan dibahas pada Oktober mendatang.

"Kalau sudah, besok ya pulang ke rumah. Karena nanti akan dikawal Oktober," ujar Imam.

Mendengar penjelasan Imam, ratusan Bonek bertepuk tangan sembari kembali menyanyikan chant Persebaya. Saat ditanyakan apakah Bonek akan tetap mendatangi KLB PSSI, koordinator Bonek, Andi Peci, mengatakan bahwa hal itu akan dibicarakan kembali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Nanti kami akan rapatkan," ujar Andi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi: Volume Kendaraan ke Arah Mal Lebih Tinggi Dibandingkan ke Tempat Wisata

Polisi: Volume Kendaraan ke Arah Mal Lebih Tinggi Dibandingkan ke Tempat Wisata

Megapolitan
Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Koja Sudah Diperiksa Polisi

Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Koja Sudah Diperiksa Polisi

Megapolitan
Polisi: Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Koja Juga Anak-anak

Polisi: Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Koja Juga Anak-anak

Megapolitan
Kapolres Jakut Tegaskan Kasus Pencabulan Anak di Koja Sudah Masuk Penyelidikan

Kapolres Jakut Tegaskan Kasus Pencabulan Anak di Koja Sudah Masuk Penyelidikan

Megapolitan
Ragunan Dibuka Hari ini, Aturan Kendaraan Ganjil Genap Berlaku

Ragunan Dibuka Hari ini, Aturan Kendaraan Ganjil Genap Berlaku

Megapolitan
Kala Rachel Vennya Bakal Kembali Diperiksa soal Penggunaan Mobil Bernopol RFS

Kala Rachel Vennya Bakal Kembali Diperiksa soal Penggunaan Mobil Bernopol RFS

Megapolitan
UPDATE 22 Oktober 2021: 4 Warga Depok Meninggal karena Covid-19

UPDATE 22 Oktober 2021: 4 Warga Depok Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Masjidnya Berizin tapi Disegel, Ahmadiyah Depok Bantah Sebar Ajaran: Kami Hanya Shalat dan Mengaji

Masjidnya Berizin tapi Disegel, Ahmadiyah Depok Bantah Sebar Ajaran: Kami Hanya Shalat dan Mengaji

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi Hujan

Megapolitan
Ragunan dan 58 Taman di Jakarta Dibuka, Ini Syarat Wajib bagi Pengunjung

Ragunan dan 58 Taman di Jakarta Dibuka, Ini Syarat Wajib bagi Pengunjung

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Kerja Sama TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Diteken Senin Depan

Wagub DKI Sebut Kerja Sama TPST Bantargebang dengan Pemkot Bekasi Diteken Senin Depan

Megapolitan
Wagub DKI: Sudah Tidak Ditemukan Kandungan Parasetamol di Teluk Jakarta

Wagub DKI: Sudah Tidak Ditemukan Kandungan Parasetamol di Teluk Jakarta

Megapolitan
Kepala Basarnas Harap Polisi Segera Tangkap Perampok yang Bunuh Karyawannya

Kepala Basarnas Harap Polisi Segera Tangkap Perampok yang Bunuh Karyawannya

Megapolitan
Polisi Buru Penyuplai Dana dari 5 Perusahaan Pinjol yang Digerebek

Polisi Buru Penyuplai Dana dari 5 Perusahaan Pinjol yang Digerebek

Megapolitan
59 RTH Mulai Dibuka, Wagub DKI Minta Masyarakat Tetap Jaga Protokol Kesehatan

59 RTH Mulai Dibuka, Wagub DKI Minta Masyarakat Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.