Pembelian Lahan Eks Kedubes Inggris Pengaruhi Target Penambahan RTH di Jakarta

Kompas.com - 19/10/2016, 16:52 WIB
Pekerja tengam membuat taman kota di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (8/1/2013). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun 2013 menganggarkan Rp 500 miliar untuk pembangunan taman yang akan digunakan sebagai taman kota sebagai upaya mewujudkan target 30 persen ruang terbuka hijau (RTH). WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHAPekerja tengam membuat taman kota di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (8/1/2013). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun 2013 menganggarkan Rp 500 miliar untuk pembangunan taman yang akan digunakan sebagai taman kota sebagai upaya mewujudkan target 30 persen ruang terbuka hijau (RTH).
Penulis Jessi Carina
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan penambahan 50 hektar ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta pada 2016. Namun, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta Djafar Muchlisin mengatakan target itu hanya tercapai 10 hektar.

"Permasalahannya adalah anggaran untuk 50 hektar itu terkendala pembayaran satu lahan yang cukup besar yaitu lahan eks Kedutaan Inggris," ujar Djafar, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (19/10/2016).

(Baca: Realisasi RTH di Kalijodo Dipertanyakan)

Djafar mengatakan anggaran untuk membeli lahan eks Kedutaan Inggris mencapai Rp 480 miliar. Pada 2016, Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta menganggarkan Rp 1,2 triliun untuk pengadaan 50 hektar RTH tapi karena harus membeli lahan eks Kedubes Inggris, maka target pengadaan RTH pun jadi turun.


"Jadi memang PR (pekerjaan rumah) tiga tahun kita yang enggak selesai-selesai ya itu, lahan eks Kedubes Inggris. Sehingga target awalnya 50 hektar sekarang hanya 10 hektar," ujar Djafar.

(Baca: Ahok Minta RPTRA dan RTH Kalijodo Jadi Tempat Perayaan Tahun Baru 2017)

Lahan eks Kedubes Inggris rencananya akan dijadikan taman oleh Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta. Adapun bangunan eks Kedutaan Inggris rencananya dijadikan cagar budaya.

Selain itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana membuat pusat pengawasan transportasi DKI Jakarta di lahan seluas 4.185 meter persegi itu.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Tujuan Jakarta Jadi Tuan Rumah Formula E 2020

3 Tujuan Jakarta Jadi Tuan Rumah Formula E 2020

Megapolitan
Anies: Jakarta Jadi Tuan Rumah Formula E 5 Kali agar Manfaat Infrastruktur Bisa Maksimal

Anies: Jakarta Jadi Tuan Rumah Formula E 5 Kali agar Manfaat Infrastruktur Bisa Maksimal

Megapolitan
BERITA FOTO: Ricuh di Depan Gedung KPK, Lempar Telor Hingga Aksi Bakar Ban

BERITA FOTO: Ricuh di Depan Gedung KPK, Lempar Telor Hingga Aksi Bakar Ban

Megapolitan
Jadi Korban Pecah Kaca Mobil, Rico Ceper Rugi Rp 14 Juta

Jadi Korban Pecah Kaca Mobil, Rico Ceper Rugi Rp 14 Juta

Megapolitan
Sudah Dua Kali Lift di Kantor Wali Kota Jakarta Timur Anjlok

Sudah Dua Kali Lift di Kantor Wali Kota Jakarta Timur Anjlok

Megapolitan
Anies: Formula E Tak Akan Terlalu Ganggu Arus Lalu Lintas

Anies: Formula E Tak Akan Terlalu Ganggu Arus Lalu Lintas

Megapolitan
Tol Jakarta-Tangerang Ramai Lancar Pasca-kecelakaan di KM 13

Tol Jakarta-Tangerang Ramai Lancar Pasca-kecelakaan di KM 13

Megapolitan
Kaca Mobil Rico Ceper Dipecah Maling, Tas Dicuri

Kaca Mobil Rico Ceper Dipecah Maling, Tas Dicuri

Megapolitan
Pertahankan Rumah di Tengah Kompleks Apartemen, Lies Tolak Tawaran Satu Unit hingga Uang Rp 3 M

Pertahankan Rumah di Tengah Kompleks Apartemen, Lies Tolak Tawaran Satu Unit hingga Uang Rp 3 M

Megapolitan
Mengenal Formula E, Ajang Balap Internasional yang Akan Digelar di Jakarta

Mengenal Formula E, Ajang Balap Internasional yang Akan Digelar di Jakarta

Megapolitan
Polisi Amankan Dua Orang dalam Kericuhan Demo di Depan Gedung KPK

Polisi Amankan Dua Orang dalam Kericuhan Demo di Depan Gedung KPK

Megapolitan
Aksi Tabur Bunga Warnai Unjuk Rasa Mahasiswa Bogor Tolak Pengesahan RUU KPK

Aksi Tabur Bunga Warnai Unjuk Rasa Mahasiswa Bogor Tolak Pengesahan RUU KPK

Megapolitan
Punya Rumah di Tengah Apartemen, Lies Harus Beli Air hingga Bayar Karcis Masuk

Punya Rumah di Tengah Apartemen, Lies Harus Beli Air hingga Bayar Karcis Masuk

Megapolitan
MRT Jakarta Ingin Pakai Energi Terbarukan untuk Fase Selanjutnya

MRT Jakarta Ingin Pakai Energi Terbarukan untuk Fase Selanjutnya

Megapolitan
Berkas Perkara Kasus Pengibaran Bendera Bintang Kejora Dilimpahkan ke Kejati DKI

Berkas Perkara Kasus Pengibaran Bendera Bintang Kejora Dilimpahkan ke Kejati DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X