"Terima Kasih Pak Ahok, Sudah Ambil Ijazah Anak Saya, Lunasi SPP Rp 5 Juta"

Kompas.com - 06/12/2016, 13:08 WIB
Warga Pisangan Baru, Jatinegara, berterima kasih kepada cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang telah melunasi SPP anaknya. Jessi Carina Warga Pisangan Baru, Jatinegara, berterima kasih kepada cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang telah melunasi SPP anaknya.
Penulis Jessi Carina
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah seorang ibu dari Pisangan Baru, Jatinegara, datang ke Rumah Lembang untuk bertemu dengan calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Tidak seperti warga lainnya, ibu tersebut datang tanpa mengenakan baju kotak-kotak yang menjadi ciri khas Ahok-Djarot dan pendukungnya.

Wanita ini hanya mengenakan sebuah pin di baju untuk menunjukan bahwa dia pendukung Ahok.

(Baca juga: Nyanyian "Bahasa Kalbu" Marcell untuk Ahok... )

Saat duduk di samping Ahok, ibu tersebut menyampaikan ucapan terima kasih karena Ahok telah membantu masalahnya.

"Terima kasih Bapak Ahok sudah ambil ijazah anak saya, lunasi SPP anak saya sebesar Rp 5 juta lebih," ujar ibu tersebut di Rumah Lembang, Menteng, Selasa (6/12/2016).

Ahok mengatakan, di Jakarta memang banyak sekolah swasta yang tidak mau mendaftarkan muridnya untuk memiliki KJP, sehingga banyak warga miskin yang ijazahnya ditahan karena SPP tidak lunas.

"Biasanya kalau lapor ke saya, dibantu lunaskan. Kalau sekarang enggak bisa karena harus tunggu saya masuk jadi gubernur lagi," ujar Ahok.

(Baca juga: Puji Ahok, Cucu Bung Karno Ceritakan tentang Rumahnya Tak Lagi Kebanjiran)

Nantinya, Ahok ingin memaksa semua kepala sekolah di Jakarta untuk mendaftarkan KJP bagi muridnya.

Dengan demikian, tidak ada lagi cerita warga miskin yang ijazahnya ditahan karena tidak bisa bayar SPP.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI: Vaksin Covid-19 Diutamakan untuk Tenaga Kesehatan

Wagub DKI: Vaksin Covid-19 Diutamakan untuk Tenaga Kesehatan

Megapolitan
33 Pelajar Diamankan Saat Demo di Sekitar Istana, Kapolda Duga Kelompok Anarko

33 Pelajar Diamankan Saat Demo di Sekitar Istana, Kapolda Duga Kelompok Anarko

Megapolitan
Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Tak Diizinkan Mendekat ke Istana

Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Tak Diizinkan Mendekat ke Istana

Megapolitan
Kapolda Mengaku Bakal Mediasi Pedemo UU Cipta Kerja dengan KSP

Kapolda Mengaku Bakal Mediasi Pedemo UU Cipta Kerja dengan KSP

Megapolitan
PSBB ke-12 Selama Sebulan, Bagaimana Dampaknya pada Kasus Covid-19 di Kota Tangerang?

PSBB ke-12 Selama Sebulan, Bagaimana Dampaknya pada Kasus Covid-19 di Kota Tangerang?

Megapolitan
Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

Megapolitan
BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

Megapolitan
Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Megapolitan
Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Megapolitan
Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

Megapolitan
Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

Megapolitan
Demo Tolak Omnibus Law, Gerombolan Pelajar Berkumpul dan Hentikan Mobil Pikap di Harmoni

Demo Tolak Omnibus Law, Gerombolan Pelajar Berkumpul dan Hentikan Mobil Pikap di Harmoni

Megapolitan
Massa BEM SI Gelar Aksi Teatrikal Sindir Matinya Demokrasi di Indonesia

Massa BEM SI Gelar Aksi Teatrikal Sindir Matinya Demokrasi di Indonesia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X