Kompas.com - 19/12/2016, 16:15 WIB
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Agung Budijono mengatakan, pihaknya mempersangkakan Dora Singarimbun, pegawai Mahkamah Agung yang mencakar dan memaki Aiptu Sutisna dengan pasal tunggal. Dora dipersangkakan Pasal 212 KUHP tentang Perbuatan Melawan Aparat Hukum.

"Yang bersangkutan dijerat Pasal 212 KUHP. Ancaman hukumannya 1 tahun 4 bulan," ujar Agung di Mapolres Metro Jakarta Timur, Senin (19/12/2016).

Pasal 212 KUHP tersebut berbunyi "Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan seorang pejabat yang sedang menjalankan tugas yang sah, atau orang yang menurut kewajiban undang-undang atau atas permintaan pejabat memberi pertolongan kepadanya, diancam karena melawan pejabat dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan, atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah".

Agung menjelaskan, polisi memutuskan tidak mempersangkakan Dora atas Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan.

"Penganiayaannya ringan, makanya tidak dikenakan Pasal 351," ucap dia. (Baca: Usai Diperiksa Selama 5 Jam, Dora Bersembunyi di Balik Punggung Polisi)

Agung menambahkan, status Dora saat ini masih sebagai saksi terlapor. Dalam pemeriksaan hari ini penyidik hanya menanyakan Dora seputar kronologi kejadian kasus tersebut.

Dalam kasus ini, kata Agung, polisi sudah menyita barang bukti berupa seragam dinas yang dipakai Aiptu Sutisna saat kejadian itu terjadi. Dora telibat penyerangan terhadap Aiptu Sutisna, petugas dari Ditlantas Polda Metro Jaya di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur, beberapa hari lalu.

Dora mendadak marah terhadap Sutisna yang sedang bertugas di jalan tersebut. Dari video yang beredar, Dora terlihat menyerang petugas dan mengeluarkan kata-kata kasar. Atas kejadian itu, Aiptu Sutisna melaporkannya di Polres Metro Jakarta Timur.

Kompas TV Polri Selidiki Kasus Penyerangan terhadap Polisi
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perayaan Ibadah Natal di Jakarta Akan Disesuaikan dengan Aturan PPKM

Perayaan Ibadah Natal di Jakarta Akan Disesuaikan dengan Aturan PPKM

Megapolitan
Kronologi Balita Tewas Dibanting Pacar Ibunya di Apartemen Kalibata City

Kronologi Balita Tewas Dibanting Pacar Ibunya di Apartemen Kalibata City

Megapolitan
Selama Januari–November 2022, Ada 308 Kasus HIV/AIDS di Tangsel

Selama Januari–November 2022, Ada 308 Kasus HIV/AIDS di Tangsel

Megapolitan
Heru Budi Minta 3 Pasar Tradisional di Jakpus Ditata Ulang

Heru Budi Minta 3 Pasar Tradisional di Jakpus Ditata Ulang

Megapolitan
Truk Kontainer Terbakar di Pintu Keluar Tol Sunda Kelapa, Api Muncul dari Bawah Kabin

Truk Kontainer Terbakar di Pintu Keluar Tol Sunda Kelapa, Api Muncul dari Bawah Kabin

Megapolitan
Polisi Tangkap Penusuk Seorang Pemuda di Tarumajaya Bekasi

Polisi Tangkap Penusuk Seorang Pemuda di Tarumajaya Bekasi

Megapolitan
Kasus HIV/AIDS di Tangsel Didominasi Penderita Laki-laki

Kasus HIV/AIDS di Tangsel Didominasi Penderita Laki-laki

Megapolitan
Sebelum Balita Tewas Dibanting di Apartemen Kalibata City, Tubuhnya Banyak Luka Lebam

Sebelum Balita Tewas Dibanting di Apartemen Kalibata City, Tubuhnya Banyak Luka Lebam

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Banting Balita Anak Pacarnya di Apartemen Kalibata City

Polisi Tangkap Pria yang Banting Balita Anak Pacarnya di Apartemen Kalibata City

Megapolitan
Polisi Tunggu Analisis Sosiolog Agama untuk Simpulkan Penyelidikan Kasus Sekeluarga Tewas di Kalideres

Polisi Tunggu Analisis Sosiolog Agama untuk Simpulkan Penyelidikan Kasus Sekeluarga Tewas di Kalideres

Megapolitan
Truk Kontainer Terbakar di Pintu Tol Sunda Kelapa, Api Lalap Kursi Pengemudi

Truk Kontainer Terbakar di Pintu Tol Sunda Kelapa, Api Lalap Kursi Pengemudi

Megapolitan
Sedang Asyik Nongkrong, Satu Pemuda Tewas Ditusuk di Tarumajaya Bekasi

Sedang Asyik Nongkrong, Satu Pemuda Tewas Ditusuk di Tarumajaya Bekasi

Megapolitan
Balita Tewas Dibanting di Apartemen Kalibata City Saat Ibunya Sedang Kerja

Balita Tewas Dibanting di Apartemen Kalibata City Saat Ibunya Sedang Kerja

Megapolitan
Balita Tewas Dibanting Pacar Ibunya di Apartemen Kalibata City karena BAB Sembarangan

Balita Tewas Dibanting Pacar Ibunya di Apartemen Kalibata City karena BAB Sembarangan

Megapolitan
Aktifkan Lagi Jabatan Deputi Gubernur DKI, Heru: Jangan Salah Paham, Sederet Agenda Besar Menanti

Aktifkan Lagi Jabatan Deputi Gubernur DKI, Heru: Jangan Salah Paham, Sederet Agenda Besar Menanti

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.