Kompas.com - 16/01/2017, 15:02 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga Anies Baswedan melanjutkan rangkaian kampanyenya di RW 02, Kelurahan Karanganyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (16/1/2017) hari ini.

Seperti biasa, Anies menyampaikan program-programnya di hadapan warga di satu titik yang sudah disediakan oleh tim kampanyenya. Di RW 02 Kelurahan Karanganyar, Anies berkampanye di sebuah panggung yang di depannya terpasang sebuah spanduk bertuliskan "Amalkan Pancasila, Usir PKI dari NKRI".

Menurut salah seorang warga, Willy (47), spanduk tersebut sudah terpasang sejak sebulan lalu. Namun ia mengaku tidak tahu siapa yang memasang. Pada spanduk tak tercantum nama pihak yang memasangnya.

"Waktu itu ada orang lewat," kata Willy saat menjelaskan mengenai pihak yang memasang spanduk.

Sementara itu, dalam kampanyenya, Anies kembali memaparkan program-program unggulannya, mulai dari penyediaan lapangan kerja, jaminan kestabilan harga kebutuhan pokok, dan pendidikan berkualitas yang tuntas dan gratis. (Baca: Jokowi: Tidak Ada Rencana dan Pikiran Saya Minta Maaf kepada PKI)

Tiba di lokasi sekitar pukul 13.20 WIB, kampanya Anies sempat tertunda beberapa menit karena hujan. Saat tiba di lokasi, Anies langsung disambut hujan deras yang memaksanya harus berteduh lebih dulu selama beberapa menit di salah satu rumah warga.

Namun kondisi tersebut tak menyurutkan antusiasme warga yang langsung mengerumuni dan menyalaminya. Setelah berteduh sekitar 10 menit, Anies pun langsung naik ke atas panggung dan memulai kampanyenya.

Kompas TV Isu PKI Bangkit, Negara Harus "Ngapain"?
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positivity Rate Kasus Covid-19 Sepekan Terakhir di Jakarta Masih di Atas Standar WHO

Positivity Rate Kasus Covid-19 Sepekan Terakhir di Jakarta Masih di Atas Standar WHO

Megapolitan
BMW Ditabrak Bus Pariwisata di Tol Jagorawi, Bodi Belakang Mobil Rusak Berat

BMW Ditabrak Bus Pariwisata di Tol Jagorawi, Bodi Belakang Mobil Rusak Berat

Megapolitan
Hampir 24 Jam, 2 Bocah yang Terseret Arus Kali Bekasi Belum Ditemukan

Hampir 24 Jam, 2 Bocah yang Terseret Arus Kali Bekasi Belum Ditemukan

Megapolitan
Kronologi Santri Tewas Dianiaya di Tangerang, Diduga Berawal dari Cekcok karena Terbentur Pintu Kamar Mandi

Kronologi Santri Tewas Dianiaya di Tangerang, Diduga Berawal dari Cekcok karena Terbentur Pintu Kamar Mandi

Megapolitan
Pelapor Meminta Roy Suryo Tetap Ditahan Sampai Seluruh Proses Hukum Selesai

Pelapor Meminta Roy Suryo Tetap Ditahan Sampai Seluruh Proses Hukum Selesai

Megapolitan
Tren Kasus Covid-19 di Jakarta 2 Pekan Terakhir: Pernah Tembus 3.279, Warga Diimbau Pakai Masker di Tempat Publik

Tren Kasus Covid-19 di Jakarta 2 Pekan Terakhir: Pernah Tembus 3.279, Warga Diimbau Pakai Masker di Tempat Publik

Megapolitan
Ini Alasan Polisi Belum Tahan Selebgram Ayu Aulia meski Berstatus Tersangka Kasus Penganiayaan

Ini Alasan Polisi Belum Tahan Selebgram Ayu Aulia meski Berstatus Tersangka Kasus Penganiayaan

Megapolitan
Meski Mengaku Sakit, Ayu Aulia Tetap Diperiksa sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan

Meski Mengaku Sakit, Ayu Aulia Tetap Diperiksa sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan

Megapolitan
Mediasi Gagal, Warga Pulogadung yang Aksesnya Ditutup Tembok Berencana Pindah Rumah

Mediasi Gagal, Warga Pulogadung yang Aksesnya Ditutup Tembok Berencana Pindah Rumah

Megapolitan
Kata Sepakat Tak Kunjung Tercapai di Pulogadung, Tembok Masih Berdiri Kokoh Tutup Akses Warga

Kata Sepakat Tak Kunjung Tercapai di Pulogadung, Tembok Masih Berdiri Kokoh Tutup Akses Warga

Megapolitan
Kondisi Mako Brimob Setelah Ferdy Sambo Ditempatkan di Sana, Dijaga Aparat Bersenjata, Mobil Barakuda Disiagakan

Kondisi Mako Brimob Setelah Ferdy Sambo Ditempatkan di Sana, Dijaga Aparat Bersenjata, Mobil Barakuda Disiagakan

Megapolitan
Anggota Dewan DKI Sebut Anies Tak Paham Arti Rumah Sehat, 'Digunakan untuk Rumah Tinggal'

Anggota Dewan DKI Sebut Anies Tak Paham Arti Rumah Sehat, "Digunakan untuk Rumah Tinggal"

Megapolitan
Daftar Imunisasi Anak Bisa Lewat Aplikasi JAKI, Ini Cara Daftarnya...

Daftar Imunisasi Anak Bisa Lewat Aplikasi JAKI, Ini Cara Daftarnya...

Megapolitan
Promo Merdeka, Harga Tiket KA dari Jakarta Mulai 17.000, Ini Jadwal dan Ketentuannya

Promo Merdeka, Harga Tiket KA dari Jakarta Mulai 17.000, Ini Jadwal dan Ketentuannya

Megapolitan
Manajer Sebut BCL Tidak Tahu Dirinya Konsumsi Obat Penenang

Manajer Sebut BCL Tidak Tahu Dirinya Konsumsi Obat Penenang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.