Kompas.com - 17/01/2017, 20:56 WIB
Plt Gubernur DKI Sumarsono saat melakukan peninjauan persiapan velodrom dan sarana Kompas.com/David Oliver PurbaPlt Gubernur DKI Sumarsono saat melakukan peninjauan persiapan velodrom dan sarana "equastrian" untuk Asian Games 2018, Selasa (17/1/2017)
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Utama PT Pulomas Jaya Bambang Mursalin mengatakan, pihaknya belum memiliki sertifikat bebas penyakit atau equine disease free zone (EDFZ) dari Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE).

Sertifikat EDFZ merupakan syarat mutlak untuk menggelar Asian Games 2018 bagi penyelenggara perlombaan berkuda.

(Baca juga: Sumarsono Yakin Pembangunan Velodrom dan Area "Equestrian" Tepat Waktu)

Bambang menyampaikan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) untuk menyurati Kementerian Pertanian (Kementan) yang merupakan perwakilan pemerintah.

Nantinya, Kementan akan berkomunikasi dengan OIE agar sertifikasi EDFZ untuk pembangunan sarana equestrian Asian Games segera diterbitkan.

"Dari pihak kami lakukan pendekatan dan surat ke INASGOC, dari INASGOC ke Kementan agar terbit surat pengawasan dan testing. Butuh pendekatan kepada OIE," ujar Bambang di arena equestrian, Jakarta Timur, Selasa (17/1/2017).

Bambang menambahkan, sterilisasi kuda milik atlet segera dilakukan setelah kuda tersebut mendarat di Indonesia.

(Baca juga: Tahun Ini Puncak Persiapan Asian Games 2018)

Bambang menyebut motode ini dengan istilah bubble to bubble. Metode ini telah dilakukan saat Olimpiade Rio 2016 di Brasil.

"Bubble kan gelembung, artinya kuda steril dari seluruh penyakit. Jadi dalam periode pengangkutan, pengawasan dokter merupakan jaminan kudanya akan sehat saat datang, bertanding, dan pulang," ujar Bambang.

Kompas TV Pengelola GBK Tetap Ratakan 18 Lapangan Tenis
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PN Jakarta Barat Ditutup Sementara, 13 Orang Positif Covid-19

PN Jakarta Barat Ditutup Sementara, 13 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
BK DPRD DKI Jadwalkan Pemeriksaan Ulang Prasetyo Edi Pekan Depan

BK DPRD DKI Jadwalkan Pemeriksaan Ulang Prasetyo Edi Pekan Depan

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Melonjak, Wali Kota Arief Duga Banyak Pasien Suspek Omicron

Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Melonjak, Wali Kota Arief Duga Banyak Pasien Suspek Omicron

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, BOR RS Rujukan di Kota Tangerang Naik Jadi 13 Persen

Kasus Covid-19 Melonjak, BOR RS Rujukan di Kota Tangerang Naik Jadi 13 Persen

Megapolitan
Saksi Ungkap Alasan Munarman Jadi Pemateri di Acara Baiat ISIS, Terkenal dan Sering Tampil di Media

Saksi Ungkap Alasan Munarman Jadi Pemateri di Acara Baiat ISIS, Terkenal dan Sering Tampil di Media

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemuda yang Sekap Temannya hingga Tewas di Kamar Mandi Sebuah Rumah di Jatiwaringin

Polisi Tangkap Pemuda yang Sekap Temannya hingga Tewas di Kamar Mandi Sebuah Rumah di Jatiwaringin

Megapolitan
Revitalisasi TMII, Snowbay hingga Museum yang Terbengkalai Akan Dibongkar

Revitalisasi TMII, Snowbay hingga Museum yang Terbengkalai Akan Dibongkar

Megapolitan
Ketua Dewan Penasehat Sirkuit Mandalika Pesimis Lintasan Formula E Bisa Selesai

Ketua Dewan Penasehat Sirkuit Mandalika Pesimis Lintasan Formula E Bisa Selesai

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Ada Kemungkinan PPKM di Depok Jadi Level 3

Kasus Covid-19 Meningkat, Ada Kemungkinan PPKM di Depok Jadi Level 3

Megapolitan
Polisi Pastikan 5 Tersangka Pengeroyok Kakek di Cakung Tak Punya Hubungan dengan Korban

Polisi Pastikan 5 Tersangka Pengeroyok Kakek di Cakung Tak Punya Hubungan dengan Korban

Megapolitan
Polisi Masih Cari Beberapa Pelaku Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung

Polisi Masih Cari Beberapa Pelaku Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bangun Kandang Kambing di 11 Kecamatan, Habiskan Dana Rp 1,9 Miliar

Pemkot Bekasi Bangun Kandang Kambing di 11 Kecamatan, Habiskan Dana Rp 1,9 Miliar

Megapolitan
Batal Dipanggil BK Hari Ini, Ketua DPRD DKI Jakarta Merasa Tersandera

Batal Dipanggil BK Hari Ini, Ketua DPRD DKI Jakarta Merasa Tersandera

Megapolitan
Cegah Penularan Covid-19, Warga Diimbau Rayakan Imlek secara Virtual

Cegah Penularan Covid-19, Warga Diimbau Rayakan Imlek secara Virtual

Megapolitan
Bertemu Relawan di Makassar, Anies Baswedan Disebut Sudah Terbuka Ingin Maju Pilpres 2024

Bertemu Relawan di Makassar, Anies Baswedan Disebut Sudah Terbuka Ingin Maju Pilpres 2024

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.