Prabowo Terjunkan 82.000 Relawan Cari Suara untuk Anies-Sandi

Kompas.com - 22/01/2017, 20:15 WIB
KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di ruang kerja kediamannya, Bojong Koneng, Kabupaten Bogor, Minggu (22/1/2017).

BOGOR, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menugaskan puluhan ribu relawannya yang tergabung dalam relawan Rumah Djoeang untuk mencari suara dukungan bagi calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

"Relawan kami sampai hari ini ada 82.000 orang. Setiap hari nambah 2.000 orang. Jadi, kalau 23 hari lagi (jelang pencoblosan) bisa tambah 40.000 jadi 120.000 relawan. Kami tugaskan masing-masing relawan cari minimal 20 (suara)," kata Prabowo kepada awak media di ruang kerja kediamannya, Bojong Koneng, Kabupaten Bogor, Minggu (22/1/2017).

(Baca: Prabowo: Tukang "Polling" Mobilnya Mercedes, Gue Saja Enggak)

Relawan Rumah Djoeang merupakan pendukung di tingkat RT dan RW. Mereka akan meyakinkan warga untuk memilih Anies-Sandi. 


Prabowo memberikan pembekalan kepada 300 koordinator relawan Rumah Djoeang di kediamannya, siang tadi.

Pembekalan yang berlangsung secara tertutup itu disebut Prabowo diisi oleh pengarahan khusus dan menyemangati para relawan.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga berterima kasih kepada semua relawan.

Salah satu relawan Rumah Djoeang, Julizer, mengaku senang dengan pembekalan langsung dari Prabowo.

(Baca: Prabowo: Survei-survei Itu Kan Terserah Siapa yang Bayar)

Dia pun percaya bisa meyakinkan orang di lingkungannya untuk memilih Anies dan Sandi pada Pilkada 15 Februari 2017 mendatang.

"Misalnya kami mendekati tokoh-tokoh yang ada di sana. Bagaimana tokoh tersebut masing-masing bisa meyakinkan rakyat di RT masing-masing untuk memenangkan Anies-Sandi," tutur Julizer.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorKrisiandi
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Megapolitan
Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Megapolitan
Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Megapolitan
Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Megapolitan
Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Megapolitan
Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Megapolitan
Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Megapolitan
Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Megapolitan
Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Megapolitan
Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Megapolitan
Nunung Sempat Coba Bohongi Polisi Saat Ditangkap di Rumahnya

Nunung Sempat Coba Bohongi Polisi Saat Ditangkap di Rumahnya

Megapolitan
Fraksi PKB DPRD DKI: Wagub Enggak Perlu-perlu Banget, Tidak Urgent

Fraksi PKB DPRD DKI: Wagub Enggak Perlu-perlu Banget, Tidak Urgent

Megapolitan
Sempat Ditunda, Sidang Praperadilan 4 Pengamen Korban Salah Tangkap Digelar

Sempat Ditunda, Sidang Praperadilan 4 Pengamen Korban Salah Tangkap Digelar

Megapolitan
Close Ads X