Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sumarsono Siap Beri Sanksi jika Petugas Terlibat Pungli di TPU Utan Kayu

Kompas.com - 27/01/2017, 17:01 WIB
David Oliver Purba

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono belum mengetahui adanya dugaan praktik pungutan liar di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Utan Kayu, Jakarta Timur, yang dilakukan oleh calo pemakaman.

Praktik calo ini terendus setelah korbannya buka suara. Kabarnya, korban ini diminta membayar Rp 4,5 juta untuk urusan pemakaman.

(Baca juga: Saefullah Sebut PNS yang Terlibat Pungli Harus Dikeluarkan dari "Gerbong")

Sumarsono mengatakan, pihaknya  segera meminta dinas terkait untuk menindaklanjuti dugaan itu.

Namun, Sumarsono meminta ada pihak yang menunjukkan bukti bahwa praktik pungutan liar itu benar ada.

Jika nantinya terbukti ada pungutan yang melibatkan oknum petugas, Sumarsono akan memberikan sanksi tegas.

"Kalau iya, langsung kami berikan sanksi tegas, kan belum dibuktikan. Belum tentu benar," ujar Sumarsono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (27/1/2017).

Calo yang diketahui berinisial S diduga melakukan pungutan liar dengan modus menyewakan aksesoris pemakamanan.

Aksesoris yang di maksud yakni tenda, bangku, atau nisan yang disewa atau dijual kepada ahli waris saat hendak melakukan penguburan.

(Baca juga: Pungli di TPU Utan Kayu Terjadi karena Pengamanan yang Kurang)

S juga diduga mengurusi masalah pencarian lapak kubur. Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta Djafar Muchlisin menyampaikan bahwa permasalahn itu terjadi karena rendahnya sistem keamanan di TPU di Jakarta.

"Permasalahan ini munculnya terus terang saja (karena) pengamanan dari kami sendiri kurang ya sehingga calo masyarakat-masyarakat itu berkeliaran ya masuk ke dalam," kata Djafar saat dihubungi Kompas.com, Jumat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kebakaran Toko Perabot di Ciledug Diduga akibat Arus Pendek Listrik

Kebakaran Toko Perabot di Ciledug Diduga akibat Arus Pendek Listrik

Megapolitan
Tak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran di Ciledug, tetapi Pemilik Toko Pingsan

Tak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran di Ciledug, tetapi Pemilik Toko Pingsan

Megapolitan
Polisi Amankan 10,65 Kg Sabu Senilai Rp 10 Miliar dari Pengedar Narkoba di Bekasi

Polisi Amankan 10,65 Kg Sabu Senilai Rp 10 Miliar dari Pengedar Narkoba di Bekasi

Megapolitan
'Ngumpet' di Kepulauan Seribu, Pembacok Penjual Nasi Goreng di Cilincing Diringkus Polisi

"Ngumpet" di Kepulauan Seribu, Pembacok Penjual Nasi Goreng di Cilincing Diringkus Polisi

Megapolitan
Polisi Periksa Istri yang Dianiaya Suami gara-gara Tolak Pinjol

Polisi Periksa Istri yang Dianiaya Suami gara-gara Tolak Pinjol

Megapolitan
Cegah Dahan Jatuh Kembali Makan Korban, Pengelola Ragunan Pangkas Sejumlah Pohon

Cegah Dahan Jatuh Kembali Makan Korban, Pengelola Ragunan Pangkas Sejumlah Pohon

Megapolitan
Menhub dan Heru Budi Temui Duta Besar Jepang Masaki Yasushi di Stasiun MRT Bundaran HI

Menhub dan Heru Budi Temui Duta Besar Jepang Masaki Yasushi di Stasiun MRT Bundaran HI

Megapolitan
Gara-gara Ponsel, Anak di Cengkareng Tega Bacok Ibu Kandungnya

Gara-gara Ponsel, Anak di Cengkareng Tega Bacok Ibu Kandungnya

Megapolitan
Pengemudi yang Mengaku Adik Jenderal dan Pakai Pelat Palsu TNI Resmi Jadi Tersangka

Pengemudi yang Mengaku Adik Jenderal dan Pakai Pelat Palsu TNI Resmi Jadi Tersangka

Megapolitan
Pengedar Narkoba di Bekasi Ditangkap Polisi, Baru Beraksi Dua Minggu

Pengedar Narkoba di Bekasi Ditangkap Polisi, Baru Beraksi Dua Minggu

Megapolitan
Parkir Liar di Pamulang Square Patok Rp 10.000 Plus THR, Pelaku Diduga Oknum Sekuriti

Parkir Liar di Pamulang Square Patok Rp 10.000 Plus THR, Pelaku Diduga Oknum Sekuriti

Megapolitan
Foto Viral Karcis Parkir Liar di Pamulang Square Patok Biaya Rp 10.000+THR, Diduga Ulah Oknum Sekuriti

Foto Viral Karcis Parkir Liar di Pamulang Square Patok Biaya Rp 10.000+THR, Diduga Ulah Oknum Sekuriti

Megapolitan
Ditipu Kenalan dari Aplikasi Kencan, Perempuan di Depok Kehilangan Motor dan HP

Ditipu Kenalan dari Aplikasi Kencan, Perempuan di Depok Kehilangan Motor dan HP

Megapolitan
KPU Bakal Temui Dukcapil DKI, Bahas Penyusunan DPT Pilkada di Tengah Penonaktifan NIK

KPU Bakal Temui Dukcapil DKI, Bahas Penyusunan DPT Pilkada di Tengah Penonaktifan NIK

Megapolitan
PKS Usung Imam Budi Hartono Jadi Cawalkot Depok untuk Pilkada 2024

PKS Usung Imam Budi Hartono Jadi Cawalkot Depok untuk Pilkada 2024

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com