Kompas.com - 29/01/2017, 23:36 WIB
Ketua Partai Idama Rhoma irama deklarasikan dukungan untuk Anies-Sandiaga, Minggu (29/1/2017) Kompas.com/David Oliver PurbaKetua Partai Idama Rhoma irama deklarasikan dukungan untuk Anies-Sandiaga, Minggu (29/1/2017)
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyatakan rasa gembiranya ketika Partai Islam Damai Aman mendeklarasikan dukungan kepada Anies dan Sandiaga Uno pada Pilkada DKI 2017.

Anies mengatakan, Rhoma Irama selaku pemimpin Partai Idaman merupakan sosok yang dia kagumi sejak kecil.

Menurut dia, Rhoma dapat mengungkapkan kondisi sebuah pemerintahan melalui lagu yang bisa mengenai hati setiap orang.

Anies juga bangga karena dukungan Rhoma kepada Anies-Sandiaga merupakan dukungan pertama kepada pasangan cagub-cawagub setelah Raja Dangdut itu mendirikan partai politiknya.

"Bagi kami, ini merupakan sebuah kehormatan tersendiri. Bayangkan orang yang selalu peduli masalah sosial, diungkapkan dari seni musik, punya pengikut jutaan, berpartisipasi dalam politik dan kami dapat dukungan," ujar Anies seusai deklarasi dukungan Partai Idaman di Jakarta Pusat, Minggu (29/1/2017).

Anies optimistis bahwa dukungan dari Rhoma bisa membantu memenangkan calon nomor urut tiga tersebut pada Pilkada DKI 2017.

Menurut Anies, selain memiliki basis pendukung dari partai, Rhoma juga memiliki basis ratusan ribu penggemarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Partai Idaman memang masih baru, tapi Bang Rhomanya jelas bukan orang baru. Jadi Bang Rhoma bahkan menyatakan, di Jakarta, ratusan ribu orang yang jadi penggemarnya," ujar Anies.

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Jokowi Kesulitan Cari Obat Covid-19 di Kota Bogor...

Saat Jokowi Kesulitan Cari Obat Covid-19 di Kota Bogor...

Megapolitan
Sulit Dapat Akses, WNA Pertanyakan Kesetaraan Memperoleh Vaksin di Jakarta

Sulit Dapat Akses, WNA Pertanyakan Kesetaraan Memperoleh Vaksin di Jakarta

Megapolitan
Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 12-17 Tahun di Depok Periode Juli

Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 12-17 Tahun di Depok Periode Juli

Megapolitan
Warga Kesulitan Cari Oksigen, Yayasan RHC Suplai 100 Tabung Gratis

Warga Kesulitan Cari Oksigen, Yayasan RHC Suplai 100 Tabung Gratis

Megapolitan
Heboh soal Pesawat Terbang Rendah Bolak-balik di Langit Tangerang, Ini Penjelasan Airnav

Heboh soal Pesawat Terbang Rendah Bolak-balik di Langit Tangerang, Ini Penjelasan Airnav

Megapolitan
Curhat WNA Kesulitan Dapatkan Vaksin Covid-19 di Jakarta

Curhat WNA Kesulitan Dapatkan Vaksin Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Kasus Korupsi Dana BOS SMKN 53 Jakarta, Pihak Swasta Bantu Buat SPJ Fiktif

Kasus Korupsi Dana BOS SMKN 53 Jakarta, Pihak Swasta Bantu Buat SPJ Fiktif

Megapolitan
Perlihatkan Pistol Saat Sedang Cekcok, Seorang Pria Dilaporkan ke Polisi

Perlihatkan Pistol Saat Sedang Cekcok, Seorang Pria Dilaporkan ke Polisi

Megapolitan
Lokasi dan Kuota Vaksinasi Covid-19 di Wilayah DKI Jakarta 19-30 Juli 2021

Lokasi dan Kuota Vaksinasi Covid-19 di Wilayah DKI Jakarta 19-30 Juli 2021

Megapolitan
Berikut Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk KTP Non-DKI Jakarta Periode Juli 2021

Berikut Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk KTP Non-DKI Jakarta Periode Juli 2021

Megapolitan
11.532 Anak Usia 0-18 Tahun di Jakarta Berstatus Pasien Aktif Covid-19

11.532 Anak Usia 0-18 Tahun di Jakarta Berstatus Pasien Aktif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 23 Juli: Tambah 636 Kasus di Kota Tangerang, 6.543 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 23 Juli: Tambah 636 Kasus di Kota Tangerang, 6.543 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Selama PPKM Darurat, Ada 327 Nakes Terpapar Covid-19 di Kota Tangerang

Selama PPKM Darurat, Ada 327 Nakes Terpapar Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
UPDATE 23 Juli: Bertambah 622 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE 23 Juli: Bertambah 622 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Krematorium TPU Tegal Alur Dibuka Besok, Kapasitas 6 Jenazah Pasien Covid-19 dalam Sehari

Krematorium TPU Tegal Alur Dibuka Besok, Kapasitas 6 Jenazah Pasien Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X