Simpatisan dan Pengurus PKB Jaksel Bentuk Relawan Dukung Anies-Sandi

Kompas.com - 09/02/2017, 11:02 WIB
Sandiaga Uno (kiri), Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan), Anies Baswedan (tengah) diabadikan saat kampanye akbar calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies-Sandi, di Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (5/2/2017). Acara ini merupakan bentuk dukungan dari para simpatisan untuk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 tersebut. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELISandiaga Uno (kiri), Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan), Anies Baswedan (tengah) diabadikan saat kampanye akbar calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies-Sandi, di Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (5/2/2017). Acara ini merupakan bentuk dukungan dari para simpatisan untuk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 tersebut.
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Simpatisan dan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jakarta Selatan membentuk relawan Jakarta Bangkit untuk mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Rabu (8/2/2017).

Sikap ini berbeda dengan keputusan DPW PKB DKI Jakarta yang mendukung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

"Kami pengurus dan simpatisan PKB Jakarta Selatan membentuk relawan Jakarta Bangkit untuk mendukung paslon nomor tiga (Anies-Sandi)," kata Ketua DPC PKB Jakarta Selatan, Dedi Sulaiman saat dihubungi Kompas.com di Jakarta, Kamis (9/2/2017).

Sejumlah pengurus DPC PKB Jakarta Selatan itu terdiri dari Ketua Dewan Syuro PKB Jakarta Selatan KH Fachrurazi, Wakil Ketua PKB Jakarta Selatan Ahmad Huzaifi. Saat ini mereka masih memiliki SK DPP PKB 2012-2017.


Adapun dalam deklarasi dukungan pada dihadiri sekitar 100 orang, terdiri dari simpatisan, pengurus dan masyarakat. Dedi menambahkan dukungan kepada Anies-Sandiaga untuk melanjutkan sikap DPW PKB Provinsi DKI Jakarta yang sempat mendeklarasikan dukungan kepada Sandiaga di salah satu pondok pesantren daerah Jakarta Timur pada 25 Agustus 2016.

Selain itu, Dedi turut menyesalkan keputusan dari DPW PKB DKI mendukung Agus-Sylvi. Menurut dia, keputusan itu dibuat tanpa berkomunikasi dengan pengurus tingkat DPC.

Dukungan kepada Anies-Sandiaga juga dilatari sosok keduanya yang dinilai teruji. (Baca: Sandiaga Janjikan 3 Kemudahan Ini kepada Pelaku UMKM dan "Startup")

Sandiaga dinilai serius dan peduli dengan masyarakat. Sementara Anies dinilai profesional.

"Kalau cuma untuk atur Jakarta pasti bisa. Terus, kalau untuk tegas, enggak kalah dengan yang sekarang (Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama)," kata Dedi.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Setinggi 2 Meter, 1000-an Warga Bidara Cina Mengungsi

Banjir Setinggi 2 Meter, 1000-an Warga Bidara Cina Mengungsi

Megapolitan
Gandeng 3 Bank, Jakarta Mau Optimalkan Pelaporan Pajak Secara Online

Gandeng 3 Bank, Jakarta Mau Optimalkan Pelaporan Pajak Secara Online

Megapolitan
Rekam Jejak Yurgen Sutarno Diyakini Sanggup Pikat Parpol di Pilkada Depok 2020

Rekam Jejak Yurgen Sutarno Diyakini Sanggup Pikat Parpol di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

Fraksi Gerindra Minta Anies Penuhi Panggilan DPR Soal Revitalisasi TIM

Megapolitan
AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

AJI Minta Polisi Usut Kasus Pemerasan oleh Wartawan Gadungan di Kota Tangerang

Megapolitan
Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

Data KPAD, Ada 89 Kasus Pencabulan Anak di Bekasi Sepanjang 2019

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

Polisi Selidiki Kasus Penjambretan Penumpang Ojol

Megapolitan
Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

Pemilihan Wagub DKI Harus Dihadiri Minimal 54 Anggota DPRD

Megapolitan
Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

Air Semakin Tinggi, Korban Banjir Kebon Pala Mengungsi

Megapolitan
Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

Suami yang Tusuk Istri di Serpong Tak Mau Minum Obat meski Gangguan Jiwa

Megapolitan
Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

Pelajar SMA yang Dicabuli Teman Ayahnya di Bekasi Alami Trauma

Megapolitan
Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

Anggota Polres Jaksel yang Curi Baterai BTS di Halim Terancam Dipecat

Megapolitan
Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

Siska Trauma dan Minta Kasus Penusukan oleh Suaminya Dilanjutkan

Megapolitan
Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

Dua Pemuda Nyaris Diamuk Massa Setelah Gagal Menjambret Ponsel Perempuan

Megapolitan
Camat Pastikan Bantuan Logistik Korban Banjir Kebon Pala Aman

Camat Pastikan Bantuan Logistik Korban Banjir Kebon Pala Aman

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X