Beredar di Medsos, Video PHL Menyelam di Got Berair Hitam Saat Banjir

Kompas.com - 22/02/2017, 13:27 WIB
Pekerja Harian Lepas (PHL) Suku Dinas Tata Air Jakarta Pusat terlihat masuk ke dalam gorong-gorong. Hal itu dilakukan dalam rangka pencarian barang bukti terkait temuan bungkus kabel di gorong-gorong Jalan Medan Merdeka Selatan. Foto diambil Sabtu (5/3/2016). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaPekerja Harian Lepas (PHL) Suku Dinas Tata Air Jakarta Pusat terlihat masuk ke dalam gorong-gorong. Hal itu dilakukan dalam rangka pencarian barang bukti terkait temuan bungkus kabel di gorong-gorong Jalan Medan Merdeka Selatan. Foto diambil Sabtu (5/3/2016).
Penulis Jessi Carina
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah video tentang petugas menyelam di dalam got berair hitam saat banjir melanda Jakarta beredar di media sosial. Para petugas tersebut menyelam tanpa mengenakan perlengkapan khusus.

Dalam salah satu video, beberapa orang di sekitar got itu tampak mengenakan jas hujan serta sepatu bot berwarna oranye.

Dari warna jas hujan mereka, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adjie mengatakan, mereka adalah pegawai harian lepas (PHL) Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Isnawa mengatakan, mereka sedang membersihkan got dari sumbatan sampah.

"Oh itu PHL kami, kami kan membersihkan gorong-gorong sama saluran mikro selama musim hujan. Sumbatan-sumbatan sampah itu kami bersihkan," kata Isnawa ketika dihubungi, Rabu (22/2/2017).

Ia mengatakan, PHL yang berada di bawah dinasnya memang fokus pada pembersihan gorong-gorong dan saluran air selama musim hujan. PHL juga ikut memantau pintu air dan membersihkan sampah yang menyumbat di sana.

Isnawa mengatakan, PHL Dinas Lingkungan Hidup sudah terlatih untuk melakukan pekerjaan itu, termasuk untuk menyelam ke saluran air.

"Mereka sudah ahlinya. Kami kan memang carinya yang berpengalaman," ujar Isnawa.

Isnawa mengatakan, kegiatan tersebut bukan hanya dilakukan saat musim hujan. Namun, intensitasnya memang ditingkatkan pada musim hujan.

Ada juga video lain berisi kejadian yang sama. Petugas tampak menyelam ke saluran air dengan perlengkapan seadanya. Namun, mereka mengenakan pakaian berwarna serba biru.

Mereka adalah pasukan biru dari Dinas Sumber Daya Air DKI. Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Teguh Hendarwan mengatakan, video itu menunjukkan kegiatan yang berlangsung di Rumah Pompa Dwiwarna, Jakarta Pusat. Teguh mengatakan, mereka sedang membersihkan sampah yang menyumbat.

"Mereka membersihkan sampah di mesin pompa. Kemarin itu banyak yang tersumbat, tetapi kami masih bisa mengatasi," kata Teguh.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

188 WNI Mulai Mendekati Pulau Sebaru Disertai Pengwalan Ketat Aparat

188 WNI Mulai Mendekati Pulau Sebaru Disertai Pengwalan Ketat Aparat

Megapolitan
Pelanggan Tak Luput Kena Sweeping Saat Demo Ojol di DPR

Pelanggan Tak Luput Kena Sweeping Saat Demo Ojol di DPR

Megapolitan
Ada Demo Ojek Online, Driver yang Bawa Penumpang Kena Sweeping Sesama Ojol

Ada Demo Ojek Online, Driver yang Bawa Penumpang Kena Sweeping Sesama Ojol

Megapolitan
Menlu Lepas Keberangkatan Tim Evakuasi WNI di Yokohama Jepang

Menlu Lepas Keberangkatan Tim Evakuasi WNI di Yokohama Jepang

Megapolitan
Santri yang Ditemukan di Sawah Tewas karena Tersedak Lumpur dan Air

Santri yang Ditemukan di Sawah Tewas karena Tersedak Lumpur dan Air

Megapolitan
Polisi Tembak Dua Penipu dan Skimming ATM

Polisi Tembak Dua Penipu dan Skimming ATM

Megapolitan
Gudang Penimbunan dan Produksi Masker Ilegal di Cakung-Cilincing Kantongi Izin Penyimpanan Alat Kesehatan

Gudang Penimbunan dan Produksi Masker Ilegal di Cakung-Cilincing Kantongi Izin Penyimpanan Alat Kesehatan

Megapolitan
Polisi Buru Pembuat Kartu ATM BRI Link yang Digunakan untuk Skimming

Polisi Buru Pembuat Kartu ATM BRI Link yang Digunakan untuk Skimming

Megapolitan
Manfaatkan Isu Corona, Produsen Masker Ilegal di Cakung Cilincing Gunakan Mesin dari China

Manfaatkan Isu Corona, Produsen Masker Ilegal di Cakung Cilincing Gunakan Mesin dari China

Megapolitan
Guru SMAN 12 yang Pukul Muridnya Dipindah Mengajar ke Kabupaten Bekasi

Guru SMAN 12 yang Pukul Muridnya Dipindah Mengajar ke Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Hujan Deras, Banjir Rendam Underpass Cipayung

Hujan Deras, Banjir Rendam Underpass Cipayung

Megapolitan
Pemprov DKI dan Komisi Pengarah Diduga Malaadministrasi soal Izin Revitalisasi Monas dan Lokasi Formula E

Pemprov DKI dan Komisi Pengarah Diduga Malaadministrasi soal Izin Revitalisasi Monas dan Lokasi Formula E

Megapolitan
Ojol Demo di Depan DPR, Calon Penumpang Sulit Temukan Ojek Online di Jakarta

Ojol Demo di Depan DPR, Calon Penumpang Sulit Temukan Ojek Online di Jakarta

Megapolitan
Tersangka Pelaku Skimming ATM di Jakarta Utara Incar Pelancong

Tersangka Pelaku Skimming ATM di Jakarta Utara Incar Pelancong

Megapolitan
Hari Kedua Penangguhan Umrah, 2.665 Calon Jemaah Batal Berangkat

Hari Kedua Penangguhan Umrah, 2.665 Calon Jemaah Batal Berangkat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X