Kompas.com - 19/03/2017, 22:07 WIB
Kondisi tepian Sungai Ciliwung di wilayah Rindam Jaya, Condet, Jakarta Timur, setelah dinormalisasi. Rabu (25/5/2016) Kompas.com/Robertus BelarminusKondisi tepian Sungai Ciliwung di wilayah Rindam Jaya, Condet, Jakarta Timur, setelah dinormalisasi. Rabu (25/5/2016)
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Dua bocah laki-laki berusia sekitar 4 tahun yang masih saudara sepupu, tenggelam di aliran Kali Ciliwung, Ratujaya, Cipayung, Depok, Minggu (19/3/2017) pagi.

Seorang di antaranya berhasil diselamatkan warga, sementara satu bocah lainnya masih dalam pencarian warga sekitar, yang dibantu Komunitas Ciliwung Depok, hingga Minggu siang.

Edi Eriza, warga sekitar yang juga anggota Komunitas Ciliwung Depok, ikut dalam pencarian satu bocah yang masih. Dia mengatakan, dari informasi yang didapatnya, diketahui saat itu kedua bocah tengah ikut ibu salah seorang di antaranya, berjualan seprai.

"Saat sang ibu tengah transaksi dengan pembeli, kedua anak itu terpisah dengan ibunya," ungkap Edi.

Menurut Edi, saat itu kedua bocah yang tenggelam coba ditolong warga.

"Menurut warga yang menolong, keduanya sudah tenggelam dan terbawa arus. Satu bocah berhasil diselamatkan, satu bocah masih dalam pencarian," ujar Edi.

Edi mengatakan, warga sekitar bersama anggota Komunitas Ciliwung Depok masih terus berupaya mencari seorang bocah lagi yang tenggelam di aliran Kali Ciliwung, Depok, tersebut. (Budi Sam Law Malau)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kompas TV Duka mengarungi keluarga korban yang hanyut di Kali Ciliwung, setelah ditemukan meninggal dunia. Jenazah Mario Deni Firgian alias Marcel, anak berusia 15 tahun yang tewas akibat terseret arus Sungai Ciliwung, dimakamkan pada Jumat (24/2) siang. Almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Wakaf, Jalan Nilam, Kranggan, Bekasi, Jawa Barat. Sejumlah kerabat dan teman-teman korban terlihat mengantar jenazah almarhum untuk memberikan penghormatan terakhir kepada korban.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Warta Kota
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita Hamil di Cikarang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Sejumlah Luka Tusuk

Wanita Hamil di Cikarang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Sejumlah Luka Tusuk

Megapolitan
SMPN 280 Jakarta Dilanda Kebakaran, Awalnya Muncul Percikan Api dari Kabel Komputer

SMPN 280 Jakarta Dilanda Kebakaran, Awalnya Muncul Percikan Api dari Kabel Komputer

Megapolitan
Main di Tepi Kali Angke Tangsel, Bocah 9 Tahun Terpeleset lalu Hanyut

Main di Tepi Kali Angke Tangsel, Bocah 9 Tahun Terpeleset lalu Hanyut

Megapolitan
Polisi: Ganjil Genap di Tempat Wisata untuk Motor Bersifat Situasional, Diterapkan jika Pengunjung Melonjak

Polisi: Ganjil Genap di Tempat Wisata untuk Motor Bersifat Situasional, Diterapkan jika Pengunjung Melonjak

Megapolitan
UPDATE 23 Oktober: Ada 116 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 2 Pasien Meninggal

UPDATE 23 Oktober: Ada 116 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
Ancol Sediakan Kantong Parkir untuk Pengunjung dengan Pelat Kendaraan Tak Sesuai Ganjil Genap

Ancol Sediakan Kantong Parkir untuk Pengunjung dengan Pelat Kendaraan Tak Sesuai Ganjil Genap

Megapolitan
Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Jumlah Pengunjung Meningkat

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Jumlah Pengunjung Meningkat

Megapolitan
Tak Sejalan dengan Dishub DKI, Polisi Tetapkan Motor Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata

Tak Sejalan dengan Dishub DKI, Polisi Tetapkan Motor Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Boleh Masuk Ancol, Anak-anak Asyik Bermain Pasir dan Berlarian di Kawasan Pantai

Boleh Masuk Ancol, Anak-anak Asyik Bermain Pasir dan Berlarian di Kawasan Pantai

Megapolitan
Pemkot Belum Setor Naskah Akademik, Perda Kota Religius Depok Terancam Ditunda Pembahasannya

Pemkot Belum Setor Naskah Akademik, Perda Kota Religius Depok Terancam Ditunda Pembahasannya

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Pengunjung Capai 4.901 Orang

Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Pengunjung Capai 4.901 Orang

Megapolitan
Tak Sesuai Aturan Dishub, Motor Juga Kena Ganjil Genap di Kawasan Ancol

Tak Sesuai Aturan Dishub, Motor Juga Kena Ganjil Genap di Kawasan Ancol

Megapolitan
Satpol PP Gerebek Rumah Kos dan Hotel di Tangerang, 4 Perempuan dan 4 Pasangan Bukan Suami Terjaring Razia

Satpol PP Gerebek Rumah Kos dan Hotel di Tangerang, 4 Perempuan dan 4 Pasangan Bukan Suami Terjaring Razia

Megapolitan
Naskah Akademik Tak Kunjung Disetor ke DPRD, Pemkot Depok Sembunyi-sembunyi soal Perda Kota Religius?

Naskah Akademik Tak Kunjung Disetor ke DPRD, Pemkot Depok Sembunyi-sembunyi soal Perda Kota Religius?

Megapolitan
Keceriaan dan Senyum Lebar Pedagang Kelinci Sambut Wisata Ragunan Dibuka Lagi...

Keceriaan dan Senyum Lebar Pedagang Kelinci Sambut Wisata Ragunan Dibuka Lagi...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.