Polisi Tangkap Sopir Taksi Perampas Ponsel Warga Korea di Cilandak

Kompas.com - 27/03/2017, 16:40 WIB
KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Nam Gun (50) warga Korea yang jadi korban perampasan ponsel mengalami patah tulang, saat ditemui di Mapolrestro Jakarta Selatan, Senin (27/3/2017).


JAKARTA, KOMPAS.com -
Polisi menangkap Madon Yusuf (26), sopir taksi yang merampas ponsel Nam Gun (50), seorang warga Korea pada Selasa (28/2/2017) lalu.

Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKP Reza Mahendra menuturkan, pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.00, Nam Gun pulang dari Grand Wijaya Center ke kediamannya di Jalan Gaharu I, Cilandak, Jakarta Selatan, dengan menggunakan Taksi Q yang dikemudikan Madon.

Ketika sampai di tujuan, argo taksi itu menunjukkan tarif perjalanan sebesar Rp 35.000. Namun Nam Gun hanya memiliki uang Rp 20.000 di dompetnya.

Nam Gun meminta Madon menunggu karena dia sedang berusaha meminjam uang dari temannya, Ester, yang dia hubungi melalui telepon.

"Ketika turun minta uang lebih, Rp 50.000, karena tidak mau kasih, dirampaslah ponselnya," kata Reza, di Mapolrestro Jakarta Selatan, Senin (27/3/2017).

Saat ponsel Samsung Galaxy S6-nya dirampas oleh Madon, Nam Gun sempat menahan dan berusaha merebut kembali dengan menjulurkan tangan ke dalam.

Namun Madon justru menancap gas dan membuat Nam Gun terseret beberapa meter hingga tangannya patah.

Berdasarkan hasil penyelidikan terhadap armada taksi tersebut, dugaan polisi mengarah pada Ardian selaku sopir mobil taksi yang dikelola Perusahaan Taksi Merlin.

"Keterangan Ardian, yang mengemudi mobilnya Madon, sopir tembak," ujar Reza.

Polisi pun menelusuri keberadaan Madon hingga ke Lampung. Dia dibekuk di RS Abdul Moeloek pada Kamis (24/3/2017) saat menjenguk ibunya yang sedang sakit.

Madon terancam dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan.



EditorIndra Akuntono

Terkini Lainnya

Satu Rumah di Komplek Kodam Terbakar

Satu Rumah di Komplek Kodam Terbakar

Megapolitan
Warga Jakarta, CFD Kembali Digelar Minggu Pagi Ini!

Warga Jakarta, CFD Kembali Digelar Minggu Pagi Ini!

Megapolitan
7 Fakta Pengemudi BMW Todongkan Pistol Saat Terjebak Macet di Gambir

7 Fakta Pengemudi BMW Todongkan Pistol Saat Terjebak Macet di Gambir

Megapolitan
Sebuah Rumah di Kemayoran Dilalap Si Jago Merah, 1 Orang Meninggal

Sebuah Rumah di Kemayoran Dilalap Si Jago Merah, 1 Orang Meninggal

Megapolitan
Sudinhub Jakpus Pastikan Lokasi Pengendara BMW yang Todongkan Pistol di Gambir adalah Satu Arah

Sudinhub Jakpus Pastikan Lokasi Pengendara BMW yang Todongkan Pistol di Gambir adalah Satu Arah

Megapolitan
Revitalisasi Trotoar Cikini-Kramat Ditargetkan Rampung Desember 2019

Revitalisasi Trotoar Cikini-Kramat Ditargetkan Rampung Desember 2019

Megapolitan
Bisa Curi Tujuh Motor Sehari, Komplotan Ini Jual Motor Curian Seharga Rp 2 Juta

Bisa Curi Tujuh Motor Sehari, Komplotan Ini Jual Motor Curian Seharga Rp 2 Juta

Megapolitan
Setahun Beroperasi, Komplotan Curanmor Ini Gondol 100-an Motor di Bekasi dan Jaktim

Setahun Beroperasi, Komplotan Curanmor Ini Gondol 100-an Motor di Bekasi dan Jaktim

Megapolitan
Polisi Ringkus Komplotan Curanmor Bekasi dan Jaktim Asal Lampung, Pimpinannya Tewas Didor

Polisi Ringkus Komplotan Curanmor Bekasi dan Jaktim Asal Lampung, Pimpinannya Tewas Didor

Megapolitan
Andi Wibowo, Pengemudi BMW yang Todongkan Pistol di Gambir adalah Seorang Direktur

Andi Wibowo, Pengemudi BMW yang Todongkan Pistol di Gambir adalah Seorang Direktur

Megapolitan
 Sambil Menangis, Pengemudi BMW yang Todongkan Pistol di Gambir Mengaku Salah dan Minta Maaf

Sambil Menangis, Pengemudi BMW yang Todongkan Pistol di Gambir Mengaku Salah dan Minta Maaf

Megapolitan
Kivlan Zen Diperiksa Terkait Uang 15.000 Dolar Singapura dari Habil Marati

Kivlan Zen Diperiksa Terkait Uang 15.000 Dolar Singapura dari Habil Marati

Megapolitan
Pengemudi BMW Todongkan Pistol di Gambir karena Tersulut Emosi

Pengemudi BMW Todongkan Pistol di Gambir karena Tersulut Emosi

Megapolitan
Komplotan Bersenjata Api di Tangerang Rampok Emas Senilai Rp 1,6 M, Aksinya Terekam CCTV

Komplotan Bersenjata Api di Tangerang Rampok Emas Senilai Rp 1,6 M, Aksinya Terekam CCTV

Megapolitan
Ini Kronologi Pengendara BMW Keluarkan Pistol Saat Macet di Gambir

Ini Kronologi Pengendara BMW Keluarkan Pistol Saat Macet di Gambir

Megapolitan

Close Ads X