Lanjutkan Rekonsiliasi, Sandiaga Temui Djarot dan Sylviana Hari Ini

Kompas.com - 26/04/2017, 14:58 WIB
Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat berkunjung ke SMA Al-Azhar BSD, Tangerang Selatan, Rabu (26/4/2017). Sandi hadir sebagai pembicara dalam seminar kewirausahaan. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERACalon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat berkunjung ke SMA Al-Azhar BSD, Tangerang Selatan, Rabu (26/4/2017). Sandi hadir sebagai pembicara dalam seminar kewirausahaan.
|
EditorDian Maharani

TANGERANG, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjadwalkan pertemuan dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan mantan birokrat DKI Jakarta Sylviana Murni, hari ini, Rabu (26/4/2017).

Pertemuan tersebut dilakukan untuk membahas sejumlah hal sekaligus sebagai ajang rekonsiliasi pasca Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Bu Sylvi sahabat lama saya dan Pak Djarot juga. Ini bagian dari membangun komunikasi karena Jakarta terekonsiliasi dengan cepat dan makin sering pertemuan antara tim dan pimpinan, akan menghadirkan situasi yang lebih kondusif," kata Sandi usai mengisi seminar kewirausahaan di SMA Al-Azhar, BSD, Tangerang Selatan, Rabu (26/4/2017).

Baca: Sinyal Rekonsiliasi Pasca-Pilkada DKI Jakarta...

Pertemuan Sandi dengan keduanya dilakukan secara terpisah. Nanti sore, Sandi terlebih dahulu akan menemui Sylvi, dilanjutkan dengan pertemuan bersama Djarot pada malamnya.

Pertemuan tersebut akan berlangsung tertutup. Sandi pun tidak menjelaskan lebih lanjut secara spesifik apa saja isi obrolan yang akan dilakukan nanti bersama Sylvi dan Djarot.

"Bu Sylvi juga katanya mau meluncurkan buku tentang perjalanan dia selama bergerilya di Jakarta, jadi dia ingin bercerita saja. Kebetulan saya sudah kasih testimoninya dan kita doakan Bu Sylvi dan Pak Djarot sukses," tutur Sandi.

Baca: Soal Rekonsiliasi, Anies Belum Bisa Pastikan Rencana Temui Parpol Pendukung Ahok-Djarot

Kompas TV Seperti apa realisasi semangat rekonsiliasi pascapilkada dilakukan?



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wakapolri Ancam Copot Kapolsek hingga Kapolda yang Tak Serius Tangani Covid-19

Wakapolri Ancam Copot Kapolsek hingga Kapolda yang Tak Serius Tangani Covid-19

Megapolitan
Nilai Rapor Jadi Pertimbangan Lulus Ujian SIMAK UI

Nilai Rapor Jadi Pertimbangan Lulus Ujian SIMAK UI

Megapolitan
Pilkada Depok, PSI Manfaatkan Kesempatan untuk Perkuat Mesin Partai

Pilkada Depok, PSI Manfaatkan Kesempatan untuk Perkuat Mesin Partai

Megapolitan
[HOAKS] Data BIN Tetapkan Jakarta Zona Hitam Covid-19

[HOAKS] Data BIN Tetapkan Jakarta Zona Hitam Covid-19

Megapolitan
Ditjen Perkeretapian Hentikan Pembongkaran Struktur Bata Kuno di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Ditjen Perkeretapian Hentikan Pembongkaran Struktur Bata Kuno di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Megapolitan
Warga Jakarta Bisa Gelar Lomba dan Kegiatan 17 Agustus, asalkan...

Warga Jakarta Bisa Gelar Lomba dan Kegiatan 17 Agustus, asalkan...

Megapolitan
Polisi Buru Tetangga yang Diduga Bawa Kabur Remaja Asal Cengkareng

Polisi Buru Tetangga yang Diduga Bawa Kabur Remaja Asal Cengkareng

Megapolitan
Seorang Ibu Laporkan Tetangga, Diduga Bawa Kabur Anaknya Berusia 14 Tahun

Seorang Ibu Laporkan Tetangga, Diduga Bawa Kabur Anaknya Berusia 14 Tahun

Megapolitan
Bandara Soekarno-Hatta Operasikan Heliport Komersial Mulai 23 Agustus

Bandara Soekarno-Hatta Operasikan Heliport Komersial Mulai 23 Agustus

Megapolitan
PSI Nilai Koalisi Gerindra dan PDI-P Tak Serius Menang di Pilkada Depok 2020

PSI Nilai Koalisi Gerindra dan PDI-P Tak Serius Menang di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Ledakan Covid-19 Kota Bogor, PNS Hingga Puluhan Pegawai Puskesmas Positif Corona

Ledakan Covid-19 Kota Bogor, PNS Hingga Puluhan Pegawai Puskesmas Positif Corona

Megapolitan
Saat 867 Pohon Harus Diganti dan Direlokasi karena Imbas Proyek MRT Fase 2A

Saat 867 Pohon Harus Diganti dan Direlokasi karena Imbas Proyek MRT Fase 2A

Megapolitan
Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar Stasiun Tanah Abang, Personel TNI-Polri Dikerahkan

Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar Stasiun Tanah Abang, Personel TNI-Polri Dikerahkan

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Covid-19 di Kota Bekasi Capai 626 Kasus Positif

UPDATE 11 Agustus: Covid-19 di Kota Bekasi Capai 626 Kasus Positif

Megapolitan
Akhir Rentetan Penembakan Misterius yang Incar Pengedara di Tangsel

Akhir Rentetan Penembakan Misterius yang Incar Pengedara di Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X