Sandiaga Mengantuk Saat Ditetapkan sebagai Wagub Terpilih

Kompas.com - 05/05/2017, 17:15 WIB
Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno di kafe DInsomnia, Jakarta Pusat, Jumat (5/5/2017). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARWakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno di kafe DInsomnia, Jakarta Pusat, Jumat (5/5/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Sandiaga Uno mengantuk saat rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur terpilih DKI Jakarta periode 2017-2022 di Kantor KPU DKI Jakarta, Jumat (5/5/2017). Sandiaga terlihat sempat menguap.

"Lebih terharu dan mengucap syukur," kata Sandiaga ketika ditanya seusai rapat pleno itu.

Namun Sandiaga mengakui bahwa dia lelah. Ia sendiri heran pada dirinya yang sudah 18 bulan berkampanye intensif tetapi malah mengantuk ketika akhirnya ditetapkan sebagai wakil gubernur terpilih.

"Wajarlah, manusia he-he-he...," kata Sandiaga.

Usai acara, Sandiaga langsung mengarahkan rombongannya ke kafe D'Insomnia untuk minum teh tarik hangat. Sandiaga mengatakan usai ditetapkan sebagai pemenang, ia akan tetap menemui warga dan merumuskan programnya.

KPU DKI Jakarta menetapkan Anies dan Sandiaga sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih periode 2017-2022. Mereka memperoleh suara terbanyak yakni 3.240.987 suara atau setara dengan 57,96 persen. Keduanya akan dilantik pada Oktober 2017 mendatang.

Baca juga:KPU DKI Tetapkan Anies-Sandi sebagai Cagub-Cawagub Terpilih

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi dan TNI Akan Tempatkan Aparat di Pasar Swalayan Selama PSBB Jakarta

Polisi dan TNI Akan Tempatkan Aparat di Pasar Swalayan Selama PSBB Jakarta

Megapolitan
Dishub DKI: Boleh Berboncengan asal Tujuannya Sama dengan Si Pengendara Motor

Dishub DKI: Boleh Berboncengan asal Tujuannya Sama dengan Si Pengendara Motor

Megapolitan
Polisi Janji Kedepankan Cara Persuasif untuk Bubarkan Kerumunan

Polisi Janji Kedepankan Cara Persuasif untuk Bubarkan Kerumunan

Megapolitan
GBK Tutup Selama PSBB, Kendaraan Dilarang Masuk

GBK Tutup Selama PSBB, Kendaraan Dilarang Masuk

Megapolitan
Jualan Online Berjalan seperti Biasa Saat PSBB, Pelaku Bisnis Masih Khawatir Kena Sanksi

Jualan Online Berjalan seperti Biasa Saat PSBB, Pelaku Bisnis Masih Khawatir Kena Sanksi

Megapolitan
DKI Jakarta Efektif PSBB, Ini Langkah Grab agar Mitra Terus Beroperasional

DKI Jakarta Efektif PSBB, Ini Langkah Grab agar Mitra Terus Beroperasional

Megapolitan
PSBB DKI Jakarta, Pengendara Sepeda Motor Pribadi Boleh Berboncengan

PSBB DKI Jakarta, Pengendara Sepeda Motor Pribadi Boleh Berboncengan

Megapolitan
Kaum Miskin Kota Sekarat, Mati karena Corona atau Mati Kelaparan

Kaum Miskin Kota Sekarat, Mati karena Corona atau Mati Kelaparan

Megapolitan
Sektor Usaha yang Dikecualikan Selama PSBB Wajib Batasi Aktivitas Kerja Pegawainya

Sektor Usaha yang Dikecualikan Selama PSBB Wajib Batasi Aktivitas Kerja Pegawainya

Megapolitan
[UPDATE] 10 April, Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Tembus 1.719 Orang

[UPDATE] 10 April, Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Tembus 1.719 Orang

Megapolitan
PSBB Jakarta, Barang Nonkebutuhan Pokok Tetap Dapat Diakses di Marketplace

PSBB Jakarta, Barang Nonkebutuhan Pokok Tetap Dapat Diakses di Marketplace

Megapolitan
Anies Terbitkan Pergub soal PSBB, Dua Kegiatan Ini Masih Diperbolehkan

Anies Terbitkan Pergub soal PSBB, Dua Kegiatan Ini Masih Diperbolehkan

Megapolitan
Ingat, Perusahaan yang Masih Diizinkan Beroperasi Harus Selalu Bersih hingga Dekat dengan Fasilitas Kesehatan

Ingat, Perusahaan yang Masih Diizinkan Beroperasi Harus Selalu Bersih hingga Dekat dengan Fasilitas Kesehatan

Megapolitan
Diizinkan Tetap Buka, Beberapa Poin Harus Diperhatikan Pengelola Penyedia Makan di Masa PSBB

Diizinkan Tetap Buka, Beberapa Poin Harus Diperhatikan Pengelola Penyedia Makan di Masa PSBB

Megapolitan
Jumlah Tempat Tidur Pasien Covid-19 dan PDP di Depok Tak Memadai

Jumlah Tempat Tidur Pasien Covid-19 dan PDP di Depok Tak Memadai

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X