Sandi Akan Blusukan ke Dua Titik Setiap Hari

Kompas.com - 06/05/2017, 19:00 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno, melakukan kegiatan tasyakuran bersama Ustad Solmed dan Majelis Arraudhotul Mahmoedah, di Jalan Musyawarah 1, Kebon Jeruk Jakarta, Sabtu (6/5/2017). KOMPAS.COM/Anggita MuslimahWakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno, melakukan kegiatan tasyakuran bersama Ustad Solmed dan Majelis Arraudhotul Mahmoedah, di Jalan Musyawarah 1, Kebon Jeruk Jakarta, Sabtu (6/5/2017).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno, mengatakan bahwa ia akan melakukan blusukan ke dua titik setiap hari mulai Senin (8/5/2017).

"Kalau dulu pas lagi kampanye kan (dalam satu hari) bisa mungkin 14 titik, nanti ini dua titik," ujar Sandi usai acara pertemuan tokoh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Hotel Ambhara Jakarta, Sabtu (6/5/2017).

(Baca juga: Batu Akik Lambang Persahabatan untuk Sandiaga...)

Sandiaga memutuskan untuk blusukan hanya di dua titik setiap harinya agar memiliki waktu lebih lama untuk mendengarkan aspirasi warga di suatu wilayah.


Sebelumnya, Sandiaga berjanji akan tetap blusukan setelah ditetapkan KPU DKI Jakarta sebagai Wakil Gubernur DKI terpilih.

"Iya, kalau itu (blusukan) untuk memastikan inspirasi masyarakat terus tersalurkan," kata dia. 

(Baca juga: Sandiaga: 44 Kecamatan dan 267 Kelurahan Menuggu Dikunjungi Kembali)

Melalui blusukan yang dimulai Senin nanti ini, Sandiaga menargetkan untuk menangkap aspirasi dari 267 kelurahan di Jakarta.

"Kita mulai Senin akan blusukan di beberapa daerah, menjalankan program OK OCE sekalian. Setiap hari ada dua titik, dan dibuat lebih panjang sesinya supaya kita lebih mendengarkan aspirasinya," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gebrak Meja, Ketua DPRD DKI Memarahi Kadisbud soal Rekomendasi Penyelenggaran Formula E di Monas Dirahasiakan

Gebrak Meja, Ketua DPRD DKI Memarahi Kadisbud soal Rekomendasi Penyelenggaran Formula E di Monas Dirahasiakan

Megapolitan
Tak Ditahan, Pemukul Kucing hingga Mati Jalani Wajib Lapor

Tak Ditahan, Pemukul Kucing hingga Mati Jalani Wajib Lapor

Megapolitan
Jika Revitalisasi TIM Dimoratorium, Jakpro Khawatir Lukisan Mahal Seniman Terbengkalai

Jika Revitalisasi TIM Dimoratorium, Jakpro Khawatir Lukisan Mahal Seniman Terbengkalai

Megapolitan
Formula E 2020 Jakarta: Lapangan Monas Diaspal untuk Trek Balap, Nanti Dikupas Lagi

Formula E 2020 Jakarta: Lapangan Monas Diaspal untuk Trek Balap, Nanti Dikupas Lagi

Megapolitan
Hasil Autopsi Jenazah Anak Karen Idol Akan Keluar 2 Minggu Lagi

Hasil Autopsi Jenazah Anak Karen Idol Akan Keluar 2 Minggu Lagi

Megapolitan
Gelontorkan Rp 1 Triliun Lebih, Jakarta Bakal Jadi Tuan Rumah Formula E hingga 2024

Gelontorkan Rp 1 Triliun Lebih, Jakarta Bakal Jadi Tuan Rumah Formula E hingga 2024

Megapolitan
Jubir: Formula E Ingin Tingkatkan Kepedulian Masyarakat pada Lingkungan

Jubir: Formula E Ingin Tingkatkan Kepedulian Masyarakat pada Lingkungan

Megapolitan
Tiga Penumpang KRL Jadi Korban Pelemparan Batu

Tiga Penumpang KRL Jadi Korban Pelemparan Batu

Megapolitan
Polisi Musnahkan Narkoba Senilai Rp 1 Triliun

Polisi Musnahkan Narkoba Senilai Rp 1 Triliun

Megapolitan
Rahasiakan Rekomendasi Formula E di Monas, Kadisbud DKI Dicecar DPRD

Rahasiakan Rekomendasi Formula E di Monas, Kadisbud DKI Dicecar DPRD

Megapolitan
Wakil Wali Kota Bekasi Lebih Sreg Tiap Sekolah Pasang CCTV daripada Guru Menginap Antisipasi Maling

Wakil Wali Kota Bekasi Lebih Sreg Tiap Sekolah Pasang CCTV daripada Guru Menginap Antisipasi Maling

Megapolitan
Mobil Rubicon Sitaan dari Koruptor Terjual Rp 682 Juta Saat Lelang

Mobil Rubicon Sitaan dari Koruptor Terjual Rp 682 Juta Saat Lelang

Megapolitan
Begini Cara Membuat Kartu Kuning Pencari Kerja

Begini Cara Membuat Kartu Kuning Pencari Kerja

Megapolitan
Lucinta Luna Konsumsi Narkoba karena Depresi, Polisi: Alasan Klasik

Lucinta Luna Konsumsi Narkoba karena Depresi, Polisi: Alasan Klasik

Megapolitan
35 Karyawan di Bekasi Diduga Keracunan Makanan Usai Makan Nasi Katering

35 Karyawan di Bekasi Diduga Keracunan Makanan Usai Makan Nasi Katering

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X