Kompas.com - 09/05/2017, 10:06 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (5/5/2017) siang. KOMPAS.com/NURSITA SARIWakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (5/5/2017) siang.
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat berharap hakim dalam persidangan kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengambil putusan dengan adil tanpa terpengaruh tekanan pihak manapun.

Djarot mengatakan, keputusan yang diambil hakim harus benar-benar mencerminkan keadilan sesuai dengan fakta-fakta dalam persidangan.

"Makanya mari serahkan keputusan kepada hakim. Saya yakin hakim netral, independen, dan tidak takut ancaman atau intimidasi. Sampaikan saja kebenarannya sesuai dengan tanggung jawab," ujar Djarot, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (9/5/2017).

(baca: Ekspresi Datar Ahok Saat Memasuki Ruang Sidang Jelang Vonis Hakim...)

Djarot juga meminta semua pihak bisa menerima apapun putusan yang akan disampaikan hakim. Djarot berharap Ahok tetap tabah untuk menghadapi apapun keputusan hakim.

"Kami ya minta seluruh masyarakat untuk menghormati, menghargai apapun yang jadi keputusan hakim. Secara pribadi saya berharap Pak Ahok diberikan kekuatan dan ketabahan apapun yang jadi keputusan hakim," ujar Djarot.

Hari ini, Ahok tengah mengikuti sidang kasus dugaan penodaan agama. Agenda sidang tersebut ialah pembacaan putusan hakim.

Hingga pukul 09.30 WIB, persidangan yang digelar Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Auditorium Kementan, Jakarta Selatan, masih berlangsung.

Massa pro dan kontra Ahok masih berkumpul di luar pengadilan. Penjagaan pihak kepolisian juga diperketat.

Kompas TV Ahok dan putra Andi Baso, Andi Analta Amier saling mendukung kegiatan masing-masing.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Sekolah Tolak Tes Pelacakan Covid-19, Wagub: Itu Program Pemprov, masa Menolak

Ada Sekolah Tolak Tes Pelacakan Covid-19, Wagub: Itu Program Pemprov, masa Menolak

Megapolitan
Hujan Deras Kemarin, Beberapa Wilayah Jakarta Pusat Terendam Banjir

Hujan Deras Kemarin, Beberapa Wilayah Jakarta Pusat Terendam Banjir

Megapolitan
Wagub Ariza Harap Jakarta Tetap Daerah Khusus meski Tak Lagi Jadi Ibu Kota

Wagub Ariza Harap Jakarta Tetap Daerah Khusus meski Tak Lagi Jadi Ibu Kota

Megapolitan
Cara Yusuf Mansur Gaet Investor Tabung Tanah, Tawarkan Investasi di Pengajian dan Singgung Nilai Sedekah

Cara Yusuf Mansur Gaet Investor Tabung Tanah, Tawarkan Investasi di Pengajian dan Singgung Nilai Sedekah

Megapolitan
Rentenir Tewas Dibacok di Ciputat, Kriminolog Sebut Nasabah Naik Pitam akibat Kekerasan Verbal

Rentenir Tewas Dibacok di Ciputat, Kriminolog Sebut Nasabah Naik Pitam akibat Kekerasan Verbal

Megapolitan
Soal Buka Tutup PTM 100 Persen, Wagub DKI Sebut Rata-rata Penularan Covid-19 Bukan dari Sekolah

Soal Buka Tutup PTM 100 Persen, Wagub DKI Sebut Rata-rata Penularan Covid-19 Bukan dari Sekolah

Megapolitan
Duel Nasabah Vs Rentenir di Ciputat, Kriminolog Sebut Bukan Utang Rp 350.000 Penyebabnya, melainkan...

Duel Nasabah Vs Rentenir di Ciputat, Kriminolog Sebut Bukan Utang Rp 350.000 Penyebabnya, melainkan...

Megapolitan
Gagal Berangkatkan Jamaah Umrah, Penyedia Travel Umrah Terpaksa Tombok Uang Pelanggan

Gagal Berangkatkan Jamaah Umrah, Penyedia Travel Umrah Terpaksa Tombok Uang Pelanggan

Megapolitan
Sidang Kasus Terorisme Munarman Kembali Digelar Hari Ini, Agenda Masih Pemeriksaan Saksi dari JPU

Sidang Kasus Terorisme Munarman Kembali Digelar Hari Ini, Agenda Masih Pemeriksaan Saksi dari JPU

Megapolitan
BMKG Ingatkan Peningkatan Curah Hujan di Jabodetabek 3 Hari ke Depan

BMKG Ingatkan Peningkatan Curah Hujan di Jabodetabek 3 Hari ke Depan

Megapolitan
UPDATE : Bertambah 80, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Jadi 31.591

UPDATE : Bertambah 80, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Jadi 31.591

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Rangkuman Perkembangan Kasus Penusukan Anggota TNI AD | Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Melonjak

[POPULER JABODETABEK] Rangkuman Perkembangan Kasus Penusukan Anggota TNI AD | Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Melonjak

Megapolitan
UPDATE 18 Januari: Tambah 44 Kasus di Kota Tangerang, Pasien Covid-19 Dirawat Tembus Jadi 211 Orang

UPDATE 18 Januari: Tambah 44 Kasus di Kota Tangerang, Pasien Covid-19 Dirawat Tembus Jadi 211 Orang

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan Sepanjang Hari

Megapolitan
Kasus Omicron Melonjak, Penyedia Jasa Travel Ini Terancam Gagal Lagi Berangkatkan Jemaah Umrah

Kasus Omicron Melonjak, Penyedia Jasa Travel Ini Terancam Gagal Lagi Berangkatkan Jemaah Umrah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.