Pendukung Ahok Berdoa di Depan Mako Brimob

Kompas.com - 11/05/2017, 16:45 WIB
Seorang wanita paruh baya memimpin doa untuk Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di depan Mako Brimob, Depok, Kamis (11/5/2017). KOMPAS.com/SHERLY PUSPITASeorang wanita paruh baya memimpin doa untuk Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di depan Mako Brimob, Depok, Kamis (11/5/2017).
|
EditorDian Maharani

DEPOK, KOMPAS.com - Massa pendukung Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) masih ramai berkumpul di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (11/5/2017). Ini adalah hari kedua Ahok ditahan di Rutan Mako Brimob.

Pada hari ini, ada puluhan pendukung yang melantunkan doa untuk memohon pembebasan Ahok. Mereka membentuk barisan setengah lingkaran di depan pintu gerbang masuk mako Brimob.

"Mari kita berdoa bersama agar Tuhan memberikan keadilan untuk Pak Ahok," ujar orator yang memimpin aksi.

Baca: Cerita Pendukung Ahok yang Bermalam di Trotoar Jalan Mako Brimob

Kemudian seorang wanita paruh baya memimpin doa dengan tata cara berdoa umat Kristiani. Sepanjang doa dilantunkan, pendukung lain mengucapkan "Amin".

Setelah doa diakhiri, orator mengajak para pendukung Ahok menyanyikan lagu-lagu nasionalis seperti yang telah dilakukan di hari sebelumnya.

Sambil mengangkat kertas bertuliskan dukungan-dukungan untuk Ahok, para relawan bernyanyi dengan suara lantang. 

Ahok ditahan setelah dijatuhi hukuman 2 tahun penjara dalam kasus penodaan agama.

Baca: Cerita Anak Magang soal Kesabaran Ahok dan Pangkas APBD Rp 4,5 Triliun

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Baru Covid-19 di Depok Bertambah 74 Orang, Rabu Kemarin

Pasien Baru Covid-19 di Depok Bertambah 74 Orang, Rabu Kemarin

Megapolitan
Ini Daftar Kekayaan Para Kandidat di Pilkada Depok, Ada yang Mengaku Tak Punya Mobil

Ini Daftar Kekayaan Para Kandidat di Pilkada Depok, Ada yang Mengaku Tak Punya Mobil

Megapolitan
Insentif Tenaga Medis di Bekasi Dijanjikan Cair Awal Oktober

Insentif Tenaga Medis di Bekasi Dijanjikan Cair Awal Oktober

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

Megapolitan
Bogor Dilanda Hujan Es, Warga Kaget karena Mengira Batu Jatuh dari Langit

Bogor Dilanda Hujan Es, Warga Kaget karena Mengira Batu Jatuh dari Langit

Megapolitan
Maju di Pilkada Tangsel, Harta Kekayaan Pilar Saga Ichsan Lebih dari Rp 28 Miliar

Maju di Pilkada Tangsel, Harta Kekayaan Pilar Saga Ichsan Lebih dari Rp 28 Miliar

Megapolitan
Anggaran Dinas SDA DKI Dipangkas untuk Covid-19, Pembebasan Lahan untuk Penanganan Banjir Terhambat

Anggaran Dinas SDA DKI Dipangkas untuk Covid-19, Pembebasan Lahan untuk Penanganan Banjir Terhambat

Megapolitan
Pohon Tumbang di Bogor, 4 Sepeda Motor Milik Ojol Rusak

Pohon Tumbang di Bogor, 4 Sepeda Motor Milik Ojol Rusak

Megapolitan
Praktik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat Dilakukan Dokter Abal-abal

Praktik Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat Dilakukan Dokter Abal-abal

Megapolitan
Pemkot Jakut Siapkan 10 Pompa Jelang Musim Hujan

Pemkot Jakut Siapkan 10 Pompa Jelang Musim Hujan

Megapolitan
Raup Untung Rp 10 Juta Sehari, Begini Pembagian Komisi Pelaku Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat

Raup Untung Rp 10 Juta Sehari, Begini Pembagian Komisi Pelaku Aborsi Ilegal di Jakarta Pusat

Megapolitan
Dua Motor Tabrakan di Fatmawati, Seorang Pengendara Patah Tulang

Dua Motor Tabrakan di Fatmawati, Seorang Pengendara Patah Tulang

Megapolitan
Selama Pandemi, Grab Layani Lebih dari 26 Juta Kilometer Perjalanan

Selama Pandemi, Grab Layani Lebih dari 26 Juta Kilometer Perjalanan

Megapolitan
Pasien Sembuh dari Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.105 Orang

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.105 Orang

Megapolitan
Warga Bogor Temukan Mayat di Emperan Warung, Diduga Tunawisma

Warga Bogor Temukan Mayat di Emperan Warung, Diduga Tunawisma

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X