Kompas.com - 12/05/2017, 17:51 WIB
Wakil gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno saat menyambangi Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (12/5/2017). Kedatangannya bertujuan untuk mengecek harga beras jelang masuknya bulan ramadhan. Kompas.com/Alsadad RudiWakil gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno saat menyambangi Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (12/5/2017). Kedatangannya bertujuan untuk mengecek harga beras jelang masuknya bulan ramadhan.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorDian Maharani

BOGOR, KOMPAS.com - Wakil gubernur DKI Jakarta terpilih menegaskan pemerintahannya bersama dengan Anies Baswedan nantinya tetap tidak akan melanjutkan proyek reklamasi di Teluk Jakarta.

Pernyataan itu disampaikannya menanggapi langkah Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat yang akan terus mengupayakan agar kontribusi tambahan sebanyak 15 persen bagi pengembang dimasukkan ke dalam Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) reklamasi.

"Bagi kami jelas bahwa posisi kami menolak reklamasi dan nanti diterjemahkan tim sinkronisasi dalam waktu ke depan," kata Sandi saat ditemui di STEI Tazkia, Sentul, Bogor, Jumat (12/5/2017).

Baca: Djarot Perjuangkan Kontribusi Tambahan 15 Persen Masuk Raperda Reklamasi

Sebelumnya, Djarot mengaku telah melakukan pembahasan terkait hal tersebut dengan Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat berkunjung ke Rutan Kelas I Cipinang pada Selasa (9/5/2017) lalu.

Menurut Djarot, upaya tersebut dilakukan agar kontribusi tambahan tersebut tertulis dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga dapat mencegah terjadinya korupsi dalam proyek reklamasi.

Di sisi lain, sejak masa kampanye Pilkada DKI lalu, pasangan Anies dan Sandi menyatakan tak setuju jika proyek reklamasi ini terus dilanjutkan.

Baca: Djarot: Masa Depan Reklamasi Kami Serahkan kepada Pak Anies dan Sandi

Sandi mengaku belum bisa menjelaskan secara teknis kebijakan untuk menghentikan proyek reklamasi yang nantinya akan dilakukan saat pemerintahnnya. Sebab, ia menyebut rencana tersebut masih disusun oleh tim sinkronisasi.

"Minggu depan nanti Pak Sudirman akan mengumpulkan seluruh tim dan nanti akan dijawab secara gamblang di awal minggu depan," ucap Sandi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Bisa Pinjam dan Sumbang Buku di Taman Situ Lembang Jakarta Pusat

Warga Bisa Pinjam dan Sumbang Buku di Taman Situ Lembang Jakarta Pusat

Megapolitan
UPDATE 23 April: Ada 884 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 7.203 Pasien Dirawat

UPDATE 23 April: Ada 884 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 7.203 Pasien Dirawat

Megapolitan
Semarakkan Ramadhan, Pemprov DKI Gelar Konser Musik Jazz hingga Tur Virtual

Semarakkan Ramadhan, Pemprov DKI Gelar Konser Musik Jazz hingga Tur Virtual

Megapolitan
Warga Tetap Curi Start Mudik meski Khawatir Sebarkan Covid-19 di Kampung Halaman

Warga Tetap Curi Start Mudik meski Khawatir Sebarkan Covid-19 di Kampung Halaman

Megapolitan
Diburu Setelah Serang Seorang Balita, Monyet Liar di Palmerah Ditangkap Warga

Diburu Setelah Serang Seorang Balita, Monyet Liar di Palmerah Ditangkap Warga

Megapolitan
Hotel di Menteng Dijaga Ketat TNI-Polri usai Puluhan Tamu Warga India Diduga Bikin Ricuh

Hotel di Menteng Dijaga Ketat TNI-Polri usai Puluhan Tamu Warga India Diduga Bikin Ricuh

Megapolitan
Tertimpa Pohon Tumbang di Kuningan Jaksel, Mobil Penyok, Pejalan Kaki Luka-luka

Tertimpa Pohon Tumbang di Kuningan Jaksel, Mobil Penyok, Pejalan Kaki Luka-luka

Megapolitan
Polresta Bogor Koordinasi dengan Polda Jabar soal Titik-titik Penyekatan Saat Masa Larangan Mudik

Polresta Bogor Koordinasi dengan Polda Jabar soal Titik-titik Penyekatan Saat Masa Larangan Mudik

Megapolitan
454 WN India Masuk ke Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta pada 11-22 April 2021

454 WN India Masuk ke Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta pada 11-22 April 2021

Megapolitan
Penginapan di Tebet Jadi Tempat Prostitusi Anak, Plt Wali Kota: Bisa Disegel Satpol PP

Penginapan di Tebet Jadi Tempat Prostitusi Anak, Plt Wali Kota: Bisa Disegel Satpol PP

Megapolitan
Pengemudi Porsche Masuk Jalur Transjakarta di Kebayoran Lama, Polisi Cek Kamera ETLE

Pengemudi Porsche Masuk Jalur Transjakarta di Kebayoran Lama, Polisi Cek Kamera ETLE

Megapolitan
Kasus Prostitusi Online Anak di Tebet, Polisi Dalami Keterlibatan Pemilik Penginapan

Kasus Prostitusi Online Anak di Tebet, Polisi Dalami Keterlibatan Pemilik Penginapan

Megapolitan
Mayat Ditemukan Membusuk di Cideng, Kondisi Setengah Bugil dan Luka Bakar

Mayat Ditemukan Membusuk di Cideng, Kondisi Setengah Bugil dan Luka Bakar

Megapolitan
PT KAI Sebut Tak Ada Lonjakan Penumpang di Stasiun Senen dan Gambir

PT KAI Sebut Tak Ada Lonjakan Penumpang di Stasiun Senen dan Gambir

Megapolitan
Diduga Hilang Kendali, Pengemudi Mobil BMW Tabrak Pemotor di Sudirman

Diduga Hilang Kendali, Pengemudi Mobil BMW Tabrak Pemotor di Sudirman

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X