Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/06/2017, 18:16 WIB
Penulis Nursita Sari
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Kakak angkat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Nana Riwayatie, mengatakan bahwa keluarga masih sedih atas kasus penodaan agama yang menjerat Ahok. Meski begitu, keluarga Ahok berusaha untuk menerimanya.

"Jujur-jujur saja (keluarga Ahok) pasti masih sedih-lah, susah lho hadapin masalah seperti itu kalau itu di posisi kita pastinya," ujar Nana di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (8/6/2017).

(Baca juga: Alasan Ahok Batal Banding yang Bikin Keluarga Terharu)

Nana mengatakan, pihak yang masih sangat bersedih dan belum bisa mengerti kasus tersebut adalah putra bungsu Ahok, Daud Albeenner Purnama.

Sementara itu, kedua anak Ahok yang lebih tua sudah mulai bisa mengerti kondisi ayahnya. "Anaknya yang aku lihat yang kecil saja. Kalau yang dua sudah ngerti," kata dia.

Menurut Nana, kondisi keluarga Ahok juga cukup sehat. Nana yakin keluarga Ahok akan kuat karena sering beribadah.

"Insya Allah sih karena mereka imannya bagus semuanya, rajin ke gereja. Jadi Insya Allah, Tuhan akan bantu," ucap Nana.

Ahok divonis dua tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara karena dinilai terbukti menodai agama. Mulanya, Ahok berniat mengajukan banding atas putusan tersebut. Namun, dia batal mengajukan banding.

Jaksa penuntut umum yang juga mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta telah mencabut bandingnya dengan mengirimkan berkas pencabutan banding ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada Selasa (6/6/2017).

Dengan dicabutnya banding tersebut, kasus Ahok akan segera dinyatakan berkekuatan hukum tetap atau inkracht setelah Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memprosesnya.

(Baca juga: Jaksa Cabut Banding, Kasus Ahok Dipastikan Berkekuatan Hukum Tetap )

Kompas TV Ujung Tanya Vonis Ahok - Berkas Kompas (Bag 3)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Masalah Pembebasan Lahan, Pembangunan JPO di Dekat Skywalk Kebayoran Terhambat

Ada Masalah Pembebasan Lahan, Pembangunan JPO di Dekat Skywalk Kebayoran Terhambat

Megapolitan
Pembunuh Sopir Taksi 'Online' di Depok Diduga Anggota Densus 88, Kini Telah Ditangkap

Pembunuh Sopir Taksi "Online" di Depok Diduga Anggota Densus 88, Kini Telah Ditangkap

Megapolitan
Masih Berduka, Keluarga Balita yang Meninggal Akibat Gagal Ginjal Akut di Jakarta Timur Enggan Ditemui

Masih Berduka, Keluarga Balita yang Meninggal Akibat Gagal Ginjal Akut di Jakarta Timur Enggan Ditemui

Megapolitan
Nyeberang di Skywalk Kebayoran Lama Harus Bayar, Warga: Saya Mending Lewat Bawah

Nyeberang di Skywalk Kebayoran Lama Harus Bayar, Warga: Saya Mending Lewat Bawah

Megapolitan
Anak Perempuan yang Dianiaya dan Dibuang Ibunya di Depok Dijaga Polwan 24 Jam di Rumah Sakit

Anak Perempuan yang Dianiaya dan Dibuang Ibunya di Depok Dijaga Polwan 24 Jam di Rumah Sakit

Megapolitan
Satpol PP Kabupaten Bekasi Laporkan Pengelola Klub Malam ke Polisi karena Segelnya Dirusak

Satpol PP Kabupaten Bekasi Laporkan Pengelola Klub Malam ke Polisi karena Segelnya Dirusak

Megapolitan
Lagi, Sidang 'Class Action' Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak Ditunda

Lagi, Sidang "Class Action" Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak Ditunda

Megapolitan
Paula Verhoeven-Asri Welas Diangkat Jadi Duta Bunda Asuh Anak Stunting, Ini Pesan Heru Budi

Paula Verhoeven-Asri Welas Diangkat Jadi Duta Bunda Asuh Anak Stunting, Ini Pesan Heru Budi

Megapolitan
Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Sedang-Deras dan Angin Kencang di Jabodetabek hingga Sore Nanti

Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Sedang-Deras dan Angin Kencang di Jabodetabek hingga Sore Nanti

Megapolitan
Korban Meikarta Demo di PN Jakbar, Tantang Pengembang Gugat Semua Konsumen

Korban Meikarta Demo di PN Jakbar, Tantang Pengembang Gugat Semua Konsumen

Megapolitan
Aturan Dievaluasi, Kini Warga Bisa Lewat Skywalk Kebayoran Lama secara Gratis

Aturan Dievaluasi, Kini Warga Bisa Lewat Skywalk Kebayoran Lama secara Gratis

Megapolitan
Masih Trauma, Anak yang Ditelantarkan Ibunya di Depok Belum Bisa Dimintai Keterangan

Masih Trauma, Anak yang Ditelantarkan Ibunya di Depok Belum Bisa Dimintai Keterangan

Megapolitan
Berencana Mundur dari Polri, Bripka Madih Masih Anggota Provost di Polsek Jatinegara

Berencana Mundur dari Polri, Bripka Madih Masih Anggota Provost di Polsek Jatinegara

Megapolitan
Polisi Pastikan Tidak Ada Pemerasan terhadap Bripka Madih atas Laporan Penyerobotan Lahan pada 2011

Polisi Pastikan Tidak Ada Pemerasan terhadap Bripka Madih atas Laporan Penyerobotan Lahan pada 2011

Megapolitan
Rosliani Kecewa, Sudah Cuti Kerja tapi Sidang Gugatan Meikarta Kembali Diundur

Rosliani Kecewa, Sudah Cuti Kerja tapi Sidang Gugatan Meikarta Kembali Diundur

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.