Kompas.com - 14/06/2017, 14:19 WIB
Kapolres Metro Tangerang Komisaris Besar Harry Kurniawan menjelaskan kasus tabrak lari angkot terhadap driver GrabBike di Mapolres Metro Tangerang, Jumat (10/3/2017). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERAKapolres Metro Tangerang Komisaris Besar Harry Kurniawan menjelaskan kasus tabrak lari angkot terhadap driver GrabBike di Mapolres Metro Tangerang, Jumat (10/3/2017).
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi telah mengantongi identitas penembak Italia Chandra Kirana Putri (22). Rencananya, sketsa wajah kedua pelaku tersebut akan disebar ke masyarakat.

"Kita akan bentuk dalam satu sketsa atau gambar pelaku nanti akan kita sebarkan ke seluruh masyarakat," ujar Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (14/6/2017).

Harry menambahkan, ciri-ciri kedua pelaku tersebut diketahui berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi yang melihat langsung kejadian itu.

Baca: Polisi: Penembak Italia Spesialis Rampok Rumah Kosong dan Curanmor

Ia tak menampik jika dua lelaki yang fotonya tersebar luas di media sosial mirip dengan ciri-ciri pelaku penembak italia.

"Ya memang yang di medsos itu banyak sekali yang viral baik video maupun gambar-gambar pelaku, dari yang viral itu ada yang kemungkinan sesuai dengan ciri-cirinya dari pelaku," kata Harry.

Ita memergoki dua pelaku yang hendak mencuri sepeda motor di dalam rumahnya di lingkungan perumahan Bugel Indah, Karawaci, Kota Tangerang, Senin (12/6/2017) siang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca: Usut Pelaku Penembak Italia, Polisi Amankan Dua Kamera CCTV

Ita juga sempat meneriaki mereka dan memukul pelaku dengan sapu lidi. Namun, salah satu pelaku menembak Kirana dari jarak dekat, setelah itu pelaku kabur.

Ita yang tersungkur segera dibawa oleh para tetangga ke Rumah Sakit Sari Asih. Namun nyawanya tidak terselamatkan.



Video Rekomendasi

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPBD DKI Gunakan Karakter dan Alur Cerita Mirip Anime Tokyo Revengers untuk Konten Medsos

BPBD DKI Gunakan Karakter dan Alur Cerita Mirip Anime Tokyo Revengers untuk Konten Medsos

Megapolitan
Begini Progres Pembangunan 4 Rusunawa di Jakarta, Sudah Setengah Jadi

Begini Progres Pembangunan 4 Rusunawa di Jakarta, Sudah Setengah Jadi

Megapolitan
UPDATE 25 September: Ada 100 Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Kota Tangerang

UPDATE 25 September: Ada 100 Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Kota Tangerang

Megapolitan
Masih Ada 605 Kasus Aktif Covid-19 di Depok Saat Ini

Masih Ada 605 Kasus Aktif Covid-19 di Depok Saat Ini

Megapolitan
[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

Megapolitan
2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

Megapolitan
Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

Megapolitan
PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

Megapolitan
Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Megapolitan
266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Megapolitan
Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Megapolitan
Ganjil Genap Diprediksi Akan Perlancar Jalan Margonda Depok hingga 50 Persen di Akhir Pekan

Ganjil Genap Diprediksi Akan Perlancar Jalan Margonda Depok hingga 50 Persen di Akhir Pekan

Megapolitan
Ganjil Genap di Margonda Depok Hanya Diterapkan dari Flyover UI sampai Simpang Ramanda

Ganjil Genap di Margonda Depok Hanya Diterapkan dari Flyover UI sampai Simpang Ramanda

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.