Kompas.com - 21/06/2017, 21:23 WIB
Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara buka bersama Partai Bulan Bintang (PBB) di Hotel Grand Sahid Jaya, Rabu (21/6/2017). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARGubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara buka bersama Partai Bulan Bintang (PBB) di Hotel Grand Sahid Jaya, Rabu (21/6/2017).
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara buka bersama Partai Bulan Bintang (PBB) di Hotel Grand Sahid Jaya, Rabu (21/6/2017).

Meski tak mengikuti rangkaian acara, Anies menyempatkan diri berbincang secara tertutup dengan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra soal politik.

"Saya sempat ngobrol juga tentang jadwal-jadwal kita ini menarik untuk kita lihat dari sisi tata negara karena ada jadwal pemilu, ada jadwal anggaran yang tidak selalu nyambung. Jadi kita diskusi soal itu, jadwal-jadwal kegiatan politik," kata Anies di Hotel Grand Sahid Jaya, Rabu malam.

Anies tidak menjabarkan lebih rinci obrolan politiknya. Ia menyebut belum ada obrolan serius soal pemerintahan baru maupun saran-saran dari Yusril.

Baca: Anies: Kalau Reklamasi Dijalankan, Bakal Merata Banjir di Jakarta

Kata Anies, pertemuannya dengan Yusril dan tokoh PBB lainnya adalah silaturahmi setelah Pilkada lalu, di mana PBB menyatakan dukungannya untuk Anies-Sandi.

"Enggak ada yang khusus dan saya ingin silaturahmi dengan teman-teman di PBB dalam buka bersama dan memang masa ramadhan ini selain kesempatan untuk berlatih melawan hawa napsu tapi juga menyambung silaturahmi," ujar Anies.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anies meyakini setelah ia menjabat gubernur Oktober 2017 nanti, PBB akan mendukung pemerintahannya meski tak memiliki kursi di DPRD DKI Jakarta.

"Kalau di DPRD kan ada pembicaraan tentang pembanginan perda, perda, jadi banyak format lah untuk mendukung," kata Anies.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusun Nagrak Terima 9 Pasien Covid-19 Setelah Dioperasikan Senin Sore

Rusun Nagrak Terima 9 Pasien Covid-19 Setelah Dioperasikan Senin Sore

Megapolitan
10 Jalan di Jakarta Disekat tetapi Ojol Masih Boleh Lewat

10 Jalan di Jakarta Disekat tetapi Ojol Masih Boleh Lewat

Megapolitan
Jalan Kemang Raya Ditutup, Polisi Pasang Water Barrier, Traffic Cone, dan Spanduk

Jalan Kemang Raya Ditutup, Polisi Pasang Water Barrier, Traffic Cone, dan Spanduk

Megapolitan
Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Mafia Tanah 45 Hektare di Pinang

Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Mafia Tanah 45 Hektare di Pinang

Megapolitan
Resmi Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Rusun Nagrak Dilengkapi 1 Poliklinik

Resmi Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Rusun Nagrak Dilengkapi 1 Poliklinik

Megapolitan
Polisi Selidiki Asal Airsoft Gun yang Digunakan Pencuri di Jatinegara

Polisi Selidiki Asal Airsoft Gun yang Digunakan Pencuri di Jatinegara

Megapolitan
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pungli di Pondok Aren Setelah Pedagang Mengeluh

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pungli di Pondok Aren Setelah Pedagang Mengeluh

Megapolitan
Kapolres Jakpus: Data Covid-19 Dinkes DKI Beda dengan Temuan di Lapangan

Kapolres Jakpus: Data Covid-19 Dinkes DKI Beda dengan Temuan di Lapangan

Megapolitan
Beredar Foto Truk Angkutan Jenazah Pasien Covid-19, Pemprov DKI: Kami Pakai Ambulans

Beredar Foto Truk Angkutan Jenazah Pasien Covid-19, Pemprov DKI: Kami Pakai Ambulans

Megapolitan
Jakarta Barat Target Vaksinasi 23.000 Orang Lebih per Hari

Jakarta Barat Target Vaksinasi 23.000 Orang Lebih per Hari

Megapolitan
Klaster Covid-19 di Gandaria Selatan, Berawal dari Suami Istri Mudik ke Pekalongan

Klaster Covid-19 di Gandaria Selatan, Berawal dari Suami Istri Mudik ke Pekalongan

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Kian Meningkat, Warga Diminta Olahraga di Rumah

Kasus Covid-19 di Jakarta Kian Meningkat, Warga Diminta Olahraga di Rumah

Megapolitan
84 RT di Jakbar yang Masuk Zona Oranye Diminta Terapkan Micro Lockdown

84 RT di Jakbar yang Masuk Zona Oranye Diminta Terapkan Micro Lockdown

Megapolitan
RSU Serpong Utara Beroperasi Terbatas, Ada 25 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

RSU Serpong Utara Beroperasi Terbatas, Ada 25 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Tiga Pasar di Jakarta Barat Ditutup 2 Minggu

Kasus Covid-19 Melonjak, Tiga Pasar di Jakarta Barat Ditutup 2 Minggu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X