Ketepatan Jadwal Pesawat di Soekarno-Hatta Capai 93 Persen

Kompas.com - 23/06/2017, 21:11 WIB
Pemudik memadati gerbang keberangkatan Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (23/6/2017) dini hari. Puncak arus mudik via Bandara Soekarno-Hatta diprediksi jatuh pada hari ini dan Sabtu (24/6/2017) besok. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Pemudik memadati gerbang keberangkatan Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (23/6/2017) dini hari. Puncak arus mudik via Bandara Soekarno-Hatta diprediksi jatuh pada hari ini dan Sabtu (24/6/2017) besok.
|
EditorDian Maharani

TANGERANG, KOMPAS.com - Data air traffic service di Bandara Soekarno-Hatta selama masa angkutan Lebaran 2017 kali ini menampilkan ada ratusan delay dari ribuan jadwal penerbangan semua maskapai domestik, mulai dari H-10 (15/6/2017) sampai H-3 (22/6/2017) Lebaran.

Meski ratusan pesawat mengalami delay, performa maskapai-maskapai tersebut terbilang masih baik berdasarkan catatan on time performance (OTP).

"Dari traffic CGK (kode Bandara Soekarno-Hatta) per H-10 sampai H-3, ada sekitar 9.800 pergerakan pesawat, dengan pergerakan pesawat yang berangkat kurang lebih 4.900 pesawat. Ratusan delay itu terhitung hanya tujuh persen," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Jumat (23/6/2017) malam.

Baca: AP II Sebut 381 Delay di Bandara Soekarno-Hatta Bisa Ditoleransi

Dari data tersebut, lanjut Awaluddin, maka OTP maskapai domestik yang berjumlah sepuluh di Bandara Soekarno-Hatta mencapai 93 persen.

Maskapai yang dimaksud adalah Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air, Citilink, Sriwijaya Air, NAM Air, Indonesia Air Asia Extra, Indonesia Air Asia, Kalstar, dan Trigana Air.

OTP digunakan sebagai indeks untuk mengukur layanan sebuah maskapai penerbangan komersil dengan menilai tingkat ketepatan waktunya.

Semakin tinggi OTP sebuah maskapai, maka tingkat ketepatan waktu, baik untuk pesawat yang berangkat maupun tiba, juga lebih baik.

Awaluddin menjelaskan, perihal OTP menjadi tanggung jawab maskapai masing-masing. Namun, pihaknya dipastikan membantu tugas tiap-tiap maskapai di bandara naungan PT AP II agar ketepatan waktu jadwal pesawat tetap terjaga.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPTJ Minta Pembatasan Akses Transportasi Umum di Jabodetabek, Polisi Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

BPTJ Minta Pembatasan Akses Transportasi Umum di Jabodetabek, Polisi Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Megapolitan
BMKG: Bekasi dan Depok Hujan Ringan Siang hingga Sore Nanti

BMKG: Bekasi dan Depok Hujan Ringan Siang hingga Sore Nanti

Megapolitan
Gelar Resepsi Pernikahan di Tengah Pandemi Covid-19, Kapolsek Kembangan Dicopot

Gelar Resepsi Pernikahan di Tengah Pandemi Covid-19, Kapolsek Kembangan Dicopot

Megapolitan
Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan Larangan Kedatangan WNA

Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan Larangan Kedatangan WNA

Megapolitan
Belum Berstatus PSBB, DKI Belum Setop Transportasi Keluar-Masuk Jakarta

Belum Berstatus PSBB, DKI Belum Setop Transportasi Keluar-Masuk Jakarta

Megapolitan
Kisah Pramugara Berjuang di Tengah Pandemi Covid-19...

Kisah Pramugara Berjuang di Tengah Pandemi Covid-19...

Megapolitan
Abaikan Imbauan Tetap di Rumah, Dua Kelompok Tawuran di Tebet

Abaikan Imbauan Tetap di Rumah, Dua Kelompok Tawuran di Tebet

Megapolitan
Kemenhub: Pemda Dapat Batasi Transportasi Publik Setelah Berstatus PSBB

Kemenhub: Pemda Dapat Batasi Transportasi Publik Setelah Berstatus PSBB

Megapolitan
Peneliti Gabungan IPB dan UI Temukan Senyawa Antivirus Corona

Peneliti Gabungan IPB dan UI Temukan Senyawa Antivirus Corona

Megapolitan
Wakil Wali Kota: Kondisi PNS Kota Bekasi yang Terinfeksi Covid-19 Sudah Membaik

Wakil Wali Kota: Kondisi PNS Kota Bekasi yang Terinfeksi Covid-19 Sudah Membaik

Megapolitan
Sembilan Rumah di Rawa Badak Selatan Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

Sembilan Rumah di Rawa Badak Selatan Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Pria Ditangkap karena Mencuri Saat Kebakaran di Rawa Badak Selatan

Pria Ditangkap karena Mencuri Saat Kebakaran di Rawa Badak Selatan

Megapolitan
Penumpang Menurun, PT KAI Kurangi Perjalanan Kereta

Penumpang Menurun, PT KAI Kurangi Perjalanan Kereta

Megapolitan
Warga Cipinang Melayu Bangun Gapura Penyemprot Disinfektan Otomatis

Warga Cipinang Melayu Bangun Gapura Penyemprot Disinfektan Otomatis

Megapolitan
Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Kemayoran Jalani Isolasi Secara Mandiri

Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Kemayoran Jalani Isolasi Secara Mandiri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X