Diingatkan Kembali, Tol Jagorawi Berlaku Satu Tarif Mulai 8 September

Kompas.com - 06/09/2017, 06:29 WIB
Kendaraan melintas di samping proyek pembangunan kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) rute Cibubur-Cawang di Tol Jagorawi, Cibubur, Jakarta, Kamis (10/8/2017). Pengerjaan proyek pembangunan LRT Jabodetabek yang meliputi tiga rute, yaitu  rute Cibubur-Cawang sepanjang 14,5 km telah mencapai 37 persen, rute Bekasi Timur-Cawang sepanjang 17,1 km telah mencapai 17 persen sementara rute Cawang-Dukuh Atas sepanjang 10,5 km baru mencapai tiga persen. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww/17.ANTARA FOTO/Aprillio Akbar Kendaraan melintas di samping proyek pembangunan kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) rute Cibubur-Cawang di Tol Jagorawi, Cibubur, Jakarta, Kamis (10/8/2017). Pengerjaan proyek pembangunan LRT Jabodetabek yang meliputi tiga rute, yaitu rute Cibubur-Cawang sepanjang 14,5 km telah mencapai 37 persen, rute Bekasi Timur-Cawang sepanjang 17,1 km telah mencapai 17 persen sementara rute Cawang-Dukuh Atas sepanjang 10,5 km baru mencapai tiga persen. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww/17.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sistem pembayaran tol dengan transaksi tertutup akan ditiadakan di Tol Jagorawi terhitung mulai 8 September 2017. Sehingga, sistem pentarifan tol akan berlaku merata.

Saat ini, sistem transaksi pembayaran tol di Tol Jagorawi masih menerapkan sistem transaksi terbuka maupun tertutup.

"Sedangkan pasca-perubahan sistem transaksi, sistem transaksi berubah menjadi sistem transaksi terbuka dengan sistem pentarifan tol merata akan diberlakukan dari ruas Cawang sampai Bogor/Ciawi," kata AVP Corporate Communication PT Jasa Marga Dwimawan Heru melalui keterangan tertulisnya, Selasa (5/9/2017).

Menurut Dwimawan, perubahan sistem tarif tol ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat per tanggal 31 Agustus 2017. Adanya perubahan ini juga berdampak terhadap ditiadakannya transaksi di gerbang tol Cimanggis Utama dan Cibubur Utama.

Baca: Integrasi Tol Jagorawi Diharapkan Kurangi Macet

Untuk mempercepat proses transaksi pembayaran di jalan tol, pengguna jalan tol diiimbau untuk menggunakan uang elektronik, baik dari e-Money Bank Mandiri, Brizzi BRI, TapCash BNI ataupun Blink BTN.

Menurut Dwimawan, nantinya di seluruh gerbang tol di sepanjang Tol Jagorawi akan ada counter untuk penjualan uang elektronik. Jasa Marga juga menyiapkan counter untuk isi ulang (top up) dengan menggunakan mesin electronic data capture (EDC) yang dapat dilakukan di seluruh kantor gerbang tol.

Baca: Dengan Sistem Integrasi, Tarif Tol Jagorawi Jadi Rp 6.500

Sedangkan untuk top up secara tunai akan dapat dilakukan pada gerbang tol Cibubur 1 gardu 2 dan gerbang tol Cibubur 2 gardu 9. Untuk selanjutnya akan dilakukan penambahan pada gerbang tol Bogor 2 gardu 15 dan gerbang tol Ciawi 2 gardu 15.

"Diharapkan pasca-perubahan sistem transaksi dapat mengurai kepadatan Tol Jagorawi karena simpul kepadatan di gerbang tol Cimanggis Utama dan Cibubur Utama dihilangkan. Sehingga lalu lintas terdistribusi di beberapa titik," ucap Dwimawan.

Berikut tarif baru tol di Jagorawi:

- Gol. I : Rp. 6.500
- Gol. II : Rp.     9.500
- Gol. III : Rp. 13.000
- Gol. IV : Rp. 16.000
- Gol. V : Rp. 19.500


EditorAna Shofiana Syatiri

Close Ads X