Polisi Periksa 2 Saksi Dalam Kasus Jonru Ginting

Kompas.com - 06/09/2017, 19:03 WIB
Guntur Romli, dan Muannas Al Aidid saat berada di Mapolda Metro Jaya, Rabu (6/9/2017).Kompas.com/Akhdi Martin Pratama Guntur Romli, dan Muannas Al Aidid saat berada di Mapolda Metro Jaya, Rabu (6/9/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Muannas Al Aidid kembali mendatangi Polda Metro Jaya pada Rabu (6/9/2017). Kali ini dia datang untuk mendampingi dua saksi yang diperiksa polisi terkait laporannya terhadap Jonru Ginting soal dugaan penyebaran ujaran kebencian.

Dua saksi yang dipanggil polisi dalam kasus itu adalah Muhammad Guntur Romli dan Slamet Abidin. Keduanya disebut mengetahui postingan Jonru yang dianggap Muannas telah menyebarkan ujaran kebencian.

"Ini saksi yang bisa memberikan fakta di depan penyidik apakah benar postingan itu dari akun Jonru. Dan kedua, apakah benar akun itu masuk ke dalam ujaran kebencian dan adu domba," kata Muannas.

Di lokasi yang sama, Guntur menilai postingan Jonru di media sosial sangat berbahaya. Menurut dia, postingan Jonru dapat mengadu domba umat beragama di Indonesia.


"Hari ini akan menjadi saksi, akan di BAP, tapi intinya bahwa postingan Jonru itu sangat tendensius dan membahayakan kerukunan umat beragama," kata Guntur.

Baca juga: Ini Postingan Jonru yang Dianggap Pelapor Mengandung Ujaran Kebencian

Ia mencontohkan, satu postingan Jonru yang mengandung ujaran kebencian adalah fitnahnya terhadap organisasi Nahdlatul Ulama yang disebut mendapat sejumlah uang dari pemerintah agar mendukung diterbitkannya Perppu Ormas. Padahal, kata Guntur, uang tersebut diberikan untuk kredit usaha mikro.

"Itu kan kredit untuk usaha menengah dan PBNU adalah salah satu pihak yang digandeng pemerintah menerima kredit, tapi bukan PBNU-nya melainkan usaha yang dikelola oleh orang-orang NU. Cuma Jonru kan nganggapnya NU terima bantuan, bukan uang kredit," kata Guntur.

Muannas Al Aidid melaporkan Jonru ke Polda Metro Jaya pada Kamis lalu. Dalam laporan itu, polisi menyertakan Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Muannas menilai, posting-an Jonru di media sosial berbahaya. Jika dibiarkan, ujaran kebencian Jonru dapat memecah belah bangsa.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorEgidius Patnistik

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Ada Persija Vs PSM Makassar, Inj Rekayasa Lalin hingga Kantong Parkirnya

Ada Persija Vs PSM Makassar, Inj Rekayasa Lalin hingga Kantong Parkirnya

Megapolitan
Truk Pertamina Tabrak Pembatas Tol Hingga Terbakar, Sopir Diduga Mengantuk

Truk Pertamina Tabrak Pembatas Tol Hingga Terbakar, Sopir Diduga Mengantuk

Megapolitan
Ada Evakuasi Kepala Truk Pertamina, Arus Lalin Jalan Jendral Ahmad Yani Padat

Ada Evakuasi Kepala Truk Pertamina, Arus Lalin Jalan Jendral Ahmad Yani Padat

Megapolitan
Truk Pertamina Bermuatan 32.000 Liter Terbakar Setelah Tabrak Pembatas Tol

Truk Pertamina Bermuatan 32.000 Liter Terbakar Setelah Tabrak Pembatas Tol

Megapolitan
Evakuasi Kepala Truk Pertamina yang Terbakar, Gerbang Tol Rawamangun Ditutup Sementara

Evakuasi Kepala Truk Pertamina yang Terbakar, Gerbang Tol Rawamangun Ditutup Sementara

Megapolitan
Tabrak Pembatas Jalan Tol, Bagian Kepala Truk Pertamina Jatuh ke Jalur Arteri

Tabrak Pembatas Jalan Tol, Bagian Kepala Truk Pertamina Jatuh ke Jalur Arteri

Megapolitan
Pasca-Kebakaran Truk Pertamina, Hanya 2 Lajur yang Bisa Dilalui di Lokasi

Pasca-Kebakaran Truk Pertamina, Hanya 2 Lajur yang Bisa Dilalui di Lokasi

Megapolitan
Ini Kronologi Kebakaran Truk Pertamina yang Juga Bertabrakan dengan Calya

Ini Kronologi Kebakaran Truk Pertamina yang Juga Bertabrakan dengan Calya

Megapolitan
Dalam Satu Jam, Petugas Padamkan Kebakaran Truk Pertamina yang Tabrakan dengan Calya

Dalam Satu Jam, Petugas Padamkan Kebakaran Truk Pertamina yang Tabrakan dengan Calya

Megapolitan
Truk Tangki Pertamina yang Terbakar Bermuatan 32.000 Liter dan Sempat Bertabrakan dengan Calya

Truk Tangki Pertamina yang Terbakar Bermuatan 32.000 Liter dan Sempat Bertabrakan dengan Calya

Megapolitan
Truk Pertamina Terbakar di Rawamangun, 3 Orang Tewas

Truk Pertamina Terbakar di Rawamangun, 3 Orang Tewas

Megapolitan
Kebakaran Lalap Rumah Warga di Jatinegara

Kebakaran Lalap Rumah Warga di Jatinegara

Megapolitan
Komedian Nunung Ditetapkan sebagai Tersangka Penyalahgunaan Sabu

Komedian Nunung Ditetapkan sebagai Tersangka Penyalahgunaan Sabu

Megapolitan
Pemkab Kepulaulan Seribu Dorong Konsumsi Sukun sebagai Pengganti Beras

Pemkab Kepulaulan Seribu Dorong Konsumsi Sukun sebagai Pengganti Beras

Megapolitan
Layar Tancap Lebaran Betawi Awalnya Bakal Putar Film Benyamin Sueb yang Belum Pernah Tayang

Layar Tancap Lebaran Betawi Awalnya Bakal Putar Film Benyamin Sueb yang Belum Pernah Tayang

Megapolitan
Close Ads X