Kompas.com - 09/09/2017, 12:02 WIB
Gubernur DKI Jakarta (tengah) menunjukan kartu debit yang dapat di gunakan sebagai alat transaksi di JakGrosir Pasar Induk Kramatjati. Jakarta, Jumat (8/9/2017). Gubernur DKI Jakarta Djarot meresmikan JakGrosir di Pasar Induk Kramatjati dengan tujuan memotong mata rantai distribusi barang dan pangan di Jakarta, pasar milik PD Pasar Jaya ini difokuskan untuk membantu pedagang kelontong mendapat harga murah di bawah harga pasaran. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/pd/17. ANTARA FOTO/Makna ZaezarGubernur DKI Jakarta (tengah) menunjukan kartu debit yang dapat di gunakan sebagai alat transaksi di JakGrosir Pasar Induk Kramatjati. Jakarta, Jumat (8/9/2017). Gubernur DKI Jakarta Djarot meresmikan JakGrosir di Pasar Induk Kramatjati dengan tujuan memotong mata rantai distribusi barang dan pangan di Jakarta, pasar milik PD Pasar Jaya ini difokuskan untuk membantu pedagang kelontong mendapat harga murah di bawah harga pasaran. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/pd/17.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, stadion internasional yang nantinya dibangun di lahan eks Taman BMW, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, memang akan menjadi markas bagi klub Persija Jakarta.

Namun, ia menyatakan, hal tersebut bukan berarti menutup kesempatan bagi klub lain untuk menggunakan stadion tersebut.

"BMW jadi markas Persija. Tapi semua klub boleh pakai di sini," kata Djarot saat ditemui usai meresmikan fasilitas olahraga air di lokasi cikal bakal Stadion BMW, Sabtu (9/9/2017).

(baca: Djarot: BMW Jangan Sampai Seperti GBK yang Berubah Fungsi Jadi Mal)

Menurut Djarot, diperbolehkannya klub lain untuk menggunakan Stadion BMW karena Stadion Gelora Bung Karno yang berlokasi Senayan, Jakarta Pusat, ke depannya hanya diperuntukan untuk laga Tim Nasional Indonesia.

"Di sini memang ada stadion utama yang mampu menampung 80 ribu sampai 90 ribu orang. Tapi stadion utama hanya untuk level nasional dan internasional," ujar Djarot.

(baca: Fasilitas Olahraga Pertama di Taman BMW Mulai Dibangun)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Djarot mengatakan, pembangunan Stadion BMW direncanakan dimulai pada tahun 2018. Ia mengaku sudah mengusulkan agar proyek tersebut dianggarkan pada APBD 2018.

Jika bisa dimulai tepat waktu, Djarot menyebut Stadion BMW akan rampung pada tahun 2018.

"Sudah ada desain, kemegahannya seperti apa. Ini bisa tampung lebih dari 60 ribu penonton. Di atas standar internasional. Kalau standar internasional kan minimal 35 ribu," ujar Djarot.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 29 November: Tambah 41 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

UPDATE 29 November: Tambah 41 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Cerita Dua Korban Mafia Tanah, Empat Tahun Menanti Kasusnya Terungkap, Berharap Aset Kembali

Cerita Dua Korban Mafia Tanah, Empat Tahun Menanti Kasusnya Terungkap, Berharap Aset Kembali

Megapolitan
Ketika Anies Kembali Bergabung dalam Demo Buruh, Ikut Kritik UMP DKI dan Terpaksa Teken SK

Ketika Anies Kembali Bergabung dalam Demo Buruh, Ikut Kritik UMP DKI dan Terpaksa Teken SK

Megapolitan
Reuni 212 Batal di Jakarta, Wagub DKI: Keputusan yang Sangat Bijak

Reuni 212 Batal di Jakarta, Wagub DKI: Keputusan yang Sangat Bijak

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Megapolitan
Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Megapolitan
Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Megapolitan
Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Megapolitan
Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Megapolitan
Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Megapolitan
Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Megapolitan
PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

Megapolitan
Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.