Angin Kencang Terbangkan Seng hingga Tersangkut di Kabel Listrik KRL

Kompas.com - 11/09/2017, 06:23 WIB
Rangkaian kereta rel listrik (KRL) commuterline dengan formasi 12 kereta saat berhenti di Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2015) Kompas.com/Alsadad RudiRangkaian kereta rel listrik (KRL) commuterline dengan formasi 12 kereta saat berhenti di Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2015)
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) menemukan seng dan material sejenisnya tersangkut di kabel listrik aliran atas antara Stasiun Duri dengan Stasiun Tanah Abang pada Minggu (10/9/2017) malam. Seng itu ditemukan pada sekitar pukul 19.35 WIB. Keberadaan seng tersebut menyebabkan hanya satu jalur rel yang bisa digunakan secara bergantian untuk beberapa waktu.

"Kami mohon maaf atas gangguan perjalanan yang terjadi akibat benda asing yang tersangkut di kabel listrik KM 3+400 antara Duri-Tanah Abang. Benda asing yang diduga seng dari bangunan di sekitar rel yang terbawa angin kencang ini menyebabkan gangguan perjalanan," kata VP Corporate Communication PT KCJ Eva Chairunisa melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu malam.

Eva menjelaskan, petugas telah memindahkan seng tersebut dengan terlebih dahulu mematikan aliran listrik dari pukul 19.55 hingga 22.45 WIB. Selama aliran listrik dimatikan, semua KRL di lintas tersebut menggunakan satu jalur secara bergantian yang berdampak pada antrean serta keterlambatan perjalanan.

"Untuk memperlancar operasional dan mengurai antrean di lintas, maka perjalanan KRL dari arah Depok atau Bogor ke Tanah Abang saat ini sebagian hanya sampai Stasiun Manggarai," kata Eva.

Pada pukul 23.30 WIB proses pemindahan seng itu selesai dan lintas Tanah Abang - Duri serta sebaliknya kembali normal.  Namun butuh waktu untuk mengurai antrean KRL di jalur rel lintas Duri - Tanah Abang itu dan sebaliknya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Cabai Rawit dan Minyak Goreng Tinggi, PD Pasar Kota Tangerang Ungkap Penyebabnya

Harga Cabai Rawit dan Minyak Goreng Tinggi, PD Pasar Kota Tangerang Ungkap Penyebabnya

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Bekasi Capai 75,55 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Bekasi Capai 75,55 Persen

Megapolitan
Pohon Tumbang di Ciledug, Pengendara Putar Balik Masuk Underpass

Pohon Tumbang di Ciledug, Pengendara Putar Balik Masuk Underpass

Megapolitan
200 Warga Jakarta Barat Dilatih Jadi Pengusaha Makanan Olahan Jamur dan Ikan

200 Warga Jakarta Barat Dilatih Jadi Pengusaha Makanan Olahan Jamur dan Ikan

Megapolitan
Kronologi Kecelakaan Bus Transjakarta di Jalan Pramuka: Hindari Truk Molen Lalu Tabrak Separator

Kronologi Kecelakaan Bus Transjakarta di Jalan Pramuka: Hindari Truk Molen Lalu Tabrak Separator

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tegur Transjakarta karena Tak Laporkan Kecelakaan di Jalan Pramuka Jaktim

Polda Metro Jaya Tegur Transjakarta karena Tak Laporkan Kecelakaan di Jalan Pramuka Jaktim

Megapolitan
Kecelakaan Lagi, Bus Transjakarta Tabrak Separator di Jalan Pramuka

Kecelakaan Lagi, Bus Transjakarta Tabrak Separator di Jalan Pramuka

Megapolitan
Pengunjung Restoran di Jaksel Bakal Dibatasi Selama PPKM Level 3, Pelanggar Bakal Ditindak

Pengunjung Restoran di Jaksel Bakal Dibatasi Selama PPKM Level 3, Pelanggar Bakal Ditindak

Megapolitan
3 Bulan Usai Dilaporkan ke Polisi, Kasus Pelecehan oleh Pemuka Agama di Tangerang Masih Jalan di Tempat

3 Bulan Usai Dilaporkan ke Polisi, Kasus Pelecehan oleh Pemuka Agama di Tangerang Masih Jalan di Tempat

Megapolitan
Bikin Banjir, 10 Bangunan di Atas Saluran Air Wilayah Duren Sawit Dibongkar

Bikin Banjir, 10 Bangunan di Atas Saluran Air Wilayah Duren Sawit Dibongkar

Megapolitan
PPKM Level 3 Berlaku Mulai 24 Desember, Taman hingga Tempat Wisata di Jaksel Ditutup

PPKM Level 3 Berlaku Mulai 24 Desember, Taman hingga Tempat Wisata di Jaksel Ditutup

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim 8 Truk Logistik Bantuan Korban Erupsi Gunung Semeru

Pemprov DKI Kirim 8 Truk Logistik Bantuan Korban Erupsi Gunung Semeru

Megapolitan
Bus Transjakarta Sering Kecelakaan, Kesehatan dan Kondisi Sopir Jadi Sorotan

Bus Transjakarta Sering Kecelakaan, Kesehatan dan Kondisi Sopir Jadi Sorotan

Megapolitan
Rapat Kerja Memanas, Anggota DPRD DKI Sentil Dirut dan Sebut Direksi Transjakarta Tonton Tari Perut

Rapat Kerja Memanas, Anggota DPRD DKI Sentil Dirut dan Sebut Direksi Transjakarta Tonton Tari Perut

Megapolitan
Dompet Sering Kering gara-gara Harga Minyak Goreng Naik

Dompet Sering Kering gara-gara Harga Minyak Goreng Naik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.