Pegawai DKI Berkumpul di Balai Kota untuk "Melepas" Djarot

Kompas.com - 15/10/2017, 08:39 WIB
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (tengah) berpidato didampingi Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi (kanan) dan penyanyi Titiek Puspa (kiri) saat acara Kaleidoskop dan Terima Kasih Gubernur 2012-2017, di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (14/10/2017). Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai penyampaian apresiasi kepada Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017 yang dipimpin Jokowi, Ahok, dan Djarot. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAGubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (tengah) berpidato didampingi Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi (kanan) dan penyanyi Titiek Puspa (kiri) saat acara Kaleidoskop dan Terima Kasih Gubernur 2012-2017, di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (14/10/2017). Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai penyampaian apresiasi kepada Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017 yang dipimpin Jokowi, Ahok, dan Djarot.
Penulis Jessi Carina
|
EditorFarid Assifa

JAKARTA, KOMPAS.com - Suasana Balai Kota DKI Jakarta pagi ini, Minggu (15/10/2017), ramai dengan para pegawai DKI Jakarta mulai dari PNS, PHL, hingga para pejabatnya.

Meskipun hari libur, mereka semua datang ke Balai Kota untuk menghadiri acara pelepasan mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

Mulai hari ini, Djarot sudah tidak lagi menjabat sebagai gubernur.

"Memang hari ini ada acara pelepasan Bapak Djarot," kata Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri DKI Jakarta, Mawardi.

Rencananya, Djarot akan menyampaikan pidato terakhirnya kepada para PNS. Setelah itu, Djarot dan istrinya akan menaiki kereta kencana diikuti dengan 9 delman menuju Gedung Joang.

Pawai tersebut akan menjadi ajang pertunjukan yang dipersembahkan tiap pemerintah kota dan kabupaten.

Sebelum acara dimulai, suasana Balai Kota dimeriahkan dengan penampilan band Goes Ploes, band milik Ketua Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta Agus Suradika. Pegawai yang hadir di Balai Kota menari dan bernyanyi mengikuti iringan lagu yang dibawakan Goes Ploes.

Baca juga: Djarot: Pukul 24.00, Saya Kembali sebagai Warga Negara Biasa

Pejabat DKI seperti para kepala dinas juga tampak berkumpul di Balai Kota hari ini. Pelaksana harian Gubernur DKI Jakarta Saefullah dan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi juga hadir.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

2 Rumah Ambruk di Matraman, Warga Khawatir Ada Kejadian Serupa

Megapolitan
Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Rute LRT Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang Berimpitan dengan MRT Diminta Dievaluasi

Megapolitan
Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Mobil Tabrak Pagar Gereja Immanuel di Gambir, Sopir Diduga Mengantuk

Megapolitan
Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Pemilik Rumah yang Ambruk di Matraman Berharap Dijenguk Anies

Megapolitan
Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Besok, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Dibuka, Tarif Masih Gratis

Megapolitan
Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Rumah Ambruk karena Galian Saluran, Pemilik Berharap Pemkot Bertanggung Jawab

Megapolitan
Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Polisi Serahkan Secara Simbolis Jenazah Warga Pakistan Tersangka Kasus Narkoba

Megapolitan
2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

2 Rumah di Matraman Ambruk, Diduga karena Pengerjaan Saluran Air

Megapolitan
Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Cerita Bowo Dirikan Bilik Pintar buat Anak-anak Pemulung di Menteng Atas

Megapolitan
Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Kota Bogor Rentan Bencana Tanah Longsor Saat Musim Hujan

Megapolitan
Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Bangun Bilik Pintar untuk Anak-anak Pemulung, Ini Alasan Bowo

Megapolitan
Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Alasan Pembeli Sepatu Compass Rela Antre Semalaman: Kayaknya Gaul Gitu...

Megapolitan
7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

Megapolitan
Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

Megapolitan
Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X