Djarot: Pukul 24.00, Saya Kembali sebagai Warga Negara Biasa

Kompas.com - 14/10/2017, 23:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat beberapa kali mengangkat kedua jarinya saat menghadiri acara Kaleidoskop dan Terima Kasih Gubernur 2012-2017 yang digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/10/2017) malam. KOMPAS.com/NURSITA SARIGubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat beberapa kali mengangkat kedua jarinya saat menghadiri acara Kaleidoskop dan Terima Kasih Gubernur 2012-2017 yang digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/10/2017) malam.
Penulis Nursita Sari
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyinggung soal akhir masa jabatannya yang akan habis pada tengah malam ini, Sabtu (15/10/2017), pukul 24.00 atau 00.00 WIB, saat menghadiri acara "Kaleidoskop dan Terima Kasih Gubernur 2012-2017" yang digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/10/2017) malam.

Di hadapan para relawan dan pendukungnya, Djarot menyebut akan kembali menjadi warga negara biasa setelah melepas jabatannya.

"Jam 24.00 saya kembali sebagai warga negara biasa seperti kalian semua. Kita semua bersaudara, saudara sebangsa dan setanah air," ujar Djarot saat menyampaikan sambutan.

Dalam kesempatan itu, Djarot mengucapkan terima kasih atas dukungan para relawan dan warga selama ini untuk pemerintahan periode 2012-2017 yang dimulai oleh Presiden Joko Widodo dan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Baca: Djarot: Kampanye Sudah Selesai, Sekarang Salam Damai Peace

Acara malam itu menjadi tanda perpisahan Djarot sebagai gubernur dengan para pendukung dan warga Jakarta. Djarot juga menyerahkan sertifikat kepada semua simpul relawan pendukung Ahok-Djarot pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Nanti jam 24.00 saya harus meninggalkan tugas sebagai gubernur. Tugas sudah kami emban, kewajiban sudah kami laksanakan sebaik-baiknya," kata Djarot.

Seolah tak rela, para pendukung yang hadir pun langsung merespons dengan mengucap "Yaaah" secara serempak.

Djarot berpesan agar para pendukungnya tetap mendukung pemerintahan selanjutnya di Jakarta di bawah kepemimpinan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang akan dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta pada Senin (16/10/2017) sore.

"Kita harus tetap mengawal, memelihara, dan tetap mengontrol jalannya pemerintahan lima tahun ke depan," ucap Djarot.

Baca: Video Kilas Balik Jokowi-Ahok-Djarot Diputar, Tepuk Tangan dan Sorak-sorai Silih Berganti

Kompas TV Djarot pun berharap, Anies-Sandi bisa melanjutkan program yang belum sepenuhnya selesai.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Virus Corona, RSU Tangsel Bagikan Masker ke Pasien dan Pengunjung

Antisipasi Virus Corona, RSU Tangsel Bagikan Masker ke Pasien dan Pengunjung

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembobol ATM dengan Modus Ganjal Kawat di Bekasi

Polisi Tangkap Pembobol ATM dengan Modus Ganjal Kawat di Bekasi

Megapolitan
Satu Orang Tewas dalam Peristiwa Kebakaran di Permukiman Kebayoran Lama

Satu Orang Tewas dalam Peristiwa Kebakaran di Permukiman Kebayoran Lama

Megapolitan
Polisi Dalami Unsur Pidana dalam Kasus ABK yang Terombang Ambil 12 Jam di Laut

Polisi Dalami Unsur Pidana dalam Kasus ABK yang Terombang Ambil 12 Jam di Laut

Megapolitan
Divonis 1 Tahun Penjara, Habil Marati: Itu untuk Hibur Jaksa dan Penyidik Polisi

Divonis 1 Tahun Penjara, Habil Marati: Itu untuk Hibur Jaksa dan Penyidik Polisi

Megapolitan
Kebakaran di Kebayoran Lama, Warga Panik Ketika Api yang Sempat Padam Kembali Menyala

Kebakaran di Kebayoran Lama, Warga Panik Ketika Api yang Sempat Padam Kembali Menyala

Megapolitan
Spanduk King of The King yang Mirip Sunda Empire di Kota Tangerang Ditertibkan

Spanduk King of The King yang Mirip Sunda Empire di Kota Tangerang Ditertibkan

Megapolitan
Jadi Dirut meski Berstatus Terpidana, Donny Saragih Merasa Tak Langgar Aturan Rekrutmen

Jadi Dirut meski Berstatus Terpidana, Donny Saragih Merasa Tak Langgar Aturan Rekrutmen

Megapolitan
Kronologi ABK yang Selamat Setelah Terpeleset dari Kapal dan Terombang Ambing di Laut

Kronologi ABK yang Selamat Setelah Terpeleset dari Kapal dan Terombang Ambing di Laut

Megapolitan
Donny Saragih Batal Jadi Dirut Transjakarta karena Peras Bos Terdahulu

Donny Saragih Batal Jadi Dirut Transjakarta karena Peras Bos Terdahulu

Megapolitan
Terbukti Danai Senjata Api Illegal, Habil Marati Divonis Satu Tahun Penjara

Terbukti Danai Senjata Api Illegal, Habil Marati Divonis Satu Tahun Penjara

Megapolitan
Warga yang Mengalami Gejala Virus Corona Diimbau Segera ke Rumah Sakit Terdekat

Warga yang Mengalami Gejala Virus Corona Diimbau Segera ke Rumah Sakit Terdekat

Megapolitan
Didemo Mantan Pegawai Magang Terkait PKWT, Ini Komentar Transjakarta

Didemo Mantan Pegawai Magang Terkait PKWT, Ini Komentar Transjakarta

Megapolitan
Donny Saragih Mengaku Mengundurkan Diri Sebelum Dicopot sebagai Dirut Transjakarta

Donny Saragih Mengaku Mengundurkan Diri Sebelum Dicopot sebagai Dirut Transjakarta

Megapolitan
Begal yang Ditangkap di Bekasi Diduga Satu Komplotan dengan Pembegal Tentara pada 2018

Begal yang Ditangkap di Bekasi Diduga Satu Komplotan dengan Pembegal Tentara pada 2018

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X