Wakili Jokowi Saat Syukuran Peresmian Tol Becakayu, Basuki Tabuh Drum

Kompas.com - 03/11/2017, 21:46 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono berpartisipasi dalam acara syukuran peresmian tol Becakayu, Jumat (3/11/2017) Kompas.com/Setyo AdiMenteri PUPR Basuki Hadimuljono berpartisipasi dalam acara syukuran peresmian tol Becakayu, Jumat (3/11/2017)
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Presiden Joko Widodo batal menghadiri acara syukuran peresmian Tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu) seksi 1B dan 1C Cipinang-Jakasampurna, di Jakasampurna, Jumat, (3/11/2017) malam.

Kehadiran Jokowi dalam acara itu diwkili Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

"Terima kasih warga Bekasi. Saya yakin kehadiran tol ini dapat dirasakan manfaatnya untuk pembangunan lingkungan sekitar wilayah Jakasampurna dan lebih luas lagi wilayah Bekasi," ucap Basuki di atas panggung musik.

Baca juga : Apa yang Dibicarakan Jokowi dan Anies Saat Resmikan Tol Becakayu?

Tol Becakayu diresmikan pada Jumat pagi, dan pada malam harinya digelar syukuran beserta panggung hiburan.

Musik dangdut jadi pembuka yang disambut riuh penonton yang sebagian besar merupakan penduduk sekitar Gerbang Tol Jakasampurna.

Basuki tidak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk menunjukkan bakat bermusiknya dengan menabuh drum mengiringi lagu Bento yang dinyanyikan penyanyi dangdut, Danang.

Setelah mengiringi satu lagu, Basuki beranjak meninggalkan lokasi acara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korsleting, Mobil Toyota Corolla DX Terbakar di Depan Rumah Cilandak

Korsleting, Mobil Toyota Corolla DX Terbakar di Depan Rumah Cilandak

Megapolitan
Saat Anies Diminta Mundur oleh Kader Partai Pengusungnya

Saat Anies Diminta Mundur oleh Kader Partai Pengusungnya

Megapolitan
27 RS Menunggu Stok Plasma Kovalesen di PMI Kabupaten Bekasi

27 RS Menunggu Stok Plasma Kovalesen di PMI Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Jadi Syarat Naik Kereta, Apa Beda GeNose, Rapid Test, dan Swab?

Jadi Syarat Naik Kereta, Apa Beda GeNose, Rapid Test, dan Swab?

Megapolitan
Cerita Dokter di RS Wisma Atlet, Jungkir Balik karena Klaster Liburan...

Cerita Dokter di RS Wisma Atlet, Jungkir Balik karena Klaster Liburan...

Megapolitan
3 Fakta Kasus Prostitusi Anak, Muncikari Jual 4 Korban hingga Kronologi Penangkapan

3 Fakta Kasus Prostitusi Anak, Muncikari Jual 4 Korban hingga Kronologi Penangkapan

Megapolitan
Saat Ini Ada 4.826 Pasien Covid-19 di Depok, Ini Sebaran Kelurahannya

Saat Ini Ada 4.826 Pasien Covid-19 di Depok, Ini Sebaran Kelurahannya

Megapolitan
4 Fakta Seputar Penangkapan Komplotan Perampok Minimarket di Ciputat

4 Fakta Seputar Penangkapan Komplotan Perampok Minimarket di Ciputat

Megapolitan
Dalam 2 Pekan, 8.000 Tenaga Kesehatan di Jakpus Disuntik Vaksin

Dalam 2 Pekan, 8.000 Tenaga Kesehatan di Jakpus Disuntik Vaksin

Megapolitan
Tersangka Terakhir yang Membegal Perwira Marinir di Medan Merdeka Selatan Ditangkap

Tersangka Terakhir yang Membegal Perwira Marinir di Medan Merdeka Selatan Ditangkap

Megapolitan
5 Hal yang Perlu Diketahui soal GeNose, Mulai dari Harga hingga Tingkat Akurasi

5 Hal yang Perlu Diketahui soal GeNose, Mulai dari Harga hingga Tingkat Akurasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Duduk Perkara Kisruh di Gerindra soal Dorongan Agar Anies Mundur

[POPULER JABODETABEK] Duduk Perkara Kisruh di Gerindra soal Dorongan Agar Anies Mundur

Megapolitan
Wagub: Jakarta Segera Tambahkan 3 Rumah Sakit Rujukan Covid-19

Wagub: Jakarta Segera Tambahkan 3 Rumah Sakit Rujukan Covid-19

Megapolitan
 Jumlah Kasus Covid-19 di Depok Sudah Lebih dari 25.000

Jumlah Kasus Covid-19 di Depok Sudah Lebih dari 25.000

Megapolitan
Kasus Covid-19 dan Kematian Makin Tinggi, Kenapa Kita Pilih Abai?

Kasus Covid-19 dan Kematian Makin Tinggi, Kenapa Kita Pilih Abai?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X