Revitalisasi Tanah Abang dan Rencana Tampung Pedagang di Lahan Lulung

Kompas.com - 05/01/2018, 08:37 WIB
Salah satu kios di pasar Tanah Abang Blok G, Selasa (2/9/2014). Kios ini sengaja dibuka namun tidak ada orang yang menempati. Hal tersebut dilakukan agar kios tidak ditutup. KOMPAS.com/Andri Donnal PuteraSalah satu kios di pasar Tanah Abang Blok G, Selasa (2/9/2014). Kios ini sengaja dibuka namun tidak ada orang yang menempati. Hal tersebut dilakukan agar kios tidak ditutup.
Penulis Nursita Sari
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com — PD Pasar Jaya akan merevitalisasi Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Bangunan yang berdiri saat ini dinilai tidak layak sehingga akan dirobohkan dan dibangun ulang.

PD Pasar Jaya masih membuat desain perencanaan atau detail engineering design (DED) Blok G tersebut. Sebelum revitalisasi dimulai, PD Pasar Jaya akan memindahkan sekitar 900 pedagang Blok G ke penampungan sementara. PD Pasar Jaya masih mencari lahan seluas 3.000 meter persegi untuk membangun tempat penampungan sementara itu.

Lahan Lulung

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, PD Pasar Jaya memiliki opsi menggunakan lahan milik Wakil Ketua DPRD DKI Abraham "Lulung" Lunggana sebagai penampungan sementara pedagang. Pengadaan lahan untuk relokasi pedagang Blok G nantinya akan dilakukan dengan sistem sewa.

"Salah satu opsi memang milik Pak Haji Lulung," kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (2/1/2018).

Baca juga: 900 Pedagang Blok G Akan Dipindah ke Tempat Penampungan Sementara

Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin menyampaikan, Lulung belum memberikan kepastian apakah lahannya bisa disewa untuk penampungan atau tidak. PD Pasar Jaya masih bernegosiasi dengan Lulung. 

"Pak Haji Lulung masih berpikir apakah masih bisa atau tidak (lahannya disewa untuk penampungan sementara). Makanya saya lagi dekati," ujar Arief di Balai Kota, Kamis (4/1/2018).

Arief menjelaskan, luas lahan yang dimiliki Lulung kurang dari 3.000 meter persegi sehingga tidak bisa menampung semua pedagang. Menurut Arief, Lulung membantu pihaknya mencari lahan lain untuk penampungan sementara. Katanya, ada lahan milik teman Lulung yang bisa disewa.

"Lahannya Pak Lulung itu sebenarnya kekecilan, tetapi Pak Lulung di situ ada temannya, kenal, tetanggaan, itu yang bantuin kami untuk ngomongin," ujar Arief.

Jika jadi menyewa lahan milik Lulung, PD Pasar Jaya kemungkinan juga menyewa lahan lain untuk bisa menampung semua pedagang.

Masih ada opsi lain, yaitu tidak menggunakan lahan milik Lulung apabila tokoh di Tanah Abang itu menawarkan satu lahan yang luasnya cukup untuk menampung semua pedagang Blok G.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Bangun LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Pemprov DKI Usul Stasiun Transit MRT Diubah

Megapolitan
Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Ketika Kebun Belimbing di Margonda Kota Depok Tinggal Sejarah

Megapolitan
Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Sisir PIK Avenue Saat Malam Minggu, BPRD Temukan 50 Mobil Belum Bayar Pajak

Megapolitan
Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Asal Usul Julukan Kota Belimbing untuk Depok, Bukan Sekadar karena Banyak Kebun Belimbingnya

Megapolitan
Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Wali Kota: Kontraktor Akan Perbaiki Rumah yang Ambruk karena Proyek Saluran Air di Matraman

Megapolitan
Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Rusunami DP 0 di Cilangkap Akan Dilintasi Mikrotrans Jak 36

Megapolitan
Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Jelang Tutup Tahun, BPRD Jakpus Klaim Sudah Penuhi 97 Persen Target Pajak Kendaraan

Megapolitan
Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Ketika Siswa SMP Bantu Bersih-bersih Sampah di Area CFD

Megapolitan
Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Ingat, Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat CFD Bisa Kena Denda

Megapolitan
Viral, PPSU Jelambar Disuruh Berendam di Saluran Air untuk Perpanjang Kontrak

Viral, PPSU Jelambar Disuruh Berendam di Saluran Air untuk Perpanjang Kontrak

Megapolitan
Razia Moge di Senayan City, BPRD Temukan Motor Triumph Tunggak Pajak Rp 8 Juta

Razia Moge di Senayan City, BPRD Temukan Motor Triumph Tunggak Pajak Rp 8 Juta

Megapolitan
Anies Akui Belum Minta Persetujuan Menhub untuk Bangun Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama

Anies Akui Belum Minta Persetujuan Menhub untuk Bangun Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama

Megapolitan
Tol Layang Jakarta-Cikampek Diprediksi Bisa Kurangi Kepadatan 40 Persen

Tol Layang Jakarta-Cikampek Diprediksi Bisa Kurangi Kepadatan 40 Persen

Megapolitan
Lepas Jalan Sehat, Anies Sebut Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Lepas Jalan Sehat, Anies Sebut Jumlah Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

Megapolitan
Kadis SDA: Rumah yang Ambruk di Matraman Posisinya di Atas Saluran Air

Kadis SDA: Rumah yang Ambruk di Matraman Posisinya di Atas Saluran Air

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X