Kompas.com - 06/01/2018, 15:35 WIB
Pieter Ell, pengacara Jennifer Dunn yang datang ke Polda Metro Jaya, Sabtu (6/1/2017) KOMPAS.com/Stanly RavelPieter Ell, pengacara Jennifer Dunn yang datang ke Polda Metro Jaya, Sabtu (6/1/2017)
Penulis Stanly Ravel
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengacara artis Jennifer Dunn, Pieter Ell mengatakan, kliennya telah siap secara mental jika ditahan polisi. Selama beberapa hari ini dirinya sudah melakukan pendekatan dan memberikan penjelasan secara hukum kepada Jennifer.

"Kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi seperti apa, sehingga secara mental bisa menghadapi kemungkinan yang terjelek sekalipun. Contoh seperti hari ini, siapa juga yang senang kalau ditahan, tapi secara mental sudah siap," kata Pieter di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (6/1/2017/8).

Pieter mengatakan untuk saat ini sendiri pihaknya mengikuti aturan proses hukum yang sudah ditetapkan oleh polisi. Status penahanan selama 20 hari menurut Pieter sudah sesuai dengan kewenangan penyidik.

Baca juga : Jennifer Dunn Ditahan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya 

"Kami fokus pada penahanan 20 hari ke depan, itu jadi yang paling penting. Kami belum bisa berandai-andai tentang apa yang akan terjadi setelah 20 hari nanti," ucap Pieter.

Pieter mengatakan, kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan kliennya merupakan musibah.

"Kalau alasan sih tidak ada, ini namanya juga kan musibah ya, musibah itu kan enggak ada yang tahu," kata Pieter kepada wartawan 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tidak ada juga yang ingin ditahan dipenjara, memang ada yang mau diantara kita, tentu engga ada yang mau kan," ucap dia.

Baca juga : Kuasa Hukum: Jennifer Dunn Menangis Cukup Lama

Jennifer Dunn resmi menjadi penghuni rumah tahanan narkoba Polda Metro Jaya, Jumat (5/1/2018) setelah ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Kompas TV Pemain sinetron Jennifer Dunn ditangkap pada malam pergantian tahun
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lawan Arah di Tol JORR, Mobil Mercy Lalu Tabrak Dua Mobil

Lawan Arah di Tol JORR, Mobil Mercy Lalu Tabrak Dua Mobil

Megapolitan
Ada Penembakan di Tol Exit Bintaro, Polisi: Korban Selamat tapi Luka di Perut

Ada Penembakan di Tol Exit Bintaro, Polisi: Korban Selamat tapi Luka di Perut

Megapolitan
 Kinerja Tim Medsos Memuaskan, Pemprov DKI Jakarta Berhasil Raih Tiga Penghargaan di GSMS 2021

Kinerja Tim Medsos Memuaskan, Pemprov DKI Jakarta Berhasil Raih Tiga Penghargaan di GSMS 2021

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Mobil Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro

Polisi Kantongi Identitas Mobil Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro

Megapolitan
Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Megapolitan
Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Megapolitan
Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Megapolitan
Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin Bekasi

Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin Bekasi

Megapolitan
Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Megapolitan
Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Megapolitan
Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Megapolitan
2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

Megapolitan
Ada Senjata Tajam dan Stik Golf di Mobil Massa Pemuda Pancasila

Ada Senjata Tajam dan Stik Golf di Mobil Massa Pemuda Pancasila

Megapolitan
Polisi Bayar Rp 50 Juta ke LSM yang Memeras, Kompolnas Minta Propam Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Polisi Bayar Rp 50 Juta ke LSM yang Memeras, Kompolnas Minta Propam Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Megapolitan
Luka di Tubuh Polisi yang Amankan Demo Pemuda Pancasila di DPR Diduga karena Pukulan Benda Tumpul

Luka di Tubuh Polisi yang Amankan Demo Pemuda Pancasila di DPR Diduga karena Pukulan Benda Tumpul

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.