Diduga Diperkosa, Anak Perempuan di Bekasi Coba Bunuh Diri - Kompas.com

Diduga Diperkosa, Anak Perempuan di Bekasi Coba Bunuh Diri

Kompas.com - 13/01/2018, 19:22 WIB
Ilustrasi.Thinkstock Ilustrasi.

JAKARTA, KOMPAS.com - NW (15) dilaporkan meregang nyawa di rumahnya, di Tambun Selatan, pada Rabu (10/1/2018) sore. NW diduga nekat mengakhiri nyawanya setelah menjadi korban pemerkosaan.

"Peristiwa pertama kali diketahui kedua orang tua korban yang mendengar suara air keran dari kamar mandi terus menyala," kata Kapolres Metro Bekasi Kabupaten Kombes Candra Kumara ketika dikonfirmasi, Sabtu (13/1/2018).

Tak ada jawaban ketika kedua orang tua memanggil NW. Karena curiga, ibu NW berusaha membuka pintu kamar mandi. Setelah pintu dibuka, NW tergeletak tak berdaya dengan busa di mulutnya.

"Diduga korban menelan cairan sabun pencuci piring. Kemudian korban dibawa ke RS Rawalumbu untuk dilakukan perawatan," ujar Candra.

Baca juga: 2017, Kasus Pemerkosaan dan Korupsi di Kota Bandung Meningkat

Setelah pulih, NW mengaku kepada kedua orang tuanya bahwa ia telah disetubuhi temannya berinisial W.

"Korban disetubuhi pelaku sebanyak dua kali di rumah pelaku. Itu kejadian bulan November, tetapi baru dilaporkan sekarang. Kasusnya ditangani Reskrim Polres Bekasi Kabupaten," kata Candra.

Kontak bantuan

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu. Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.

Anda tidak sendiri. Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada. Berikut daftar layanan konseling yang bisa Anda kontak maupun untuk mendapatkan informasi seputar pencegahan bunuh diri:

Gerakan "Into The Light"

Facebook: IntoTheLightID

Twitter: @IntoTheLightID

Email: intothelight.email@gmail.com

Web: intothelightid.wordpress.com

Save yourself

Facebook: Save Yourselves

Instagram: @saveyourselves.id

Line: @vol7047h

Web: saveyourselves.org

Kompas TV Polisi pun terus menggali informasi dari dua pelaku yang terlah ditangkap.


EditorKurnia Sari Aziza
Komentar

Close Ads X