Kegiatan Sekolah Anak Korban Kebakaran Krukut Berlangsung Normal - Kompas.com

Kegiatan Sekolah Anak Korban Kebakaran Krukut Berlangsung Normal

Kompas.com - 03/02/2018, 13:46 WIB
Suasana RW 3, Kelurahan Krukut, Tamansari, Jakarta Barat pada Sabtu (3/2/2018). Sepekan sebelumnya, wilayah tersebut dilanda kebakaran yang membuat 2400 warganya mesti kehilangan tempat tinggal.Ardito Ramadhan D Suasana RW 3, Kelurahan Krukut, Tamansari, Jakarta Barat pada Sabtu (3/2/2018). Sepekan sebelumnya, wilayah tersebut dilanda kebakaran yang membuat 2400 warganya mesti kehilangan tempat tinggal.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepekan setelah terjadinya kebakaran di Kelurahan Krukut, Jakarta Barat, kegiatan sekolah anak-anak korban kebakaran berlangsung normal. Namun, anak-anak itu terpaksa sekolah tanpa baju seragam mereka yang ludes terbakar.

"Aktivitas sekolah anak-anak berjalan seperti biasa, meskipun seragam yang mereka pakai itu tidak memadai," kata Dedi, salah satu warga pengurus Posko Informasi dan Bantuan Korban Kebakaran ketika ditemui di Jalan Keutamaan Dalam, Krukut, Jakarta Barat, pada Sabtu (3/2/2018).

Menurut Dedi, sejumlah pihak telah memberikan bantuan berupa seragam sekolah untuk anak-anak korban kebakaran.

"Alhamdulillah kemarin ada pembagian seragam dari TNI dan Polri. Lalu ada beberapa instansi lainnya yang memberikan seragam," kata Dedi.

(Baca juga: Kebutuhan Primer Warga Korban Kebakaran Krukut Masih Mencukupi)

Berbeda dengan anak-anak, aktivitas pekerjaan sejumlah orang dewasa korban kebakaran justru terganggu. Banyak orang dewasa yang terpaksa libur demi membersihkan puing-puing rumahnya atau mengurus bantuan dan para pengungsi.

Sebelumnya, kebakaran hebat terjadi di Jalan Keutamaan Dalam, Krukut, Tamansari, Jakarta Barat, Sabtu dini hari pekan lalu (27/1/2018). Sejumlah bangunan di 10 RT diantaranya di RT 007, 008, 009, 010, 011, 012, 013, 014, 015, dan RT 016 di RW 003 ludes dilalap api.

Akibat kebakaran di wilayah padat penduduk tersebut, sebanyak 2,400 warga kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi.

Kompas TV Selain pembersihan, petugas PPSU juga membantu sebagian warga memperbaiki atap rumah.


EditorBayu Galih

Komentar

Terkini Lainnya

Makan Hewan Dilindungi, Seorang Pria Dipecat dari Pekerjaannya

Makan Hewan Dilindungi, Seorang Pria Dipecat dari Pekerjaannya

Internasional
Rusia Jadi Negara yang Secara Militer Paling Sulit Ditaklukkan

Rusia Jadi Negara yang Secara Militer Paling Sulit Ditaklukkan

Internasional
Mobil Rombongan Wisatawan Masuk Jurang, Para Penumpang Selamat

Mobil Rombongan Wisatawan Masuk Jurang, Para Penumpang Selamat

Regional
Plafon Mal Central Park Jebol karena Pipa Bocor, Sejumlah 'Tenant' Sempat Tergenang

Plafon Mal Central Park Jebol karena Pipa Bocor, Sejumlah "Tenant" Sempat Tergenang

Megapolitan
Setya Novanto Batal Dihadirkan Lagi dalam Sidang Fredrich Yunadi

Setya Novanto Batal Dihadirkan Lagi dalam Sidang Fredrich Yunadi

Nasional
Kelebihan Beban Truk 18 Ton Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Maut di Bumiayu Brebes

Kelebihan Beban Truk 18 Ton Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Maut di Bumiayu Brebes

Regional
Meraup Untung Usaha Gosok Keliling 'Gokil' di Bekasi...

Meraup Untung Usaha Gosok Keliling "Gokil" di Bekasi...

Megapolitan
Saiful Tewas Ditikam 4 Orang Mabuk Miras yang Tegur Suara Motor Korban

Saiful Tewas Ditikam 4 Orang Mabuk Miras yang Tegur Suara Motor Korban

Megapolitan
BI Kediri Siapkan Rp 7,2 Triliun untuk Kebutuhan Tukar Uang Baru Selama Ramadhan

BI Kediri Siapkan Rp 7,2 Triliun untuk Kebutuhan Tukar Uang Baru Selama Ramadhan

Regional
Belum Genap Sepekan Ramadhan, Polisi UEA Tangkap 91 Pengemis

Belum Genap Sepekan Ramadhan, Polisi UEA Tangkap 91 Pengemis

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Ho Chi Minh, Simbol Kemerdekaan Vietnam

Biografi Tokoh Dunia: Ho Chi Minh, Simbol Kemerdekaan Vietnam

Internasional
Menurut Novanto, Politisi PDI-P Arif Wibowo Terima Uang E-KTP 350.000 Dollar AS

Menurut Novanto, Politisi PDI-P Arif Wibowo Terima Uang E-KTP 350.000 Dollar AS

Nasional
Anjlok 500 Meter dalam 5 Menit, Penumpang Maskapai Turki Panik

Anjlok 500 Meter dalam 5 Menit, Penumpang Maskapai Turki Panik

Internasional
Masalah Ekonomi Dorong Pasutri Ini Nekat Jual Sabu

Masalah Ekonomi Dorong Pasutri Ini Nekat Jual Sabu

Regional
Pansus RUU Antiterorisme Ingin Definisi Terorisme Diperketat Agar Polri Tak Bertindak Subyektif

Pansus RUU Antiterorisme Ingin Definisi Terorisme Diperketat Agar Polri Tak Bertindak Subyektif

Nasional

Close Ads X