96 Bidang Lahan Terdampak Sodetan Ciliwung di Bidara Cina

Kompas.com - 14/02/2018, 18:26 WIB
Warga Bidara Cina, Jakarta Timur, membersihkan rumah, Rabu (7/2/2018)Stanly Ravel Warga Bidara Cina, Jakarta Timur, membersihkan rumah, Rabu (7/2/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 96 bidang lahan akan terdampak proyek sodetan Sungai Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur (KBT) yang melintas di Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur. 

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Teguh Hendrawan mengatakan, warga yang terkena dampak akan direlokasi ke rusun. Rusun itu rencananya akan dibangun di daerah Bidara Cina juga.

Sekretaris Lurah Bidara Cina Sri Mulyani mengatakan, sodetan itu akan melewati tanah negara yang ada di wilayah itu. Namun lahan itu saat ini ditempati warga.  

"Ada tanah negara. Lokasinya di belakang Pom Bensin lampu merah Ottista. Lahan itu saat ini ditempati warga, dan memang lahan itu yang akan digunakan untuk sodetan," kata Sri, Rabu (14/2/2018).

Baca juga : DKI Akan Bangun Rusun di Bidaracina untuk Warga Terdampak Sodetan Ciliwung

Syafei Ikandar selaku Kasie Pemerintah dan Ketertiban Kelurahan Bidara Cina juga mengemukakan hal yang sama. Menurut Iskandar tanah negara itu luasnya 3,2 hektar. Tanah itu ada di Jalan Sensus dan saat ini dipadati rumah penduduk.

"Dari tiga RW di lokasi sodetan tersebut ada dua peta bidang, satu peta berisikan 48 bidang, jadi totalnya mencapai 96 bidang yang terdampak sodetan Ciliwung," kata Iskandar.

Iskandar menjelaskan, sebagian warga di RW 05 sudah direlokasi karena terkena imbas normalisasi sungai. Saat ini mereka tinggal di rumah susun Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur.  Sisanya yang sampai saat ini bertahan lebih banyak warga RW 04 dan RW 014.

Proyek sodetan Ciliwung diklaim akan mengurangi debit air di Ciliwung yang mengalir ke Pintu Air Manggarai hingga 40 persen karena akan dialikan ke Kanal Banjir Timur.


Terkini Lainnya

15 Camat Dikawal Super Hero 'Avengers' Saat Diperiksa Bawaslu Sulsel

15 Camat Dikawal Super Hero "Avengers" Saat Diperiksa Bawaslu Sulsel

Regional
Sebelum Diterjang Angin Kencang, 4 Desa di Sukabumi Diguyur Hujan Es

Sebelum Diterjang Angin Kencang, 4 Desa di Sukabumi Diguyur Hujan Es

Regional
Hamili Mahasiswi, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polda Sumsel

Hamili Mahasiswi, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polda Sumsel

Regional
Hati-hati, Komplotan Begal Ini Incar Korban yang Taruh Ponsel di Speedometer

Hati-hati, Komplotan Begal Ini Incar Korban yang Taruh Ponsel di Speedometer

Megapolitan
Rusia Tuduh AS Kirim Bantuan ke Venezuela sebagai Taktik Militer

Rusia Tuduh AS Kirim Bantuan ke Venezuela sebagai Taktik Militer

Internasional
Polisi Tak Tahan Joko Driyono karena Dinilai Kooperatif

Polisi Tak Tahan Joko Driyono karena Dinilai Kooperatif

Nasional
Kereta yang Alami Gangguan Dievakuasi, KRL Jakarta-Bogor Mulai Dijalankan

Kereta yang Alami Gangguan Dievakuasi, KRL Jakarta-Bogor Mulai Dijalankan

Megapolitan
Biografi Tokoh Dunia: George Washington, Pendiri dan Presiden Pertama AS

Biografi Tokoh Dunia: George Washington, Pendiri dan Presiden Pertama AS

Internasional
Integrasi LRT Palembang dan BRT Hanya Satu Kali Bayar, Ini Tarifnya

Integrasi LRT Palembang dan BRT Hanya Satu Kali Bayar, Ini Tarifnya

Regional
'Mereka Harus Dihukum Mati, Nyawa Dibayar Nyawa'

"Mereka Harus Dihukum Mati, Nyawa Dibayar Nyawa"

Regional
KRL yang Alami Gangguan di Stasiun Lenteng Agung Sempat Keluarkan Asap

KRL yang Alami Gangguan di Stasiun Lenteng Agung Sempat Keluarkan Asap

Megapolitan
Tenggak Miras Palsu, 25 Pekerja Perkebunan Teh di India Tewas

Tenggak Miras Palsu, 25 Pekerja Perkebunan Teh di India Tewas

Internasional
Bau Sampah dari TPA Cipeucang Sering Tercium hingga Stasiun Serpong

Bau Sampah dari TPA Cipeucang Sering Tercium hingga Stasiun Serpong

Megapolitan
DKI Disarankan Ajukan Gugatan untuk Kembalikan Kerugian Lahan Cengkareng Barat

DKI Disarankan Ajukan Gugatan untuk Kembalikan Kerugian Lahan Cengkareng Barat

Megapolitan
Jaksa Ajukan 10 Saksi Pada Sidang Lanjutan 'Vlog Idiot' Ahmad Dhani

Jaksa Ajukan 10 Saksi Pada Sidang Lanjutan "Vlog Idiot" Ahmad Dhani

Regional

Close Ads X