Libur Panjang, Jasa Marga Siapkan Skenario Atasi Kepadatan GT Cikarang Utama

Kompas.com - 15/02/2018, 20:57 WIB
Gerbang Tol Cikarang Utama menjelang puncak arus balik, Jumat (30/6/2017). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARGerbang Tol Cikarang Utama menjelang puncak arus balik, Jumat (30/6/2017).
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi, volume lalu lintas di Gerbang Tol Cikarang Utama akan meningkat signifikan jelang liburan Hari Raya Imlek dan akhir pekan yang jatuh pada tanggal 16-18 Februari 2018.

Kepadatan lalu lintas di GT Cikarang Utama diperkirakan terjadi sejak H-1 Imlek atau pada Kamis (15/2/2018).

Jasa Marga memperkirakan, terjadi peningkatan sebanyak 78.000 kendaraan selama liburan akhir pekan ini.

"Artinya, volume lalu lintas di GT Cikarang Utama naik sebesar 4,29 persen dari lalu lintas normal yakni 74.785 kendaraan," ucap AVP Corporate Jasa Marga Dwimawan Heru dalam keterangannya, Kamis (15/2/2018).

Baca juga : Waspada, Titik Kepadatan Kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek

Sementara itu, puncak arus balik libur panjang Hari Raya Imlek diprediksi jatuh pada Minggu (18/2/2018).

Jasa Marga memprediksi, volume lalu yang melewati GT Cikarang Utama ke Jakarta sebanyak 92.000 kendaraan saat arus balik. Jumlah ini naik 7,98 persen dari kondisi normal yang mencapai 85.200 kendaraan.

Beberapa titik kemacetan juga diperkirakan akan terjadi selama arus mudik, mulai dari SS Cikunir, rest area (Km 19 A, Km 33 A, Km 39 A, Km 57 A), Km 21 A , Km 37 A, dan GT Cikarang Utama.

Sementara itu, kepadatan arus balik terjadi sejak SS Dawuan, TIP 62 B, TI 52 B, Km 47 B (lokasi awal proyek), dan TIP 42 B.

Jasa Marga akan melakukan sejumlah upaya dalam mengantisipasi kepadatan lalu lintas saat libur panjang akhir pekan ini, yaitu:

-Pengoperasian maksimal 20 gardu masuk dan 29 gardu keluar.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Megapolitan
UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

Megapolitan
Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Megapolitan
Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Megapolitan
Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Megapolitan
Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Megapolitan
Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Megapolitan
FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

Megapolitan
Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X