Akan Dijadikan Ikon Jakarta Timur, Begini Konsep Penataan Kawasan Jatinegara - Kompas.com

Akan Dijadikan Ikon Jakarta Timur, Begini Konsep Penataan Kawasan Jatinegara

Kompas.com - 14/03/2018, 13:22 WIB
Kawasan Jatinegara siap ditata untuk icon Jakarta Timur, Rabu (14/3/2018)Stanly Ravel Kawasan Jatinegara siap ditata untuk icon Jakarta Timur, Rabu (14/3/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Penataan Jatinegara, Jakarta Timur, segera dilaksanakan. Menurut rencana, wilayah segitiga Jatinegara akan dijadikan kawasan unggulan tertib kota sekaligus ikon wisata di Jakarta Timur.

"Penataan ini nantinya akan mencakup segala aspek, mulai dari trotoar, pedagang kaki lima, parkiran, serta dibuatkan sentra kuliner," ucap Camat Jatinegara Nasrudin Abu Bakar kepada Kompas.com, di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (14/3/2018).

Disebut kawasan segitiga Jatinegara karena wilayahnya mencakup dari kawasan Gunung Antang hingga lampu merah eks Kodim 0505/JT, di Jalan Raya Bekasi Timur.

Baca juga: Jatinegara akan Ditata Ulang, Walikota Jaktim Anggarkan Rp 527 Juta

"Kalau kita masuk dari arah Matraman, ada gereja Koinonia, posisinya tepat di ujung. Dari situ ditarik lurus sampai Kampung Melayu dan Jalan Jatinegara Barat, lewat stasiun Jatinegara. Bentuknya segitiga, jadi kami beri nama kawasan segitiga Jatinegara," ujarnya. 

Ada beberapa poin penataan Jatinegara, yakni penataan parkir liar, PKL, serta pembangunan trotoar dengan pola baru.

"Untuk trotoar di kawasan Gunung Antang akan dibenahi lagi. Nanti akan dibuatkan juga bangku-bangku sepanjang kawasan itu," kata Nasrudin. 

Baca juga: Camat Jatinegara Sebut Warga Mulai Khawatir dengan Proyek Tol Becakayu

Penataan kawasan Jatinegara masih menunggu arahan Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardhana.

Namun, pihaknya sudah memetakan penataan dengan unit kerja perangkat daerah (UKPD) terkait sejak pekan lalu. 

"Kami tunggu arahan pemkot, apakah nantinya pakai SK Wali Kota atau langsung Gubernur. Sementara pemetaan sudah kami mulai untuk melihat sektor mana saja yang akan dibenahi," katanya. 

Kompas TV 14 kecelakaan terjadi dalam pengerjaan proyek infrastrukturt dalam waktu enam bulan.


Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X