Kompas.com - 23/04/2018, 15:24 WIB
Ribuan ojek online berkumpul di depan gedung DPR RI Jakarta Pusat menyampaikan keinginan kenaikan tarif pada Senin (23/4/2018). RIMA WAHYUNINGRUMRibuan ojek online berkumpul di depan gedung DPR RI Jakarta Pusat menyampaikan keinginan kenaikan tarif pada Senin (23/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Makmun, perwakilan pengendara ojek online asal Bogor menyampaikan orasinya di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (23/4/2018).

Dari atas mobil bak terbuka, ia menyampaikan harapannya soal tarif saat ini yang dirasa tidak sesuai, yaitu Rp 1.200 per kilometer (km). 

"Argo yang sekarang Rp 1.200 cukup? WC umum aja Rp 2.000, parkir aja Rp 2.000. Kita Rp 1.200. Belum buat anak, bini, bayar kontrakan. Kita datang ke rumah kota mengadukan kepada wakil-wakil rakyat yang di dalam supaya kita diperhatikan," kata Makmun.

Baca juga : Legalitas hingga Subsidi, Ini 3 Tuntutan Ojek Online di Gedung DPR

Ia merasa tarif saat ini tidak sesuai dengan peningkatan biaya kebutuhan sehari-hari. Mulai dari Rp 2.500 menjadi Rp 1.200 per km. 

"Di mana kebutuhan meningkat tapi tarif makin turun," katanya.

Dalam aksi ini, para pengemudi ojek online baik yang tergabung dalam Grabbike dan GoJek bergantian berorasi. Mereka mengirimkan 8 orang perwakilan untuk masuk ke dalam gedung DPRI RI.

Baca juga : Kapolda Metro: Adik-adik Ojek Online Ayolah Demo dengan Tertib

Kedelapan orang tersebut datang dari berbagai wilayah seperti Tangerang, Bandung, Lampung, Jakarta, Bekasi, Cirebon dan lainnya.

Mereka dijadwalkan menghadap Komisi V untuk menyampaikan tiga aspirasi yaitu tentang keinginan tarif, legalitas eksistensi,  dan legal hukum.

"Tolong pemerintah. Bukalah mata batin kalian. Bukalah mata hati kalian untuk ojol Indoneisa," harapnya.

Kompas TV Berikut kebutuhan masing-masing dan kendala yang dihadapi oleh masing-masing pihak terkait.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Melanda Gudang Penyimpanan Ikan di Pelabuhan Muara Baru

Kebakaran Melanda Gudang Penyimpanan Ikan di Pelabuhan Muara Baru

Megapolitan
Jumlah Pengunjung Ragunan pada Libur Waisak Capai 31.206 Orang

Jumlah Pengunjung Ragunan pada Libur Waisak Capai 31.206 Orang

Megapolitan
Sudah Sebulan 400 KK di Kampung Nelayan Marunda Alami Krisis Air Bersih

Sudah Sebulan 400 KK di Kampung Nelayan Marunda Alami Krisis Air Bersih

Megapolitan
Lift Macet akibat Kelebihan Muatan, 7 Orang Terjebak Dievakuasi Damkar Kota Bekasi

Lift Macet akibat Kelebihan Muatan, 7 Orang Terjebak Dievakuasi Damkar Kota Bekasi

Megapolitan
Cerita Anies ke Universitas Oxford Jajaki Kerja Sama Pengembangan Kebijakan Publik Jakarta

Cerita Anies ke Universitas Oxford Jajaki Kerja Sama Pengembangan Kebijakan Publik Jakarta

Megapolitan
Warga Bogor Dibegal Saat Pulang Kerja, Korban Dibacok, Motor dan Uangnya Raib

Warga Bogor Dibegal Saat Pulang Kerja, Korban Dibacok, Motor dan Uangnya Raib

Megapolitan
Dentuman Meriam Akan Terdengar Lagi di Depok Besok, Warga Diimbau Tak Panik

Dentuman Meriam Akan Terdengar Lagi di Depok Besok, Warga Diimbau Tak Panik

Megapolitan
Bima Arya Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah

Bima Arya Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah

Megapolitan
TV Tersambar Petir, Sebuah Rumah di Bekasi Dilanda Kebakaran

TV Tersambar Petir, Sebuah Rumah di Bekasi Dilanda Kebakaran

Megapolitan
Besok, Oditur Akan Bantah Pleidoi Kolonel Priyanto Terdakwa Kasus Pembunuhan Handi-Salsabila

Besok, Oditur Akan Bantah Pleidoi Kolonel Priyanto Terdakwa Kasus Pembunuhan Handi-Salsabila

Megapolitan
Pabrik Kimia di Cikarang Dilanda Kebakaran, Pemadaman Butuh Waktu 7 Jam

Pabrik Kimia di Cikarang Dilanda Kebakaran, Pemadaman Butuh Waktu 7 Jam

Megapolitan
Politisi PDI-P: Banyak Program yang Tak Dieksekusi Anies

Politisi PDI-P: Banyak Program yang Tak Dieksekusi Anies

Megapolitan
Seorang Remaja Satroni Rumah Ketua RW di Pulogadung, Curi 3 Ponsel

Seorang Remaja Satroni Rumah Ketua RW di Pulogadung, Curi 3 Ponsel

Megapolitan
Pria yang Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit Diduga Terlilit Utang

Pria yang Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit Diduga Terlilit Utang

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Bakal Panggil Manajemen Ancol karena Khawatir Merugi Saat Formula E Berlangsung

Ketua DPRD DKI Bakal Panggil Manajemen Ancol karena Khawatir Merugi Saat Formula E Berlangsung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.