Meriahkan Asian Games, Kelurahan Tegal Alur Disulap Jadi Warna-warni

Kompas.com - 27/04/2018, 20:56 WIB
Suasana kantor Kelurahan Tegal Alur yang dilukis warna-warni untuk memeriahkan Asian Games 2018 pada Jumat (27/4/2018). RIMA WAHYUNINGRUMSuasana kantor Kelurahan Tegal Alur yang dilukis warna-warni untuk memeriahkan Asian Games 2018 pada Jumat (27/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Warna-warni bebatuan menyambut setiap orang yang memasuki halaman kantor lurah Tegal Alur, Cengkareng, Jakarta Barat.

Pantauan Kompas.com di lokasi Jumat (27/4/2018), lingkaran besar terbentuk tepat di muka pintu kelurahan, dengan hiasan enam simbol kejuaraan olahraga.

Tertulis pula kalimat sambutan berbunyi 'Selamat Datang' dan ' Asian Games 2018', di bagian depan lukisan di sana.

Ya, lukisan di halaman kelurahan itu dibuat untuk mendukung perhelatan Asian Games 2018, yang berlangsung pada Agustus-September mendatang, di Jakarta dan Pamembang.

Baca juga : Sandiaga Dampingi Wapres Tinjau Venue Asian Games di Velodrom dan Ancol

Lurah Tegal Alur, M Suratman Arifianto mengatakan, lukisan tersebut dibuat tanpa ada himbauan dari pemerintah kota untuk mendukung ajang olahraga itu.

"Enggak ada kesepakatan sih atau himbauan untuk memeriahkan Asian Games, ini kita menghiaskan kantor. Inovasi sendiri-sendiri, kan setiap kelurahan beda-beda," kata Suratman, kepada Kompas.com, Jumat.

Ia mengatakan, lukisan yang terbentang di halaman kelurahan tidak menggunakan seniman khusus dalam perancanangannya.

Suasana kantor Kelurahan Tegal Alur yang dilukis warna-warni untuk memeriahkan Asian Games 2018 pada Jumat (27/4/2018).RIMA WAHYUNINGRUM Suasana kantor Kelurahan Tegal Alur yang dilukis warna-warni untuk memeriahkan Asian Games 2018 pada Jumat (27/4/2018).

Meriahkan Asian Games

Tidak ada modal khusus yang disiapkan. Mereka hanya bermodal dana dan bantuan dari swadaya orang-orang sekitar, dengan semangat dukungan pada ajang olahraga tersebut.

Baca juga : Disdik DKI Akan Ikuti Kebijakan Anies soal Libur Sekolah Saat Asian Games

Suratman hanya bermodal ide sendiri dan diskusi yang kemudian dikerjakan oleh 25 orang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Tegal Alur, pada Maret kemarin.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

Megapolitan
Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Megapolitan
UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

Megapolitan
Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Megapolitan
Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Megapolitan
Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Megapolitan
Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Megapolitan
Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Megapolitan
Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Megapolitan
Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Megapolitan
Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X