Kompas.com - 10/05/2018, 09:42 WIB
Jalan Raya Akses UI yang melewati Markas Korps (Mako) Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat hingga pukul 06.00 WIB pagi, masih ditutup.  KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOJalan Raya Akses UI yang melewati Markas Korps (Mako) Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat hingga pukul 06.00 WIB pagi, masih ditutup. 

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi telah membuka kembali Jalan Akses UI di depan Markas Korps Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (10/5/2018), pukul 09.25. 

Polisi mengangkat tanda penutup jalan yang telah dipasang sejak kericuhan di dalam rutan cabang Salemba Mako Brimob.

Setelah itu, polisi mengumumkan pembukaan jalan melalui pengeras suara.

Baca juga: Pagi Ini, Jalan Akses UI Depan Mako Brimob Masih Ditutup

"Jalan sudah dibuka, jalan sudah dibuka kembali. Jalan sudah kembali normal," ujar anggota polisi.

Kendaraan dari arah Jalan Raya Bogor langsung menggunakan jalan itu.

Sebelumnya, mereka harus menggunakan jalan alternatif karena Jalan Akses UI ditutup.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelum jalan dibuka, polisi terlebih dahulu membersihkan kawat berduri yang dipasang di depan Mako Brimob.

Baca juga: Pukul 05.30, Jalan Akses UI Depan Mako Brimob Masih Ditutup

Kerusuhan terjadi di dalam rutan napi kasus terorisme di rutan cabang Salemba Mako Brimob sejak Selasa (8/5/2018) malam.

Akibat kerusuhan ini, napi teroris berhasil mengambil senjata.

Adapun, sebagian besar narapidana terorisme sudah menyerahkan diri pagi ini.

Polri menyatakan telah menghentikan operasi penanggulangan penyanderaan pada Kamis ini pukul 07.15 sejak Selasa (8/5/2018). 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Periksa 3 Pembeli Aset Keluarga Nirina Zubir

Polisi Periksa 3 Pembeli Aset Keluarga Nirina Zubir

Megapolitan
Proyek Sumur Resapan di Lebak Bulus: Ambles, Diaspal, Kini Dilubangi

Proyek Sumur Resapan di Lebak Bulus: Ambles, Diaspal, Kini Dilubangi

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan Raya Ancol Meluap hingga ke Rumah Warga

Banjir Rob di Jalan Lodan Raya Ancol Meluap hingga ke Rumah Warga

Megapolitan
Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Perombakan Direksi Belum Jadi Opsi

Kecelakaan Berulang Bus Transjakarta, Perombakan Direksi Belum Jadi Opsi

Megapolitan
Bertolak ke Bandung, Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Monumen Covid-19

Bertolak ke Bandung, Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Monumen Covid-19

Megapolitan
Gudang Parkir Gerobak di Kampung Melayu Terbakar

Gudang Parkir Gerobak di Kampung Melayu Terbakar

Megapolitan
2 Siswa SMK Tewas Saat Kebakaran Gedung Cyber, Pihak Sekolah: Kami Tanggung Jawab

2 Siswa SMK Tewas Saat Kebakaran Gedung Cyber, Pihak Sekolah: Kami Tanggung Jawab

Megapolitan
UPDATE: Jakarta Tambah 41 Kasus Covid-19, Seorang Pasien Meninggal

UPDATE: Jakarta Tambah 41 Kasus Covid-19, Seorang Pasien Meninggal

Megapolitan
Pertama Kalinya, Depok Catat 0 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Pertama Kalinya, Depok Catat 0 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
Pemprov DKI Tunda Turnamen Sepakbola IYC 2021 karena Varian Omicron

Pemprov DKI Tunda Turnamen Sepakbola IYC 2021 karena Varian Omicron

Megapolitan
RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Megapolitan
RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos 'Lulung Dibuat Koma' Setelah Serangan Jantung

RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos "Lulung Dibuat Koma" Setelah Serangan Jantung

Megapolitan
Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Megapolitan
Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.