Tawarkan Pacarnya Jadi PSK, Seorang Pria Diamankan Polisi di Sunter

Kompas.com - 16/05/2018, 18:41 WIB
Ilustrasi prostitusi online. THINKSTOCKIlustrasi prostitusi online.

JAKARTA, KOMPAS.com - SS (20) diamankan Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, karena kedapatan menawarkan pacarnya, MY (19) untuk menjadi pekerja seks komersial ( PSK). 

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Eko Hadi Santoso mengatakan, SS dan MY diciduk di sebuah kamar hotel di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Minggu (13/5/2018) malam.

"Pelaku dengan ponsel menawarkan pacarnya sendiri untuk menjajakan seks kepada pemesan dengan harga Rp 600.000 untuk sekali main," kata Eko dalam keterangan tertulis, Rabu (16/5/2018).

Baca juga: Dengan Menyamar, Petugas Amankan 6 PSK di Jatinegara


Eko menuturkan, praktik prositusi itu disepakati SS dan pemesan untuk dilakukan di sebuah hotel di kawasan Sunter.

SS mengambil keuntungan Rp 100.000 dari kegiatannya itu dengan cara meminta tip dari para pemesan.

"Pelaku mendapat manfaat atau keuntungan dari perbuatannya tersebut dengan cara meminta uang tip dari pemesan sebesar Rp 100.000," ujarnya. 

Baca juga: Keyko Si Ratu Mucikari Pemilik Ribuan PSK, Kembali Ditangkap Polisi

Dalam penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti uang tunai Rp 700.000, dua buah alat kontrasepsi, satu buah kunci kamar hotel, satu buah telepon genggam, dan kwintansi pembayaran hotel.

Akibat perbuatannya, SS dijerat Pasal 296 KUHP juncto Pasal 506 KUHP mengenai mengambil manfaat dari praktik prostitusi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden-Wapres, Penumpang Bus di Kalideres Diperiksa

Jelang Pelantikan Presiden-Wapres, Penumpang Bus di Kalideres Diperiksa

Megapolitan
Tepergok Korban, Maling Ditangkap Setelah Lukai Pasutri

Tepergok Korban, Maling Ditangkap Setelah Lukai Pasutri

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Sediakan Layanan Bike Sharing di Tempat Umum

Pemprov DKI Akan Sediakan Layanan Bike Sharing di Tempat Umum

Megapolitan
Ninoy Karundeng Bantah Diobati Dokter Insani Saat Dianiaya

Ninoy Karundeng Bantah Diobati Dokter Insani Saat Dianiaya

Megapolitan
Tolak Berhubungan Badan, Wanita di Cikupa Dianiaya Pacarnya

Tolak Berhubungan Badan, Wanita di Cikupa Dianiaya Pacarnya

Megapolitan
Dishub DKI Sedang Kaji 3 Hal Terkait Pengoperasian Skuter Elektrik

Dishub DKI Sedang Kaji 3 Hal Terkait Pengoperasian Skuter Elektrik

Megapolitan
Pengoperasian Becak Listrik di Jakarta Terganjal Perda

Pengoperasian Becak Listrik di Jakarta Terganjal Perda

Megapolitan
Polda Metro Jaya Nyatakan Tak Buat Pesan Berantai soal Pengamanan Ibadat di Gereja

Polda Metro Jaya Nyatakan Tak Buat Pesan Berantai soal Pengamanan Ibadat di Gereja

Megapolitan
Viral, Seorang Pria Dikeroyok di Stasiun Jurangmangu

Viral, Seorang Pria Dikeroyok di Stasiun Jurangmangu

Megapolitan
Ditinggal Pergi Ibu, Balita Tewas Setelah Terjatuh dari Lantai 7 Rusunawa Tambora

Ditinggal Pergi Ibu, Balita Tewas Setelah Terjatuh dari Lantai 7 Rusunawa Tambora

Megapolitan
Ketua RT Tugu Selatan Kerepotan Atur Penerangan Jembatan Kerang Hijau

Ketua RT Tugu Selatan Kerepotan Atur Penerangan Jembatan Kerang Hijau

Megapolitan
Hari-hari Terakhir Affan, Bocah 10 Tahun yang Tewas Ditabrak Kereta Api

Hari-hari Terakhir Affan, Bocah 10 Tahun yang Tewas Ditabrak Kereta Api

Megapolitan
Setelah Nenek Buta Huruf Ditipu, Kini Rumahnya Berdiri di Atas Tanah dengan 2 Pemilik Berbeda

Setelah Nenek Buta Huruf Ditipu, Kini Rumahnya Berdiri di Atas Tanah dengan 2 Pemilik Berbeda

Megapolitan
Polisi: Bom Rakitan yang Disita Bersama Abdul Basith Berdaya Ledak Radius 30 Meter

Polisi: Bom Rakitan yang Disita Bersama Abdul Basith Berdaya Ledak Radius 30 Meter

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X