Kompas.com - 17/05/2018, 18:54 WIB
Ilustrasi kecelakaan. AutoevolutonIlustrasi kecelakaan.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang bocah bernama Gatot Subroto (13) tewas tertabrak truk di Jalan Bandengan, Penjaringan, Jakarta Utara pada Rabu (16/5/2018) sekitar pukul 23.30 WIB.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf mengatakan, kini pihaknya telah melakukan penahanan terhadap Marjono (49), sopir truk tersebut.

"Sopir ditahan dan telah kami tetapkan sebagai tersangka," ujar Yusuf, Kamis (17/5/2018).

Yusuf menjelaskan, kejadian ini bermula ketika Marjono yang mengendarai truk bernomor polisi BD 8529 AV melaju dari arah timur ke barat di Jalan Bandengan, tepatnya dekat Halte Harmoni.

Baca juga: Bocah 8 dan 5 Tahun Ditabrak Truk yang Dibawa Kakek 80 Tahun

"Pada saat itu korban tengah berjalan kaki dari arah utara ke selatan. Lalu, tiba-tiba tertabrak hingga akhirnya meninggal dunia," sebutnya.

Polisi kemudian mengamankan truk yang dikendarai Marjono sebagai barang bukti. Setelah peristiwa tersebut polisi mengamankannya untuk dimintai keterangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami juga amankan SIM (Surat Izin Mengemudi) BII umum keluaran Bengkulu milik Marjono," kata dia.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus, Kontraktor Klaim Gunakan Penutup di Atas Standar

Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus, Kontraktor Klaim Gunakan Penutup di Atas Standar

Megapolitan
Manajemen PT Transjakarta Bungkam soal Video Direksi Tonton Tari Perut

Manajemen PT Transjakarta Bungkam soal Video Direksi Tonton Tari Perut

Megapolitan
Alasan Kejari Kota Tangerang Ajukan Banding atas Vonis Cynthiara Alona

Alasan Kejari Kota Tangerang Ajukan Banding atas Vonis Cynthiara Alona

Megapolitan
Pemprov DKI: Sampai Sekarang Belum Ditemukan Varian Omicron di Jakarta

Pemprov DKI: Sampai Sekarang Belum Ditemukan Varian Omicron di Jakarta

Megapolitan
Pastikan Tak Ada Temuan Varian Omicron, Pemkab Bekasi Akui Ada Kekeliruan Informasi

Pastikan Tak Ada Temuan Varian Omicron, Pemkab Bekasi Akui Ada Kekeliruan Informasi

Megapolitan
Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus, Ini Penjelasan Kontraktor

Sumur Resapan Ambles di Lebak Bulus, Ini Penjelasan Kontraktor

Megapolitan
Aksi Demonstrasi di Depan Balai Kota DKI Jakarta Bubar, Jalan Medan Merdeka Selatan Kembali Dibuka

Aksi Demonstrasi di Depan Balai Kota DKI Jakarta Bubar, Jalan Medan Merdeka Selatan Kembali Dibuka

Megapolitan
Buruh Pastikan Mogok Nasional Protes UMP 2022 Jalan Terus

Buruh Pastikan Mogok Nasional Protes UMP 2022 Jalan Terus

Megapolitan
Polisi Dikeroyok Geng Motor di Pondok Indah: Berawal dari Balap Liar, 6 Pelaku Ditangkap

Polisi Dikeroyok Geng Motor di Pondok Indah: Berawal dari Balap Liar, 6 Pelaku Ditangkap

Megapolitan
Buruh Mengaku Kecewa kepada Anies karena Tak Beri Kepastian Revisi UMP 2022

Buruh Mengaku Kecewa kepada Anies karena Tak Beri Kepastian Revisi UMP 2022

Megapolitan
Taufik Bulaga, Perakit Bom Hotel JW Marriot dan Ritz-Carlton, Divonis Penjara Seumur Hidup

Taufik Bulaga, Perakit Bom Hotel JW Marriot dan Ritz-Carlton, Divonis Penjara Seumur Hidup

Megapolitan
Perlunya Revolusi Total pada Manajemen TransJakarta

Perlunya Revolusi Total pada Manajemen TransJakarta

Megapolitan
Kebakaran Sebuah Rumah di Tebet, Satu Orang Tewas

Kebakaran Sebuah Rumah di Tebet, Satu Orang Tewas

Megapolitan
Anies Belum Tinjau Kembali UMP 2022, Massa Buruh: Pembohong!

Anies Belum Tinjau Kembali UMP 2022, Massa Buruh: Pembohong!

Megapolitan
Divonis Jauh Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa, Cynthiara Alona Juga Tidak Didenda

Divonis Jauh Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa, Cynthiara Alona Juga Tidak Didenda

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.